Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey
istri vs mantan


__ADS_3

Flo, masih tidak rela jika mantan kekasihnya direbut begitu saja, lantas menatapnya dengan pandangan api cemburu.


"Grey! Kamu tidak bisa tinggalin aku begitu saja! Kamu yang membawaku ikut bersamamu, kalau memang kamu ada urusan sama dia, fine! Asal kamu tidak seenaknya meninggalkan aku begitu saja, lepas tanggungjawab!" ujar Flo yang menahan tangan Grey.


Alicia menatap tangan Flo yang menyentuh tangan suaminya, dia menghela napas dengan kasar saat ternyata Grey justru melepaskan tangannya dan mengajak wanita itu berbicara di tempat tidak terlalu banyak orang.


"Flo, kita sudah ba—"


"Enggak! Kamu sudah janji sama aku, Grey! Kita udah buat kesepakatan, terus kamu ingin jadi egois setelah apa yang sudah kamu dapatkan, lantas ninggalin aku begitu saja sendiri?" Flo memotong ucapan Grey lalu meluapkan segala emosinya.


Grey memegang keningnya yang terasa pusing mendengar ocehan dari mantan kekasihnya,dia melihat ke arah sekitar agar tidak menjadi sorotan seraya berdacak pinggang. "Terus kamu maunya apa?"


"Kamu pakai tanya mau aku apa? Grey, kamu benar-benar berubah ya, harus kah aku jelasin ke kamu, kalau aku wanita pendamping kamu, sedangkan dia apa?" Flo menunjuk ke arah Alicia yang tengah berdiri menunggu suaminya berdebat dengan wanita yang kekurangan bahan itu. "Dia itu kekasih Nicholas, Grey! Musuh kamu! Apa kamu sedang barter dengannya? Apa yang diingkan oleh Nicholas, sampai musuh kamu bisa menukar dengan wanitanya?"


"Flo cukup, aku tegasin sama kamu, kamu memang pasangan pendamping aku, tapi ... bukan pasangan kekasih, hubungan kita sudah selesai, oke! Jadi, acara sudah selesai kamu bebas pergi kemanapun kamu mau, kamu gunakan uang yang sudah aku berikan pada kamu sesuai dalam kesepakatan kita, paham?" tanya Grey.


Usai menjelaskan semua itu Grey langsung membalikkan tubuhnya berniat untuk meninggalkan wanita itu, tetapi lagi-lagi mantan kekasih Grey itu justru menghadang dan menatap dengan mata elangnya yang begitu sinis.


"Enggak, aku belum paham sampai kamu pilih aku atau dia!" Tunjuk Flo pada Alicia yang berdiri sedikit jauh dari posisi mereka.

__ADS_1


Ucapan Flo yang masih terdengar oleh Alicia membuat wanita itu pun kesal dengan sang suami, dia melangkahkan kakinya mendekat ke arah mereka.


"Grey!" panggil Alicia membuat sang pemilik nama menengok ke arahnya, tetapi wanita yang berdiri tepat di depan suaminya menahan wajah Grey agar tidak melihat ke arahnya.


Tentu Alicia langsung berdiri tepat dia tengah-tengah mereka dan menghadap ke arah Flo, tidak lupa juga dia memberikan tatapan tajam ke arah wanita itu.


"Apa hak kamu nyuruh dia untuk memilih kamu atau aku?" tanya Alicia, dia melipat kedua tangan di depan dada.


Flo langsung terkekeh, lantas berkata, "Aku cinta pertamanya dia! Apa hak kamu bertanya? Masih kurang Nicholas kasih kamu, sampai sekarang mengemis sama Grey?"


"Hahaha? Ngemis? Sorry ya Nona Flo, tidak ada dalam kamusku untuk mengemis sesuatu pada orang lain apalagi seorang Pria yang gak tegas!" Alicia menatap sinis ke arah Grey, membuat pria itu terkejut dan mencubit bokong Alicia.


"Apa kalau bukan ngemis? Aku tahu, kamu pasti yang naik duluan kan ke atas tempat tidur Grey? Iya kan? Dasar perempuan murahan!" sindir Flo yang begitu tepat saat ingatan Alicia tertuju pada malam satu malam membuat dia terjebak menjadi wanita tawanan Grey.


Sindiran Alicia mampu membuat Flo naik pitam, begitu mengenai tepat sasaran hingga tangannya pun langsung menarik rambut Alicia untuk melampiaskan rasa kesal.


"Dasar perempuan jallang! Berani kamu hina aku?" teriak Flo yang menarik rambut Alicia sekuat tenaga.


Alicia yang tidak mau kalah dengan mantan kekasihnya dan sudah terlanjur berani pun langsung membalas perbuatan wanita itu, dia menjamak sekuat tenaga hingga terjadinya perkelahian sengit antara istri sah Tuan Grey dengan mantan kekasih Tuan Grey.

__ADS_1


"Astaga, Flo! Al, stop it!" bentak Grey yang mencoba lelerai perkelahian tersebut, tetapi ketika wanita sudah berkelahi tidak ada yang bisa memisahkan kecuali satu. "Peter!"


"Baik, Bos!" Peter pun mengambil air seember lantas menyiram tepat dikedua wanita tersebut membuat keduanya berhenti saling terkejut, terutama Flo yang marah besar saat baju mahalnya terkena air.


"Grey!" panggil Flo yang melihat pria itu justru membuka kemeja dan memakaikannya untuk Alicia.


"Jangan sentuh aku! Sekarang aku yang bertanya! Kamu, pilih dia atau AKU!" Tatap Alicia dengan kesal saat rambutnya bagaikan seperti seekor singa sama seperti Flo. Matanya berkaca-kaca saat Grey justru terdiam memperhatikan dirinya, membuat dia berfikir kalau Grey berat untuk memutuskannya. "Sudahlah gak usah dipilih, dasar pria egois! Nyuruh aku gak boleh berhubungan dengan laki-laki manapun tapi giliran kamu sendiri masih ingin sama dia, iya kan!"


Alicia langsung melangkahkan kakinya untuk pergi dari sana tapi tangannya tiba-tiba ditahan oleh Grey, badannya berputar hingga masuk dalam sekali dekapan. Mata lentik itu melotot sempurna saat ternyata bibirnya mendapatkan ciuman dari sang suami.


Flo yang ditahan oleh Peter terkejut begitu saja, saat Grey mencium kekasih Nicholas di depan matanya bahkan di depan umum. Sampai beberapa orang langsung melihatnya penuh rasa iri dan terharu, karena sebagian wanita yang mengetahui bahwa Grey masih single menjadi histeris melihatnya.


"Tidak perlu kau tanya lagi, jelas aku memilihmu, Nyonya Grey!" Grey langsung mengangkat tubuh Alicia langsung pergi dari sana. Meninggalkan orang-orang yang tercengang mendengar bahwa wanita itu adalah Nyonya Grey.


"Grey!" teriak Flo yang ditertawakan oleh beberapa orang.


"Ya ampun, dia Nyonya Grey?" tanya orang yang berdiri di belakang Flo.


"Serius, Tuan Grey sudah memiliki seorang istri?" tanya yang lain. "Bukan kah wanita bermaju maroon mantan kekasihnya Tuan Grey?"

__ADS_1


"Iya, kasian dia ya!" tawa yang lain.


Flo langsung pergi begitu saja ketika dirinya dipermalukan sampai semalu ini, dalam hatinya dia berkata, "Lihat saja nanti Grey, aku akan merebutmu kembali!"


__ADS_2