Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Make A Wish


__ADS_3

Kimchi memandang jalanan kota Paris dari jendela mobil yang membawanya menuju bandara. Ada rasa kecewa luar biasa saat Leo memintanya cepat kembali, tapi dia mencoba mengerti saat Leo menjelaskan semuanya. Apalagi Amber sempat akan memberinya obat dan Kimchi sekarang yakin kalau itu bukanlah obat penyubur kandungan.


“Kimchi,“ panggil Leo yang duduk di samping istrinya karena lelaki itu memang mengantar Kimchi ke bandara. “Jangan seperti ini!“


Leo tahu jika kini Kimchi menahan tangisnya dan benar saja saat istrinya membalik badan ke arahnya, matanya sudah berkaca-kaca sampai wajah blasteran itu memerah.


“Oh, istriku!“ Leo menarik Kimchi ke pelukannya dan saat itulah tangis gadis itu tumpah ruah.


“Berjanjilah kau akan meluangkan waktumu untuk datang ke Indonesia!“ ucap Kimchi yang dalam pelukan suaminya.


“Aku janji!“ balas Leo mengecup puncak kepala istrinya. Lalu dia meraih dagu Kimchi dan memberikan ciuman bibir di sana yang langsung di balas oleh Kimchi. Keduanya saling bermain dengan indera pengecap mereka, salah satu tangan Kimchi bahkan meremas rambut Leo sementara tangan satunya menarik kerah baju suaminya.


Kegiatan dua anak manusia itu tak luput dari perhatian Charles yang berada dibalik setir kemudi, dia takut jika pasangan itu tidak dihentikan akan berakhir dengan mobil bergoyang tanpa memperdulikan dirinya.


“Ehem!“ Charles berdehem. “Kita sudah sampai, Tuan!“


Leo dan Kimchi langsung melepas ciuman mereka dengan nafas terengah-engah sambil terus menghirup oksigen kembali.

__ADS_1


“I love you, kak singa!“ ucap Kimchi kemudian.


“I love you too,“ balas Leo dengan mengelus pipi istrinya.


Tangan Kimchi digandeng Leo saat turun dari mobil, sebelum masuk Kimchi memeluk suaminya dengan erat.


“Aku akan merindukanmu, si Joni dan gaya baruku, Kak!“ ucap Kimchi sebelum melepas pelukannya.



Akhirnya, Kimchi kembali ke ibu kota Indonesia dan akan kembali ke aktifitas sebelumnya yang menjadi CEO muda.


“Atur jadwal pada para investor karena tahun ini proyek real estate yang berada di Bali harus berjalan lancar!“ perintah Kimchi.


“Baik, Nona!“ jawab Yumna.


Kimchi menjalani hari-harinya yang baginya membosankan jika tanpa Leo, andai dia tidak menjalankan perusahaan Cullen Inc pasti dia lebih memilih tinggal bersama Leo di Paris. Ah, tapi di sana ada rubah dan serigala, Amber dan Francis.

__ADS_1


“Huh, kenapa menikah denganmu begitu banyak halangan merintang, kak singa!“ gumam Kimchi memandangi potret dirinya dan Leo di ponselnya sambil melamun di balkon kamarnya.


Sampai gadis itu mendengar pintu kamarnya diketuk yang ternyata Nano sang mama pelakunya yang baru kembali dari Los Angeles.


“Mama!“ pekik Kimchi yang langsung memeluk Nano sampai wanita itu akan terjatuh, untung Desmon dengan sigap menangkap istrinya.


“Pelan-pelan, Kimchi!“ tegur Desmon yang juga memeluk putri kesayangannya.


“Aku merindukan kalian!“ ucap Kimchi pada kedua orang tuanya.


“Kami juga rindu, Kimchi anaknya papa!“ Desmon dengan gemas mengacak rambut Kimchi lalu memeluknya kembali. “Papa dan mama membawa banyak kado untukmu, Princess!“


“Horeee....“ Kimchi berteriak kesenangan sambil berlari ke ruang tamu yang ternyata di sana sudah ada kue lengkap dengan lilin dengan angka 20. “Oh my God! Apa hari ini ulang tahunku?“


“Kau melupakannya?“ tanya Nano yang mengambil kue itu dan meminta Kimchi meniupnya.


“Make a wish, Princess!“ ucap Desmon sebelum Kimchi meniup lilinnya.

__ADS_1


Kimchi menutup mata dan mengatupkan kedua tangannya di dadanya sambil berkata. “Aku ingin saham Cullen Inc turun dan bangkrut, setelah itu kak singa akan menjemputku ke sini bagaikan pangeran berkuda putih menjemput permaisurinya!“


“Kimchi....“


__ADS_2