Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Joni Asolole


__ADS_3

Semenjak Kimchi ke Paris kini Cullen Inc berada ditangan si kembar double R. Jangan ragukan kemampuan mereka, bahkan dalam waktu singkat mereka bisa membuat nilai saham naik.


"Kenapa tidak dari dulu saja!"


Komentar itu terus terlontar dari jajaran dewan direksi yang membuat seolah-olah kinerja Kimchi tidak baik selama ini.


"Bukankah nilai saham stabil dan juga semua proyek berjalan lancar di bawah pimpinan Kimchi? Jadi jangan membanding-bandingkan kami!"


Walau bagaimanapun si kembar sangat menyayangi adiknya, mereka tidak akan membiarkan kemampuan Kimchi dipandang sebelah mata.


Mereka juga berusaha membujuk orang tuanya untuk memaafkan Kimchi, sebenarnya Desmon sudah mulai luluh apalagi putrinya sedang hamil tapi emosinya kembali memuncak saat mengetahui Kimchi pergi ke Paris.


"Darling, aku sangat tidak tenang!" ucap Desmon pada Nano dengan gelisah. Dia terus memikirkan keadaan Kimchi, dia tahu Kimchi tidak bisa mandiri di luar sana tapi kenapa putrinya nekat menjadi seorang pelayan.


Nano tidak bisa menjawab karena dia juga sama khawatirnya dengan Desmon. Dia hanya bisa memeluk suaminya dengan tangan yang mengelus rambut Desmon.


"Kita akan mempunyai cucu!" cetus Nano yang memikirkan kehamilan Kimchi. Dia teringat saat hamil si kembar dulu yang tanpa didampingi suami, dia tidak ingin Kimchi juga seperti itu. "Sebaiknya kita harus memikirkan kandungan Kimchi, aku yakin di trimester pertama dia mengalami morning sickness atau hormon kehamilan lainnya!"


Desmon tentu saja setuju, apapun kesalahan Kimchi, gadis itu adalah anaknya papa. Desmon tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada Kimchi.

__ADS_1


"Mama, papa!"


Suara si kembar memanggil keduanya, Desmon dan Nano beranjak keluar dari kamar untuk membicarakan perihal Kimchi.


"Apa ada berita tentang adik kalian?" tanya Desmon kemudian.


Si kembar tidak menjawab tapi mereka memperlihatkan pengeluaran keuangan Kimchi selama di Paris.


Mata Desmon membulat melihat nominal angka yang tertera. "Apa Kimchi membeli sebuah pulau di Paris?"



"Kalian boleh pergi sekarang! Terima kasih atas kerjasamanya!" ucap Kimchi pada para pelayan yang membantunya.


"Terima kasih kembali, Nona!" balas mereka dengan sorai gembira karena mendapat bayaran dua kali lipat.


Para pelayan bayaran itu naik ke mobil van dan Gaga sebelum pergi memberikan ponselnya pada Kimchi.


"Charles ingin berbicara pada Nona!" ucapnya.

__ADS_1


Kimchi segera mengambil ponsel itu dan berbicara pada Charles. "Bagaimana Charles?"


"Ini gila, Nona! Obat itu..." Charles tampak ragu ingin melaporkan informasi yang dia dapatkan. "Obat itu ternyata obat untuk hewan!"


"Apa?" pekik Kimchi yang langsung naik pitam.


"Jika dikonsumsi terus menerus bisa mengakibatkan kelumpuhan!" jelas Charles. "Sekarang kita tahu rencana mereka pada bos Leo, mereka ingin membuat bos Leo lumpuh sedikit demi sedikit!"


Kimchi mengeratkan gigi gerahamnya dengan bibir tertutup. Dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


"Charles, kita harus menukar obat itu! Cari vitamin yang bentuk dan warnanya mirip!" perintah Kimchi dengan gusar. Tentu saja dia tidak tenang, sebelum Kimchi datang ke mansion Beaufort pasti Leo sudah mengkonsumsi obat itu.


"Sebenarnya saya sudah memikirkan itu, Nona! Tapi..." Charles tampak ragu-ragu lagi ingin meneruskan kalimatnya.


"Tapi apa?" Kimchi menuntut jawaban.


"Obat yang mirip itu adalah suplemen untuk pria. Yang mengonsumsi suplemen itu hormon testosteron dalam tubuhnya akan meningkat!" jelas Charles.


Kimchi menelan ludahnya mendengar itu, dia terdiam sejenak dan memikirkan efek samping dari suplemen itu.

__ADS_1


"Tidak masalah Charles! Biar aku yang menanganinya! Joni akan takluk pada goyangan asololeku!" ucap Kimchi mantap.


__ADS_2