Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Penyamaran


__ADS_3

Untuk memuluskan rencananya menjadi inem pelayan seksi, Kimchi melakukan penyamaran dengan bantuan Charles dan Gaga.


Kimchi mengubah seluruh penampilannya supaya tidak dikenali. Rambutnya dikuncir dua dan berponi seperti boneka squid game, kulitnya dibubuhi bubuk hitam sampai ke wajah supaya Kimchi terlihat jelek.


"Ya ampun!" pekik Kimchi saat melihat penampilannya di kaca.


Biasanya Kimchi akan melihat gadis cantik dengan wajah blaster, kulit yang putih mulus yang indah. Tapi sekarang?


"Simba, kau harus tahu perjuanganku ini!" gumam Kimchi sambil mengusap perutnya yang rata seolah berbicara pada janinnya.


Lalu dia meminta pada Charles dan Gaga untuk menilai penampilannya dan mereka hanya mengacungkan jempol mereka.


"Sekarang tinggal masuk ke mansion Beaufort!" ucap Charles yang sudah memikirkan caranya. "Kita harus membuat identitas palsu untuk melamar pekerjaan!"


"Serahkan itu semua padaku!" sahut Gaga. Lelaki itu akan mengurus semua masalah identitas baru Kimchi, kebetulan Gaga mempunyai kenalan yang bisa membantu. Sebelum menjadi bodyguard, Gaga adalah penjahat kelas teri yang mempunyai banyak kenalan di dunia gelap. Jadi untuk hal seperti itu sangatlah mudah baginya asal uang mendukung.



Setelah mendapat identitas baru, Kimchi melamar pekerjaan menjadi maid di mansion Beaufort. Lagi-lagi dengan bantuan uang, Kimchi berhasil masuk ke sana. Charles membayar penjaga mansion agar bisa memasukkan Kimchi di sana.


"Kalian harus stay 24 jam! Saat aku menghubungi sewaktu-waktu, kalian harus siap!" perintah Kimchi pada Gaga dan Charles sebelum memasuki mansion.

__ADS_1


"Baik, Nona. Berhati-hatilah!"


Kimchi mengangguk dan segera masuk ke mansion mengikuti penjaga yang sudah dia bayar. Penjaga itu meminta Kimchi menemui Amber yang menunggunya.


"Mimi Mandari, usia 25 tahun, pendidikan terakhir sekolah menengah!" ucap Amber saat membaca identitas baru Kimchi tanpa curiga.


Amber memindai penampilan Kimchi dan tersenyum sinis, kebetulan sekali dia sedang mencari pelayan pribadi untuk Leo karena hanya pelayan pribadi saja yang bisa masuk kamar Leo. Melihat penampilan Kimchi yang jelek, Amber yakin Leo tidak tertarik padanya seberapa besar pun Kimchi menggoda Leo.


Karena pelayan-pelayan baru yang dia pekerjaan sangat kecentilan dan tebar pesona pada Leo setiap ada kesempatan.


"Baiklah, mulai hari ini kau bisa bekerja di sini! Kamar pelayan ada di bangunan belakang!" ucap Amber yang serasa menjadi Nyonya Beaufort.


"Ganti bajumu dan tugas pertamamu adalah membersihkan kamar tuanmu Leo!"


Kimchi mengulum senyumnya karena mempunyai kesempatan untuk menjadi pelayan suaminya sendiri. Gadis itu segera ke bangunan belakang untuk menaruh semua barangnya kemudian mengganti bajunya dengan seragam pelayan.


"Apa kau sudah siap?" tanya seseorang yang tiba-tiba menyembul masuk ke kamar Kimchi.


Seseorang itu adalah Susan salah satu pelayan yang ditugaskan Amber memberikan arahan pada pelayan baru seperti Kimchi.


"Aku Susan, aku akan mengajarimu tentang apa-apa saja tugasmu menjadi pelayan pribadi tuan Leo!" ucapnya dengan ketus. Tentu saja Susan dan pelayan lain tidak suka dengan Kimchi yang jelek justru bisa mendapat posisi sebagai pelayan pribadi.

__ADS_1


"Baik, Kak. Aku akan cepat belajar!" sahut Kimchi berusaha bersikap sebaik mungkin.


"Ambil peralatanmu karena sekarang saatnya mengepel kamar dan mengganti seprai, semuanya sudah harus rapi sebelum tuan Leo pulang kerja!" jelas Susan yang diangguki oleh Kimchi.


Kimchi mengambil alat sapu pel dan lainnya yang seumur-umur dia tidak tahu cara memakainya. Dia hanya sering melihat benda-benda itu yang sering dipakai buat bersih-bersih asisten di rumah besar orang tuanya.


"Cepat pel lantainya!" perintah Susan saat sampai kamar Leo.


Kimchi patuh dia mengambil ember pel yang dia bawa dan menuangkan cairan pembersih lantai sebotol besar penuh dalam ember.


"Hei, kenapa kau habiskan!" teriak Susan yang melihat cara kerja Kimchi.


"Jadi tidak boleh dihabiskan?" tanya Kimchi dengan polosnya.


"Pakai saja secukupnya! Kalau begitu caranya yang ada bangkrut hanya untuk membeli pembersih lantai!"


"Oh itu masalahnya!"


Kimchi mengeluarkan beberapa lembar uang Euro dari kantongnya. "Apa segini cukup untuk membeli pembersih lantai?"


Tentu saja Susan kaget karena Kimchi memberinya uang yang lumayan banyak.

__ADS_1


"Aku bekerja bukan untuk mencari uang tapi karena hobi!" ucap Kimchi dengan santainya.


__ADS_2