Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Mencari Hacker


__ADS_3

Di kantor, Leo mengingat kembali perkataan Kimchi mengenai data perusahaan. Dia ingin memeriksanya tapi pasti semua staff ada di bawah kendali Francis.


Jika memang benar apa yang dikatakan Kimchi, Leo tidak segan-segan akan langsung menyeret Francis ke penjara.


Tok! Tok!


Leo mendengar pintu ruangannya diketuk, dia terdiam sejenak karena dipastikan itu bukan Francis, biasanya saudara tirinya itu tidak akan pernah mengetuk pintu jika ke ruangannya.


"Masuk!" akhirnya Leo mempersilahkan masuk.


Saat pintu terbuka ternyata seorang cleaning service yang datang. Cleaning service itu membawa secangkir kopi untuk Leo.


"Kopinya, Tuan!" ucapnya dengan menaruh secangkir kopi di meja.


Leo mengerutkan dahinya dalam karena dia tidak merasa memesan kopi. Mulutnya mulai menganga karena ingin berbicara tapi dia urungkan karena di detik itu juga, cleaning service itu melepas kumis dan juga rambut palsu yang dia pakai.


"Maaf Tuan, mungkin anda bingung. Tapi ini aku Charles, asisten bos Leo sebelumnya," ucap Charles memperkenalkan diri. Ini adalah bagian dari rencana yang disusun oleh Kimchi.


"Jadi sebelumnya kita saling mengenal?" tanya Leo memastikan.

__ADS_1


Charles mengangguk sembari menggunakan kumis dan juga rambut palsunya kembali. "Kita harus berbicara di tempat yang aman, Bos. Saya akan keluar terlebih dahulu, ada mobil van hitam di parkiran saya menunggu di sana!"


Setelah berkata seperti itu, Charles berjalan pergi. Sebelum meraih handle pintu, dia berbalik sejenak menatap Leo yang masih bingung. "Ini perintah dari Nona Kimchi!"


Leo yang sebelumnya ragu, mendengar nama Kimchi jadi begitu penasaran. Akhirnya setelah beberapa menit Charles keluar, dia juga ikut keluar.


Sesuai petunjuk dari Charles, Leo mencari mobil van berwarna hitam dan mengetuk mobil itu saat berhasil menemukannya.


"Cepat masuk, Bos!" ucap Charles dengan membuka pintu belakang mobil.


Leo masuk dan duduk di dalam mobil itu dan Gaga yang dibalik setir kemudi melajukan mobil itu keluar dari gedung perusahaan.


"Kita mau ke mana?" tanya Leo kemudian.


Leo mulai paham, dia segera menghubungi Francis dan mengatakan jika dia sedang ada urusan di luar yang mendesak.


"Apa Francis tidak akan curiga?" tanya Leo saat panggilan itu terputus.


"Kita pikirkan itu nanti, Bos! Sekarang pikirkan misi kita!" sahut Charles yang membuat Leo semakin penasaran.

__ADS_1


"Di mana kita akan mencari hacker itu?" tanyanya.


Charles mencondongkan badannya dan berbisik pada Leo. "Kita akan meminta bantuan pada mafia!"


"What?!"


*****


Sementara di mansion, Kimchi merasa gelisah karena Gaga belum juga memberi laporan padanya. Sebagai mantan penjahat kelas teri, bodyguardnya itu cukup bisa diandalkan. Tapi jika sudah menyangkut mafia, bukankah mereka berhubungan dengan penjahat kelas kakap?


"Mimi!"


Teriakan itu membuat Kimchi mau tidak mau mendatangi Susan dan lainnya. Ternyata bunga pesanan Amber sudah datang dan para pelayan membereskan semua itu.


"Angkat itu!" perintah Susan dengan menunjuk bunga yang ada dalam pot paling besar.


"Aku tidak bisa!" tolak Kimchi karena memang dia menghindari mengangkat benda berat mengingat kondisi kehamilannya. Dia mendelik ke arah satu pelayan dan memberinya beberapa lembar uang. "Tolong angkatkan pot itu untukku!"


Susan yang melihat itu langsung merebut uang dari tangan Kimchi dan melemparnya ke tanah. "Di sini semua pelayan di bawah perintahku!"

__ADS_1


Tapi pelayan yang ditunjuk Kimchi sebelumnya dengan berani mengambil uang yang dibuang Susan ke tanah dan langsung mengangkat pot besar yang menjadi perdebatan.


"Kau bisa lihat sendiri, 'kan? kekuasaanmu akan kalah dengan uang!" ucap Kimchi kemenangan.


__ADS_2