Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Mulai Memudar


__ADS_3

Mobil van hitam itu berhenti di bangunan sebuah motel yang bangunannya tampak terbengkalai.


"Jadi ini tempatnya?" tanya Leo memastikan.


Charles mengangguk. "Gaga yang mengenal mereka, mereka juga yang membantu nona Kimchi membuat identitas baru!"


"Seingatku bukankah Kimchi mempunyai dua kakak kembar yang jenius?" tanya Leo yang masih ragu meminta bantuan pada kelompok mafia.


"Benar tapi mereka tidak akan bisa membantu menemukan siapa pemasok obat-obatan yang dibeli nyonya Amber karena mereka tidak ada di sini, dan yang tahu pasar gelap hanya mereka!" jelas Charles panjang lebar.


Leo mulai paham, dia ikut turun dari mobil mengikuti Charles dan Gaga yang memasuki bangun motel tersebut.


Gaga memimpin dan langsung menuju resepsionis cantik di sana, dia membuka kancing bajunya dan memperlihatkan tatto tengkorak bertanduk di dadanya.


Resepsionis itu menganggukkan kepalanya dan memberi kode supaya Gaga menaiki lift berwarna hitam yang bertuliskan rusak.


"Bukankah liftnya rusak?" tanya Leo yang lagi-lagi keheranan.


Gaga hanya terkekeh mendengarnya, mafia kelas kakap pasti mempunyai markas tersembunyi seperti motel yang mereka datangi sekarang karena di bawah bangunan itu terdapat bangunan mewah sebagai markas.


Lift bergerak turun ke bawah dan membawa mereka ke markas tersembunyi tersebut. Saat pintu lift terbuka, mata Leo membulat melihat sebuah bangunan mewah yang luas.

__ADS_1


"Gaga!" panggil salah satu rekannya terdahulu.


Gaga adu tos dengan rekannya itu dan bertanya. "Di mana bos Kenzo?"


"Ada di ruangannya, ada masalah apa kali ini?"


"Lebih baik aku menemui bos Kenzo segera!"


Gaga tidak mau membuang waktu supaya misi mereka cepat selesai dan Kimchi tidak perlu melakukan penyamaran seperti sekarang.


"Ikuti aku!" rekan Gaga menunjukkan jalan ke ruangan Kenzo berada.


Sebenarnya Kenzo bukanlah ketua mafia, dia hanya tangan kanan dari ketua mafia dengan kelompok bernama Black Shadow. Kenzo adalah hacker handal yang menjadi aset penting dari kelompok mafia tersebut.


Kenzo yang mendengar anak buahnya mengetuk pintunya, meminta untuk masuk. Sebelumnya Gaga sudah memberitahu akan kedatangannya.


"Jadi dia orangnya?" tanya Kenzo kemudian sambil menelisik Leo yang baru masuk.


"Iya, Bos. Tuan Leo sedang hilang ingatan!" jelas Gaga.


Kenzo menyeringai mendengar itu, bukan gayanya membantu orang yang hilang ingatan. "Kau mau ingatanmu kembali?"

__ADS_1


*****


Kimchi belum juga mendapat kabar dari Gaga membuat gadis itu semakin gelisah, dia terus melamun dengan mengaduk-aduk makanannya karena tidak berselera.


Saat ini Kimchi dan pelayan lainnya tengah istirahat makan siang.


"Aku tidak mau makan ini! Aku mau istirahat di kamarku saja!" pamit Kimchi berdiri dari duduknya.


Susan yang melihat itu tentu saja tidak tinggal diam, dia akan mengerjai Kimchi hari ini lantaran dirinya kesal pada Kimchi yang suka menyombongkan dirinya dengan uang.


"Siapa bilang kau boleh istirahat! Kau harus mencuci semua piring kotor di sini!" cegah Susan sambil memerintah.


"Itu bukan tugasku!" tolak Kimchi lagi-lagi dengan keras kepala.


"Kau berani membantah ya!? Jangan sampai aku melaporkan mu pada nyonya Amber, atau kau bisa melakukan pekerjaan jauh lebih dari ini!" ancam Susan.


Kimchi memutar bola matanya malas, karena tidak mau membuat keributan akhirnya gadis itu mengumpulkan piring kotor dan membawanya ke wastafel cucian.


"Bagaimana cara mencuci piring?" gumam Kimchi sambil mencari caranya di video youtube.


Setelah menonton dan tahu caranya, Kimchi segera mencuci piring-piring itu membuat tangan yang dioles bubuk hitam akhirnya perlahan memudar.

__ADS_1


Hal itu membuat Susan terkejut bukan main, dia yang ingin mengerjai Kimchi mengikuti gadis itu mencuci piring.


"Sudah aku duga, ada yang tidak beres!" gumam Susan dalam hatinya. "Kali ini kau tidak akan lolos!"


__ADS_2