
Kimchi menghela nafasnya lega setelah menghabiskan tiram ala sultan itu, refleks dia menepuk-nepuk perutnya.
"Akhirnya!" batin Kimchi.
Entah ini dirasakan oleh ibu hamil lainnya atau tidak tapi saat ngidam kita sudah terpenuhi rasanya begitu lega.
"Apa seenak itu?" tegur Leo yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Kimchi.
Kimchi langsung menundukkan wajahnya. "Terima kasih atas kemurahan hati anda, Tuan!"
"Kau boleh pergi, aku mau istirahat!" ucap Leo setengah mengusir.
"Baik, Tuan!" sahut Kimchi patuh.
Kimchi berdiri dari tempat duduknya saat dekat dengan pintu, atensinya teralihkan oleh sebuah undangan di atas nakas. Dia melirik Leo sejenak lalu buru-buru mengambil undangan itu dan menyembunyikan di saku seragam pelayan yang mirip kantong doraemon.
Dengan buru-buru Kimchi ke kamarnya karena ingin membaca undangan itu. Ternyata sebuah undangan pesta topeng dan tersemat nama Briana di sana.
Kimchi mendial nomor ponsel Charles karena ingin tahu siapa itu Briana dan Kimchi kaget saat Charles menjelaskan kalau Briana adalah seorang model yang tengah naik daun.
__ADS_1
"Aku harus datang ke pesta itu dan memberi pelajaran pada Briana tidak tahu diri itu, beraninya dia mendekati suamiku!" geram Kimchi.
"Mungkin itu hanya undangan pesta biasa, Nona!" Charles berusaha membujuk.
"Biasa apanya! Ada kecupan lipstik, wanita ular itu pasti mau menggoda kak singaku!" jelas Kimchi, tidak mungkin dia cemburu tanpa sebab.
"Baiklah, Nona! Aku dan Gaga akan mengurusnya!" sahut Charles kemudian.
Sabtu malam pun tiba, Leo bersiap ke pesta topeng undangan dari Briana. Sebenarnya dia malas datang tapi demi menghargai Benjamin, Leo akan datang walaupun hanya satu jam.
Di luar, Francis sudah siap dan menunggu Leo turun ke lantai bawah. Amber menarik tangan Francis dan membawanya ke tempat aman untuk berbicara empat mata.
"Sepertinya begitu, tidak usah khawatir, Mom. Leo sebentar lagi lumpuh dan keuangan perusahaan sudah aku manipulasi. Sebentar lagi dia akan hancur, jadi biarkan malam ini dia bersenang-senang!" jawab Francis tanpa dosa.
Amber mengangguk setuju. "Sebaiknya, aku harus meminta Mimi menambah dosis obat Leo supaya reaksi obatnya cepat bereaksi!"
Bersamaan dengan itu, suara Leo menggema di mansion karena memanggil Francis.
__ADS_1
"Aku harus pergi, Mom!" pamit Francis dengan berlalu mendatangi Leo.
Mereka berdua akhirnya pergi ke pesta dan semua itu diawasi oleh Kimchi sedari tadi. Malam ini dia ingin kabur dari mansion dan ikut ke pesta topeng itu.
Kimchi mengendap-ngendap ke belakang mansion dan akan pergi melalui pintu keluar yang ada di sana.
Sebuah mobil sudah menunggunya, di mana Gaga dan Charles ada di dalam sana. Saat mereka melihat Kimchi, mereka bergegas membuka pintu mobil dan segera melajukan mobil ke salah satu butik ternama.
Awalnya pemilik butik ragu melihat Kimchi dengan penampilan buruk rupanya tapi saat gadis itu sudah menghapus bubuk hitamnya, semua yang ada di butik dibuat terpukau dengan kecantikan tersembunyi Kimchi.
"Kalian harus mendadaniku yang cantik malam ini!" pinta Kimchi.
Tapi dasarnya Kimchi sudah cantik jadi tidak perlu memerlukan banyak riasan. Hanya rambut kecoklatan Kimchi yang perlu ditata dan dirapikan.
"Nona, anda harus kembali sebelum jam 12 malam!" ucap Gaga memberi peringatan.
Kimchi menghela nafasnya panjang. "Aku merasa seperti di dongeng Cinderella!"
*****
__ADS_1
Kalo rame 2 bab lagi🔥