
Leo dengan cepat melepas pelukan Kimchi dari tubuhnya, kedua tangannya memegang bahu Kimchi supaya gadis itu tidak bisa kabur darinya.
"Katakan, kau siapa?" tanya Leo gusar.
Kimchi bergeming tidak menjawab karena bingung, ini semua di luar rencananya. Dia tadi hanya terbawa suasana.
Jantung Kimchi berdebar saat salah satu tangan Leo terulur dan menyentuh topeng yang dia kenakan. Dengan gerakan cepat Leo melepas topeng itu bersamaan dengan musik yang berubah menjadi musik DJ.
Sontak Kimchi langsung memalingkan wajahnya dan bersembunyi di kerumunan orang-orang yang menari bersama.
Leo yang tidak sempat melihat wajah Kimchi, berusaha mencari keberadaan gadis itu dengan melewati kerumunan yang ada.
Karena tidak menemukan Kimchi, lelaki itu bergegas keluar gedung pesta dan mencari di mana mobilnya berada. Dia ingin cepat pulang ke mansionnya karena ingin memastikan sesuatu.
Bunyi klakson mobil saling bersahutan karena Leo yang mengendarai mobil dengan kelajuan tinggi. Bahkan Leo sampai melanggar lampu merah.
"Aku yakin gadis tadi adalah Mimi!" geram Leo yang merasa dibohongi gadis itu selama ini.
Leo masih melajukan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata sampai sirene polisi yang akhirnya membuatnya berhenti.
"Argghhh!!" teriak Leo frustasi.
__ADS_1
Sementara Kimchi berhasil kembali ke mansion dengan merubah penampilannya yang menjadi gadis si buruk rupa.
"Nona, berhati-hatilah!" ucap Gaga cemas.
"Bukti yang kita kumpulkan kurang! Nona harus bisa mencari bukti yang kuat!" saran Charles.
Kimchi hanya bisa mengangguk dan segera masuk ke mansion melalui pintu belakang. Dia ingin beristirahat karena hari ini begitu melelahkan. Bahkan sampai Kimchi tidak menghapus bubuk hitam di wajahnya.
Keesokan harinya, tidurnya terusik karena pintu kamarnya digedor tanpa jeda.
"Kau niat kerja atau tidak!" teriak Susan dengan gayanya seperti biasa.
"Aku terlambat" batin Kimchi yang langsung bergegas ke kamar mandi.
Beberapa menit kemudian, Kimchi sudah selesai dengan ritual mandi dan juga penampilannya.
Saat Kimchi ingin berlalu ke kamar Leo, dia teringat sesuatu jika hari ini adalah hari minggu pasti Leo masih tidur. Dia hanya ingin memeriksa sebentar keadaan Leo untuk membuktikan kalau dugaannya itu memang benar.
Tapi ternyata dia salah, Leo tidak ada di atas ranjang, dia juga memeriksa kamar mandi dan kosong.
__ADS_1
"Kau mencari tuanmu?" tegur salah satu pelayan yang melihat Kimchi bersender di pintu kamar Leo.
Kimchi mengangguk. "Apa kau tahu di mana, tuan Leo?"
"Ada di kolam renang, semalam tuan Leo tidak pulang pasti bermain wanita. Aku sedikit kecewa mendengarnya!"
Deg!
Jantung Kimchi bagai diremas-remas mendengar itu, tidak mungkin suaminya seperti itu, dia sangat mengenal Leo seperti apa.
Sebelum menyusul Leo ke kolam renang, Kimchi membuat jus jeruk terlebih dahulu. Biasanya Kimchi akan meminta jus jeruk pada asisten rumah tangga saat berenang di rumahnya.
Satu gelas jus jeruk sudah jadi dan Kimchi segera pergi ke kolam renang. Ketika sampai di kolam renang, Kimchi melihat Leo yang berenang dengan bertelanjang dada dengan hanya memakai celana pendek di atas lutut.
Kimchi menelan ludahnya lalu dia menggelengkan kepalanya cepat supaya dia kembali waras.
"Minumnya, Tuan!" tawar Kimchi saat Leo berhenti di pinggir kolam renang.
Tangan Leo terulur ke arah gelas ditangan Kimchi, tapi bukannya mengambil gelas itu tapi Leo justru menarik tangan Kimchi sampai badan gadis itu terjebur ke kolam renang.
Byur!
__ADS_1
Kimchi lekas-lekas naik ke permukaan dan ingin melayangkan protes pada Leo. Tapi saat dia menyembul ke permukaan justru tatapan tajam Leo yang dia dapatkan.
"Kau..." Leo menarik pinggang Kimchi supaya mendekat padanya. Lalu salah satu tangannya mengusap wajah Kimchi di mana bubuk hitam sudah hilang sepenuhnya. "Kau Kimchi, 'kan?"