
Kimchi termenung dan mengusir bayangan si Joni dari kepalanya. Ya, Kimchi menamai barang perkasa suaminya dengan sebutan Joni supaya estetik. Gadis itu duduk sendirian di taman mansion untuk mengusir kejenuhan karena lagi-lagi Leo yang sibuk harus pergi ke kantor.
“Miris! Aku sudah nekat menikahi kak singa tapi sampai detik ini masih juga perawan!“ gerutu Kimchi meratapi nasibnya. “Awas kau Joni, kau pasti bisa aku taklukan!“
Tak berselang lama ponsel Kimchi berdering karena mendapat panggilan dari Leo yang memintanya untuk bersiap-siap, suaminya itu akan membawa Kimchi ke suatu tempat selesai jam makan siang.
Kimchi senang bukan main, akhirnya Leo meluangkan waktunya untuk menghabiskan waktu berdua dengan dirinya.
“Bagaimana cantik, tidak?“ tanya Kimchi pada Ezme yang membantunya bersiap.
Sebenarnya tidak perlu ditanya lagi, apapun yang dikenakan Kimchi pasti kelihatan sangat cantik tapi dasarnya wanita pasti haus akan pujian apalagi Kimchi akan melakukan kencan pertama setelah menikah.
“Cantik, Nona!“ jawab Ezme dengan senyuman manis padahal di dalam hatinya dia rasanya ingin mencakar wajah Kimchi.
Tak lama mobil jemputan tiba, Kimchi segera berlari mendatangi suaminya dengan sorai gembira.
Kimchi pikir, Leo akan membawanya ke salah satu tempat romantis yang ada di Paris ternyata dia salah. Leo membawa Kimchi ke sebuah pemakaman di mana mendiang ibunya disemayamkan.
Ibu Leo dulu jadi pengasuh Kimchi saat Kimchi kecil liburan di Paris, dari situlah awal Kimchi dan Leo bertemu, seakan membuka jalan takdir mereka sekarang kedua anak kecil itu sudah menjadi suami istri.
“Mama aku datang bersama Kimchi, mama masih mengingatnya? Dia berubah menjadi gadis cantik yang STRONGG!“ ucap Leo di depan makam ibunya. “Dia sekarang istriku, tolong restui kami!“
__ADS_1
Kimchi mengulas senyumnya dengan menggenggam tangan Leo, matanya menatap makam itu dan berkata. “Mama tidak perlu cemas, aku pasti akan menjaga kak singa dengan baik! Terimakasih sudah melahirkan singa jantan yang tampan untukku!“
“Kimchi....“
Kimchi hanya cengengesan tanpa dosa di sana. Setelah dari pemakaman barulah Leo mengajak Kimchi berkeliling Paris, mereka berjalan-jalan di sungai seine yang di sana terdapat gembok cinta.
“Leo ❤ Kimchi forever“
Begitulah Kimchi mengukir tulisan di gembok cintanya lalu dia menggemboknya diantara ribuan gembok cinta lainnya.
“Ayo, Kak!“ ajak Kimchi, membuang kunci gembok cinta itu ke sungai.
“1 2 3“ seru Kimchi memberi kode pada Leo karena mereka melempar kunci secara bersama-sama.
“Aku tidak akan bosan mengatakan ini, I love you kak singaku!“ ucap Kimchi saat ciuman mereka terlepas.
“I love you too, Kimchiku!“ balas Leo dengan mengecup puncak kepala istrinya dan menarik tubuh Kimchi ke pelukannya.
Rasanya dunia hanya milik mereka yang lain cuma ngontrak, Kimchi begitu bahagia sampai ingin waktu berhenti saat ini juga.
“Mau mencoba kuliner di sini?“ tawar Leo yang langsung diangguki oleh Kimchi.
Kebetulan banyak truck food yang tak jauh dari sungai seine di mana Kimchi dan Leo berada. Banyak aneka jenis makanan berat serta makanan ringan di sana.
__ADS_1
“Aku ingin makan waffle, Kak!“ ucap Kimchi menunjuk salah satu truck food yang menjual aneka waffle.
“Ayo kita ke sana!“ ajak Leo menggandeng tangan istrinya mendatangi truck food itu.
Saat sampai, Kimchi memesan waffle tapi yang bentuknya stik. Dengan segera pesanan Kimchi dibuatkan. Ada berbagai topping yang Kimchi pesan tapi saat waffle stik itu jadi, Kimchi kembali terbayang si Joni.
“Anjirly, kenapa bentuknya seperti Joni!“ ucap Kimchi tidak percaya.
Waffle stik asli
Waffle stik di mata Kimchi
*****
Karakter Kimchi emang dibuat begitu ya😅 awal2 part juga menceritakan kebucinan akut Kimchi, nanti seiring berjalannya waktu, Kimchi akan sadar kalau dunia pernikahan itu tidak selamanya rainbow dan butterfly. 😄
Terus dukung upil receh ini dengan like, komeng, vote dan kasih bunga atau kopi. ☺
1 like sangat berarti bagi othor upil ini, stay tune terus ya. Lopely lopely😘
__ADS_1