Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Keadaan Genting


__ADS_3

Francis merasa keheranan karena Leo yang pergi tanpa dirinya. Pria itu merasa was-was kalau ingatan Leo tiba-tiba kembali.


"Apa semua masih aman?" tanya Francis pada orang kepercayaannya.


"Aman, Bos!"


Untuk kali ini Francis masih bernafas lega, dia berharap efek obat yang diminum Leo cepat bereaksi supaya rencananya dengan Amber berjalan mulus.


Tak lama ponselnya berdering di mana Amber yang menelpon dan meminta Francis untuk pulang.


"Ada apa, Mom?" tanyanya.


"Di mana Leo?" tanya Amber balik.


"Leo meninggalkan perusahaan dari tadi siang. Kenapa?"


"Kau harus pulang, sekarang!!"


Sepertinya ada keadaan mendesak, untuk itu Francis bergegas pulang ke mansion. Dia tidak menyadari gerak-geriknya itu sudah dipantau oleh Kenzo.


Kenzo sedang berusaha mencracking sistem perusahaan tanpa ketahuan, dia ingin bermain halus. Kenzo ingin membobol data keuangan di perusahaan Leo dan menelitinya.


Sementara Leo sendiri digiring ke ruang latihan kelompok Black Shadow dan dipertemukan oleh ketua dari kelompok tersebut.

__ADS_1


"Bos, ini orangnya!" lapor bawahannya yang membawa Leo ke ruang latihan itu.


Ketua mafia yang sedang meninju samsak menghentikan aktifitasnya dan menelisik Leo di sana. "Jadi ini orangnya?" tanyanya.


Sebelumnya Kenzo sudah memberitahu, ketua mafia yang saat itu tengah emosi karena misinya gagal sepertinya punya tempat pelampiasan.


"Panggil aku Axe!" ucapnya lagi.


Leo mendelik kearah Charles dan Gaga yang selalu bersamanya. "Apa ini perlu? Apa hubungannya dengan ingatanku?" tanyanya.


"Mereka tidak minta uang tapi hanya meminta Tuan melawan bos mereka!" jelas Gaga.


Charles membantu Leo membuka setelah jasnya dan menyisakan celana boxer saja. Kemudian dia memakai sarung tinju sambil merenggangkan lehernya.


Di ring, Axe sudah menyambut kedatangan Leo, lelaki itu menyeringai karena ingin menghajar Leo habis-habisan sampai ingatan Leo kembali.


"Katakan, apa tujuanmu berani datang kemari?!" tanya Axe penuh penekanan.


"Selain karena ingin menyelidiki ibu dan saudara tiriku, aku ingin kembali mengingat istriku!" jawab Leo lantang.


"Cih, wanita!" ketus Axe. "Kita lihat seberapa pentingnya wanita itu untukmu!"


*****

__ADS_1


Francis sudah sampai di mansion, dia bergegas masuk dan mendapati Amber dan Susan serta pelayan lainnya tengah mengepung Kimchi.


Tubuh Kimchi diikat supaya tidak bisa kabur, Amber menyiram tubuh Kimchi menggunakan selang air supaya bubuk hitam itu memudar.


"Kau menipuku ya!?" teriak Amber terus mengarahkan selang air pada wajah Kimchi.


"Uhuk-uhuk!" Kimchi terbatuk-batuk karena air yang tidak berhenti menyirami wajahnya.


Susan yang melihat wajah asli Kimchi terkesiap, ternyata pelayan yang dianggap buruk rupa itu sangatlah cantik.


"Beraninya kau menipu nyonya Amber, apa tujuanmu, hah!?" Susan yang merasa iri hari menampar wajah Kimchi sampai pipi gadis itu memerah.


Francis datang mendekat dan tidak percaya selama ini Mimi adalah Kimchi. "Ternyata kau memang begitu menyukai Leo sampai nekat seperti ini!"


"Kita harus singkirkan dia sebelum Leo tahu!" desis Amber yang takut rencananya gagal.


"Biar aku yang urus, Mom!" sahut Francis dengan menyeringai.


Sementara Kimchi hanya bisa menangis, ini semua akibat keegoisannya sendiri. Dia yang tidak sabar menunggu Leo, dia yang mengecewakan kedua orang tuanya, dia yang melangkahi kedua kakaknya. Apakah ini balasannya?


Kepalanya berdenyut, Kimchi merasa sangat pusing. Dia ambruk dan ditangkap oleh Francis.


"Oh Kimchi, kau menyerahkan dirimu sendiri padaku!" batin Francis tersenyum jahat.

__ADS_1


__ADS_2