Wonderful Wedding

Wonderful Wedding
Mabuk Kimchi


__ADS_3

Alarm Kimchi berbunyi, dia terbangun dan langsung mematikannya karena takut suaminya terganggu. Setelah nyawanya terkumpul, barulah gadis itu mendudukkan diri dan menoleh ke sampingnya di mana Leo yang bertelanjang dada masih tertidur.


"I love you," ucap Kimchi sembari mengecup bibir Leo singkat sebelum dia kembali ke kamarnya.


Tapi tanpa dia duga, tiba-tiba dia merasakan ada tangan kekar meraih pinggangnya dan menarik tubuhnya.


"Akh!" Kimchi yang kaget setengah berteriak dengan posisi terbaring di atas tubuh suaminya. "Kak!"


Leo acuh, lelaki itu semakin mempererat pelukannya dia sangat suka berada di dekat Kimchi, rasanya dia tidak mau berjauhan barang semenit.


Sampai akhirnya Leo membawa Kimchi ke kamar mandi dan melucuti pakaian mereka berdua.


"Kita mandi bersama!" ucap Leo sembari menyalakan shower dan menyetel airnya dengan mode hangat.


"Biar aku sabuni tubuhmu, Kak!" Kimchi mengambil spons mandi lalu menuangkan sabun cair ke spons itu.


Dengan perlahan Kimchi menggosok badan Leo, sementara Leo sendiri bergeming memandangi istrinya. Mungkin Kimchi memang hanya berniat memandikannya tapi sumpah demi apapun bagi Leo kini Kimchi begitu menggodanya.

__ADS_1


Apalagi saat tangan Kimchi mulai turun ke bawah membuat Joni langsung terbangun.


"Ups!" ceplos Kimchi saat tangannya tidak sengaja menyentuh Joni yang tegak menantang.


Kimchi menelan ludahnya beberapa kali, selain Joni yang selalu bangun di pagi hari pasti hormon testosteron di dalam tubuh Leo meningkat karena vitamin yang selalu dikonsumsinya.


Dan benar saja, bibirnya langsung disambar oleh Leo dengan buas. Ciuman itu begitu menuntut sampai Leo memiringkan kepalanya beberapa kali.


Leo mendorong tubuh Kimchi ke wastafel dan membalik tubuh istrinya karena dia ingin menyuntik Kimchi dari belakang.


"Akh!" Kimchi mendesaah saat Joni sudah berhasil masuk ke dalam rawa-rawanya.


Saat mendapat salah satu tangan itu, Kimchi mengarahkan pada satu buah dadanya yang berayun. Leo yang peka langsung meremas bongkahan yang semakin hari semakin membesar itu.


Kimchi terus mendesaah, matanya terus melihat percintaan mereka dari kaca wastafel yang membuatnya begitu menikmati penyatuan lagi dan lagi.


"Maafkan mommy, Simba! Anak mommy pasti akhir-akhir ini kaget karena dikasih susu kental manis terus-menerus!" gumam Kimchi dalam hatinya.

__ADS_1


*****


Selesai melakukan olahraga panas di pagi hari, Kimchi segera kembali ke kamarnya supaya para pelayan lain tidak curiga.


Kimchi kembali mengubah penampilannya dan bergabung bersama Susan dan yang lainnya.


"Setelah sarapan, kita harus membersihkan taman karena hari ini beberapa bunga yang dipesan Nyonya Amber datang!" ucap Susan memberi komando.


Lalu Susan memicingkan matanya pada Kimchi. "Setelah pekerjaanmu selesai, kau juga harus membantu!"


Kimchi hanya menganggukkan kepala, sebenarnya gadis itu sudah tidak tahan dengan pekerjaannya. Selain karena kukunya yang rusak, tenaganya juga terkuras dua kali lipat. Terkuras untuk bekerja dan bercinta.


"Sepertinya akting lumpuh harus cepat dilakukan supaya aku fokus pada kak singa saja!" batin Kimchi sambil berjalan ke dapur. Dia harus membantu pelayan lain untuk menyiapkan sarapan.


Di meja makan, seperti biasa Amber, Francis dan Leo akan sarapan bersama.


Saat Kimchi menyiapkan makanan untuk Leo, gadis itu memberi kode pada suaminya untuk memulai akting.

__ADS_1


Tapi kode itu disalah artikan oleh Leo, lelaki itu mengira Kimchi tengah menggodanya. Leo yang sudah mabuk Kimchi menjadi begitu nakal, di bawah meja tangannya dengan nakal meremas bokong Kimchi yang membuat istrinya itu kaget.


Kimchi mengusap perutnya. "Maafkan daddy-mu yang suka khilaf ya, Nak!"


__ADS_2