
pagi pagi subuh , mamak seperti biasa, akan menyiapkan sarapan buat kami sekeluarga, tapi akhir akhir ini bapak selalu menemani mamak dengan mengajak mamak saling bercengkrama.
tapi di pagi hari ini , percakapan mereka begitu serius...
" Mak" bapak tau selama ini bapak kurang bertanggung jawab terhadap kalian. apalagi dari ketidak bertanggung jawabanku membuat anak laki laki kita satu satu pergi meninggalkan kita.
apalagi kepergian dia, dengan rasa kecewa terhadap kita.
" bahkan sampai sekarang anak kita itu, belum pernah pulang sama sekali.
" apakah dia sudah lupa dengan kita???
" atau dia tidak mau lagi menganggap kita orang tuanya???
ucap bapak dengan perasaan menyesal dan merasa rindu sekali dengan anak laki lakinya.
mamak pun teringat kembali pada masa itu, di mana anak laki lakinya pergi dengan rasa kecewa. bahkan kepergiannya tidak ada kata maaf buat kedua orangtuanya.
mamak meneteskan air mata nya karena merasa rindu sekali dengan anak laki lakinya itu.
" mamak rindu sekali dengan dia, !!!
" bagaimana ya kabar anak kita itu pak???
semoga baik baik saja Mak!!
aku juga harap seperti itu pak!!!
ini semua salah bapak, andai dari dulu bapak lebih bijak, mungkin semua tidak seperti ini" ucap bapak semakin menyesal.
sudahlah pak yang berlalu janganlah di bahas, kita lupakan saja itu semua.
" bapak minta maaf Mak" karena atas sikap bapak selama ini.
"mamak sudah maafkan bapak dari dulu"
tidak usah lagi itu bahas, biarkan saja itu berlalu, lebih baik kita fokus saja terhadap anak anak kita.
apalagi sekarang anak anak kita sudah remaja, sebentar lagi mereka akan dewasa.
ucap mamak dengan penuh rasa terhadap bapak.
bapak pun memeluk mamak dengan erat.
terima kasih atas maaf nya ucap bapak dengan penuh kasih sayang.
tidak terasa ya, anak anak kita sudah remaja , berarti selama ini kita membuang buang waktu dengan cuma cuma, tanpa berpikir bagaimana mental anak anak kita atas sikap keegoisan kita selama ini.
ternyata sangat berpengaruh sekali terhadap mereka.
dari sikap kita dulu, membuat anak anak kita jadi seperti ini, ucap bapak lagi dengan sesal.
"Tuhan masih memberi kita kesempatan untuk memperbaiki ini semua pak."
ucap mamak dengan berharap semua nya akan baik baik saja untuk ke depannya.
memang sangat berpengaruh terhadap anak anak, apalagi Abang pergi dengan rasa kecewa dan benci , kakakku menjadi anak yang pemarah dan keras kepala sedangkan aku jadi anak yang pendiam dan tertutup.
sehingga membuat keluarga ini jadi kurang harmonis.
"sepertinya anak anak sudah bangun" ucap mamak dengan mempersiapkan sarapan ke meja makan.
tak lama kemudian aku muncul dan langsung duduk di meja makan.
adek sudah bangun ???ucap mamak yang sibuk menyiapkan sarapan
udah Mak?? ucapku mata yang masih terasa ngantuk, kebetulan hari ini hari Minggu, jadi aku tidak sekolah, maka bangunnya agak kesiangan.
__ADS_1
Kakak sudah bangun ??? ucap mamak lagi
kepada ku.
*kayak kakak nginap di tempat kak Sri deh Mak""
dari tadi malam aku tidak lihat kakak ,bahkan lampu kamar juga mati." ucapku lagi sambil menikmati teh yang sudah mamak persiapkan.
" kebiasaan kakakmu, setiap tidak pulang tidak pernah minta ijin" ucap mamak dengan rasa khawatir.
" lagian dia tidak kemana mana, kok Mak, paling kan ke tempatnya kak Sri" ucapku agar mamak tidak khawatir,
iya, jika di tempat Sri, jika tidak, bagaimana??
mamak tidak mau kakakmu pergaulannya aneh aneh. " ucap mamak yang masih khawatir.
" bapak mana Mak" biasa bapak menemani mamak, tumben tidak ada, ucapku sambil menggoda mamak!!
bapak di belakang, lagi memberi pangan buat ayam. ucap mamak yang tak menghiraukan godaan ku.
" kamu kenapa,!!! akhir ini mamak lihat kamu kurang bersemangat ucap mamak.
tiba tiba saja mamak bertanya.
emang aku kenapa???
mamak tanya kok di tanya kembali, ya di jawab lah, jika mamak tau, tidak akan mamak tanya kamu ????
oh , tidak kenapa kenapa kok ???
yakin kamu baik baik saja ???
yakin !!! ucap ku dengan semangat agar mamak tidak curiga terhadapku.
" mamak sarapan yok "
" sana di panggil dulu bapak"
biar kita sarapan bersama sama." ucap mama ,sambil menyiapkan sarapan kami.
" Lin bangun;!! udah pagi!!!
apaan sih Sri...!!,masih ngantuk aku nya !!!
" ayo buruan bangun " sambil menggoyangkan badan Herlina.
" malas ah" ucap Herlina sambil menarik selimut untuk menutupi mukanya.
Lina....bangun.!!!!
ini hari libur Sri...!!!
iya aku tau ini hari libur, tapi bukan berarti malas _malasan ya. ucap Sri sambil menarik tangan Herlina.
"aduh Sri masih Ngantung" ucap Herlina dengan menahan tubuhnya agar tidak bisa di tarik Sri.
tok ....
tok....tok....., Sri sudah bangun apa belum ?
iya ma ini sudah bangun kok. ucap Sri sambil menarik Herlina lagi.
iya iya , aku bangun !!
buruan ...
iya, gak usah di tarik , bisa sendiri.
__ADS_1
buruan , keburu nyokap aku marah marah !!
iya bawel...!!!
mereka pun keluar dari kamar , dan langsung tertuju ke meja makan.
" pagi Tante" ucap Herlina dengan senyum Pepsodent nya.
pagi Lina...! ucap Tante Rita untuk membalas sapaan Herlina.
sarapan dulu, ucap Tante Rita dengan mempersiapkan duduk.
Oya, Tante tidak tau jika kamu nginap tadi malam???
iya Tante, dadakan nginapnya.
oh, ayo makan.. ucap Tante Rita dengan mempersilahkan untuk makan.
iya Tante ucap Herlina dan Sri menyantap sarapan dengan lahap.
"ma , papa mana..!
" papa tidak pulang, masih ada urusan bisnisnya belum selesai ..!!
oh, Ficha mana...!! ucap Sri mencari cari ficha karena Ficha belum kelihatan oleh nya. Fika adalah adek perempuan Sri satu satunya.
Fika , nginap di rumah Tante Dewi kemarin dia main ke tempat Tante Dewi.
oh,. gitu....
keluarga Sri memang beda dengan keluarga kami, keluarga mereka harmonis, meskipun Tante Rita sedikit agak cerewet, tapi orang nya baik,
Tante Rita sangat kenal sekali dengan Herlina, bukan hanya sekedar sahabatnya anaknya, tapi Tante Rita yang selalu memberi pekerjaan untuk Herlina buat tambahan uang saku.
meskipun Herlina sering nginap di rumahnya, dia tidak mempermasalahkannya.
Tante Rita sudah menganggap Herlina seperti anak nya sendiri, karena Tante Rita juga paham akan bagaimana ke adaan keluarga kami.
" makan yang banyak Lin !!! ucap Tante Rita dengan menambahkan nasi ke piring Herlina.
udah udah cukup Tante ,ucap Lina dengan perasaan tidak enak.
" tidak usah sungkan sungkan , anggap saja ini rumah sendiri..!!! ucap Tante Rita dengan meyakinkan Herlina agar tidak merasa tidak enak hati.
"iya Tante" ucap Herlina dengan malu.
" ma hari ini aku main ke tempat Tante Dewi ya..!!! ucap Sri sambil merayu mamanya agar mengijinkan.
" untuk apa" iya mainlah..
masa Ficha saja yang di ijinkan !!! ucap Sri.
iya ma ya ...!!! sambil membujuk agar mama nya mengijinkan.
ok, tapi pulang jangan malam malam,
awas saja malam malam, mama tidak akan ijin masuk ke rumah.!!
siap ma..!!! ucap Sri dengan kegirangan.
Lin.. kamu ikut kan..??? sambil membujuk.
tapi Sri... seperti tidak enak hati menggangu hari liburnya Sri.
ikut ya...!!! pokoknya kamu ikut...
nanti setelah kamu selesai ibadah aku jemput..!!! ucap Sri memaksa.
__ADS_1
iya iya, terserah kamu saja !!! ucap Herlina dengan pasrah.