
karena kerja kami bagus, maka Tante Sarah mempercayakan kepada kami di bagian pengiriman. dan hari ini kami akan mengantar pesanan ke toko kriuk jaya.
gimana war, pesanan nya sudah siap semua kan ?? tanya Lita kepada mawar.
sudah beres kok, tinggal berangkat saja ucap mawar.
ok kalau begitu, kita jalan pak Dadang !! ucap Lita kepada pak Dadang yang berada di mobil.
baik neng, kita berangkat ..!!! ucap pak Dadang menjalankan mobilnya.
seperti biasa kami selalu buat seru seruan diatas mobil, biar pak Dadang tidak merasa bosan menyetir mobilnya.
setelah perjalan lumayan lama karena macet, kami akhir sampai di toko kriuk jaya.
kita sudah Sampai .. !! ucap pak Dadang dengan memarkirkan mobilnya.
kami langsung bergegas untuk menurunkan barang barang pesanan toko kriuk jaya. setelah selesai kami langsung pulang kembali.
di perjalan tiba tiba saja mawar melihat Herlina dengan seseorang, seseorang itu seperti menjemput Herlina, lokasinya tidak jauh dari gang kosannya Herlina.
pak .pak..... berhenti... ucap mawar dengan tiba tiba
ada apa neng, ucap pak Dadang dengan ngerem mobil mendadak.
pak aku turun disini saja, ucap mawar dengan membuka pintu mobil.
mawar kamu mau kemana ucap Lita.
aku ke tempat kak Herlina sebentar, aku tidak lama, hanya sebentar saja, ucap mawar.
tapi war, ini udah sore ucap Lita.
iya, aku tau. besok hari Minggu kita kan libur. tolong beri tahu ke Tante Sarah, jika aku tidak pulang ucap mawar dengan buru buru pergi.
war, jika terjadi apa apa telpon ya teriak Lita kepada mawar sudah jauh. Lita pun hanya berharap mawar tidak kenapa Napa.
pak kita jalan ucap Lita kepada pak Dadang.
baik neng, oh ya neng , neng mawar kemana dianya tanya Dadang
katanya ke tempat kakaknya pak Dadang ucap Lita.
oh, gitu ya neng ucap pak Dadang dengan melajukan mobil .
mawar yang buru buru menghampiri Herlina , tapi Herlina sudah keburu pergi dengan laki laki itu dengan naik mobil .
sial... batin mawar dengan merasa kecewa, dan dia mencari ojek.
bang ojek ... ucap mawar kepada tukang ojek lewat dari depannya.
iya neng , ucap ojek.
bang kejar mobil yang berwarna hitam itu ya ucap mawar dengan menaiki motor.
siap neng ucap Abang ojeknya dengan melaju kencang mengejar mobil itu dengan cepat.
tak lama kemudian mobil warna hitam berhenti di suatu tempat yang tak asing bagi mawar. "bang berhenti disini saja, jangan sampai ketahuan sama punya mobil yang hitam itu ucap mawar dengan memukul pundak tukang ojek.
berapa bang tanya mawar kepada tukang ojek . Rp25.000,00. neng ucap Abang ojek.
ni bang , mawar memberinya dengan uang pas.
dan tukang ojek pun pergi meninggalkan mawar, sedangkan mawar masih memperhatikan mobil itu dengan sembunyi sembunyi biar tidak ketahuan.
Herlina pun keluar dari mobil dengan seorang laki laki dan mereka pun masuk ke dalam. sedangkan mawar yang masih memperhatikan Herlina dengan jarak jauh.
loh, kenapa kakak masuk ke dalam ? bukannya itu tempat yang sangat menyeramkan ? batin mawar.
mawar yang masih was was, karena dia tidak berani masuk, dia takut berjumpa dengan laki laki yang bertato waktu itu.
__ADS_1
setelah sekitar 1 jam mawar sudah menunggu di luar, tapi Herlina tidak keluar juga. jam sudah menunjukkan pukul 19.00 wib. tapi Herlina belum juga ke luar. dengan terpaksa mawar masuk ke dalam karena khawatir dengan Herlina.
hai cantik ucap seorang laki laki yang mendekati mawar.
mawar menoleh laki laki yang menyapanya. mawar hanya memberi senyum tipis dan mencari keberadaan Herlina, tapi dia dia belum juga menemukan Herlina. laki laki itu berusaha terus untuk mendekati mawar.
boleh kenalan gak cantik ? tanya laki laki itu dengan bau minuman yang membuat mawar hampir muntah.
mawar hanya diam dia tidak menjawab pertanyaaan laki laki itu.' pandangannya hanya mencari keberadaan Herlina dan dia tidak menghiraukan laki laki itu sama sekali.
sombong sekali dirimu ucap laki laki itu dengan menarik tangan mawar dan berkata kasar.
maaf, aku hanya mencari kakakku saja teriak mawar karena suara musik begitu keras.
ahhh, kakak !!! maksud kamu apa sih cantik,. dari pada kamu mencari kakakmu lebih baik kita bersenang senang saja ucap laki laki itu .
aku mohon bang jangan ganggu aku, aku hanya mencari kakak ku saja ucap mawar dengan memohon kepada laki laki itu.
aku hanya membuat kamu senang saja, ucap laki laki itu dengan menahan mawar agar tidak pergi. karena mawar merasa takut, mawar hanya nurut saja, dan mawar duduk di meja dekat seorang laki laki.
halo .. ada apa ucap laki laki yang ada di samping mawar.
aku tidak mendengar apa yang kamu maksud ucap laki laki itu lagi.
dan laki laki itu membuka Vidio call dan kameranya mengarah ke mawar.
apa... ucap laki laki itu lagi .. dan laki laki itu melihat ke arah mawar.
hai kamu... ucap laki laki itu... mawar hanya melihatnya dengan merasa takut dan menundukkan kepalanya. coba kamu arahkan muka kamu ke mari ucap laki laki itu kepada mawar. mawar pun mengarahkan pandangannya ke laki laki itu.. dan suara dari hp itu seperti mengatakan sesuatu kepada laki laki itu dan laki laki itu menutup telponnya. kemudian laki laki yang menahan mawar kembali dengan membawa minuman .
hai sayang ucap laki laki yang yang menahan mawar. kamu harus coba dulu ini, dengan memberi minuman.
aku tidak minum bang, biarkan aku pulang ucap mawar dengan merasa ketakutan.
kamu harus minum ini dulu, baru kamu boleh pulang ucap laki laki yang menahan mawar dengan tertawa kuat.
hai, kamu jangan ikut campur dengan urusan kami, ucap laki laki yang menahan mawar.
ayo sayang minumlah sedikit saja, tidak akan kenapa kenapa ucap laki laki yang menahan mawar dengan memaksa mawar untuk minumnya.
laki laki yang di samping mawar pun menghentikan tindakannya, agar mawar tidak meminumnya.
karena laki laki yang menahan mawar tidak suka, maka terjadi lah perkelahian antara mereka. karena terjadi perkelahian maka mawar pun panik tidak tau harus berbuat apa apa dan tiba tiba saja, ada seseorang datang menghentikan pertengkaran mereka.
kamu jangan ganggu perempuan ini ucap laki laki yang badan besar dan tegap dengan suara keras kepada laki laki yang menggangu mawar.
kamu siapa, beraninya kamu menggangu kesenanganku ucap laki laki yang menahan mawar dengan kemarahannya.
kamu tidak tau siapa aku ucap laki laki yang berbadan tegap dengan menghajar laki laki itu.
mawar yang merasa panik dan ketakutan dengan perkelahian tersebut dan
tiba tiba saja ada tangan yang memegang tangan mawar. mawar menoleh orang tersebut dan ternyata firnan.
firnan, kok kamu bisa ada disini ucap mawar terkejut melihat firnan kenapa bisa berada di tempat itu.
firnan hanya diam, dia tidak menjawab pertanyaan mawar .tapi ia menarik tangan mawar untuk keluar dari tempat itu. setelah sampai diluar firnan pun mengajak mawar agar pergi dari tempat itu dengan membonceng mawar naik motor.
setelah Sampai di suatu tempat, firnan menghentikan motornya dan mengajak mawar untuk makan, di sebuah rumah makan pinggiran jalan.
kamu mau makan apa ucap firnan kepada mawar. terserah kamu saja ucap mawar .
firnan pun memesan makanan buat mereka. setelah itu makanan mereka sudah terhidang.
ayo makan ucap firnan dengan menyantap makanannya tapi mawar masih diam saja.
. kenapa kamu tidak memakan tanya firnan kepada mawar yang tidak menyentuh sama sekali makanannya. tapi mawar hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan firnan.
mawar, kamu mau makan apa tidak ucap firnan dengan suara keras dan tatapan marah. mawar pun terkejut dengan teriakan firnan dan mawar merasa takut dengan tatapannya.. karena mawar belum pernah mendengar firnan semarah itu terhadapnya.
__ADS_1
mawar pun memakan makanannya dengan cepat dan menghabiskan makanannya.
setelah selesai makan firnan pun membayar makanan mereka. dan mereka pergi dari rumah makan itu tanpa ada sepatah kata apapun.
nan... ucap mawar dengan pelan.. tapi firnan hanya diam tidak menjawabnya. firnan pun menghentikan motornya kepinggir jalan dan ia turun dari motor itu dengan teriak teriak ...keras.
mawar yang merasa khawatir dengan sikap firnan, ia mencoba menyenangkan firnan. kamu kenapa nan? tanya mawar dengan cemas.
kamu tanya kenapa !! ucap firnan kepada mawar dengan menatap mawar dengan marah.
iya, kamu kenapa, jangan buat aku takut seperti ini, ucap mawar dengan menjatuhkan air matanya. firnan yang melihat mawar menjatuhkan air matanya, ia pun melepaskan tatapannya dan memeluk mawar dengan erat... kenapa kamu bodoh sekali mawar ucap firnan yang tidak mau melepaskan pelukannya.
kenapa kamu bilang aku bodoh ucap mawar.
iya, memang kamu bodoh, sudah tau tempat itu tidak baik, kenapa kamu harus kesana ucap firnan yang merasa khawatir dengan mawar.
lepaskan, nanti kira orang kita lagi apa apa lagi ucap mawar dengan berusaha melepaskan pelukan firnan. firnan pun melepaskannya pelukannya.
coba kamu jelaskan ke aku kenapa kamu bisa sampai disana ucap firnan dengan menurunkan amarahnya.
aku tadi melihat kak Herlina masuk ke tempat itu ucap mawar dengan masih khawatir dengan Herlina.
dari mana kamu bisa tau kak Herlina ke situ ucap firnan.
iya ,aku tadi tidak sengaja melihat kak Herlina di jalan, dan aku melihat dia di jemput oleh seorang laki laki dengan memaki mobil dan aku mengikutinya. ucap mawar menjelaskan.
terus, kenapa kamu bisa sampai disini, daerah ini jauh dari lokasi kosan kamu tanya firnan lagi. aku tadi bareng ma Lita, untuk mengantar pesanan ke daerah sini, tidak sengaja aku melihat kak herlina ucap mawar. firnan pun hanya bisa memandang mawar yang begitu terlalu polos, yang tidak memikirkan dampak dari perbuatannya.
sekarang, kamu mau kemana tanya firnan dengan lembut.
aku tidak tau, niat aku hanya mencari kak Herlina ucap mawar.
tidak mungkin kamu mencari Kaka Herlina Jam sekarang, sekarang sudah tengah malam . kamu mencari Kak Herlina kemana lagi ucap firnan. mawar pun hanya bisa diam, karena dia juga tidak tau harus kemana lagi mencari Herlina.
kenapa kamu bisa berada di tempat itu ? tanya mawar dengan penasaran.
salah satu yang bertengkar itu teman aku, namanya Rian.tadi aku menelpon dia untuk menunjukan sesuatu yang harus dia lihat . tapi kameranya mengarah ke kamu,maka aku langsung ke sana ucap firnan.
terima kasih ya nan, kamu sudah menolong aku ucap mawar dengan perasaan tidak enak hati karena selalu merepotkan firnan.
sekarang kamu gimana mau pulang ? tanya firnan. pulang seperti tidak bisa , karena aku sudah bilang nginap di tempat kak Herlina ucap mawar.
ya sudah aku antar kamu saja ke tempat kosan kak Herlina ucap firnan. mawar hanya menganggukkan kepala saja. mereka pun pergi menuju ke kosan Herlina, tapi Herlina belum pulang dan kak Sri tidak ada di kosan mereka.
jadi gimana nan ucap mawar yang sudah panik.
ya sudah kamu ikut aku saja, ucap firnan
kemana tanya mawar.
pokoknya ikut.saja ucap firnan dengan menghidupkan motornya mawar pun naik mereka pergi suatu tempat.
setelah tiba, firnan menelpon seseorang setelah berapaa menit nelpon nya dimatikan, tak lama kemudian datang seseorang menjumpai mereka.
hai nan ucap orang itu. dengan melihat mawar sinis. hai yu. ucap firnan.
ada apa ucap ayu dengan tidak suka melihat mawar. yu, aku minta tolong ke kamu, malam ini mawar nginap di rumah kamu ya, ucap firnan dengan memohon ke ayu.
nginap ucap ayu terkejut. iya, tidak mungkin kan aku membawa mawar ke kosan aku. dan dia juga tidak mungkin pulang ,ini sudah tengah malam gini ucap firnan.
kenapa harus di tempat aku sih nan, ucap ayu.
aku tidak tau harus minta tolong siapa lagi, malam ini saja ucap firnan dengan memohon mohon ke ayu.
karena ayu tidak merasa tega , maka ayu mengijinkan mawar nginap di rumahnya. terima kasih banyak ya yu ucap firnan dengan merasa lega.
kamu nginap malam ini di rumah ayu ya, besok pagi aku akan menjemput kamu ucap firnan kepada mawar dengan mengelus kepala mawar. mawar hanya menganggukkan kepalanya. aku titip mawar ya yu ucap firnan dan ia pun pergi.
ikut aku ucap ayu kepada mawar dengan melangkahkan kakinya untuk pergi dan mawar pun mengikutinya dari belakang.
__ADS_1