
hari ini adalah ,hari yang menentukan hasil jerih payah ku selama 3 tahun terakhir. aku yang tidak sabaran untuk segera melihat hasil dari usaha ku selama ini.
jam masih menunjukan pukul 0.6.00 wib.
aku sudah siap siap untuk mempersiapkan diriku untuk melihat hasilnya. padahal pengumumannya jam 10.00 wib.
mamak yang sibuk di dapur, seperti biasa sibuk dengan mempersiapkan sarapan.
aku yang berada ruang tengah sangat tegang sambil bolak balik melirik jam.
duduk, berdiri lagi, buka buka buku, dengan membuat kesibukan sendiri. mamak yang melihat aku dari tadi dengan heran dan bingung dengan tingkahku.
adek kenapa..??? ucap mamak dengan heran.
tidak Mak..?? ucapku dengan sibukkan diri .
" terus kenapa kamu, bolak balik tidak jelas seperti itu..??? ucap mamak lagi terhadapku.
" hehehe... aku tidak sabaran ingin melihat hasil ujian akhir aku..!! ucapku dengan senyum tapi agak tegang.
" sabar lah adek, ini masih jam berapa, masih 0.6.00 wib. ..!!! ucap mamak.
dari pada kamu di situ tidak jelas kerjaannya, mending sini bantuin mamak untuk mempersiapkan untuk sarapan, ucap mamak dengan melanjutkan kembali kesibukkan nya.
setelah selesai mempersiapkan sarapan, kami pun satu keluarga sarapan bersama.
aku melihat kakak sudah tenang karena dia sudah mendapat kan hasil ujiannya Dan di nyatakan sudah lulus dengan hasil nilai memuaskan.
jam sudah menunjukkan pukul 07.00 wib, aku segera bergegas untuk berangkat , karena aku sudah janjian dengan Lita berangkat bersama agak awal.
"aku berangkat ya" ucapku dengan mencium punggung tangan mamak dan bapak.
aku langsung menuju ke rumah Lita, dan ternyata Lita sudah menunggu aku, tak lain firnan dan Jojo juga sudah berada di sana.
"kita berangkat bersama ya " ucap Lita kepadaku.
"biar ramai ucap" firnan dengan tersenyum. rencana nya cuman aku dengan Lita saja berdua, tapi apa boleh buat Lita nya bawa pasukan.
" ya tidak apa apa, lumayan kan ada pengawal yang jagain di jalan" ucapku dengan tersenyum.
" sudah sudah, berangkat keburu panas" ucap lita langsung melangkahkan kakinya dengan cepat.
" tunggu ta" ucap ku dengan menyusul Lita yang sudah keburu pergi.
firnan dan Jojo pun menyusul kami dari belakang.
" kakak Hari ini kegiatannya apa ?? ucap mamak kepada kakak yang berada ruang tengah,
" hari ini ke sekolah mengantarkan buku buku yang aku pake dari perpustakaan jawab kakak.
" oooo begitu , ucap mamak yang dari tadi sibuk mempersiapkan bekal untuk dia bawa ke sawah. karena hari ini mamak lagi panen di sawah.
bapak dan Abang sudah duluan pergi ke sawah untuk mempersiapkan tempat buat hasil panen.
" jangan lupa pintu semua di kunci, ucap mamak yang buru buru pergi menuju ke sawah.
" iya Mak" teriakan kakak dari ruang tamu.
"ternyata anak anak lain sudah pada datang duluan " ucap Lita setelah kami sampai di depan gerbang sekolah.
" kantin yuk " ucap firnan kepada kami.
" ok " ucap Lita ...
kami pun langsung pergi menuju ke kantin.
baru pertama kali ini ,aku menginjakkan kakiku di kantin, bukan nya tidak suka jajan, tapi aku selalu membawa bekal dari rumah yang sudah di persiapkan oleh mamakku. setiap uang jajan aku, aku selalu memasukkan ke celengan ku yang berbentuk ayam.
" kamu pesan apa war" ucap Lita terhadapku, karena Lita melihat aku yang bingung makan apa.
" aku ngikut kamu saja " ucapku karena aku tidak tau mau makan apa.
" yakin" ucap Lita terhadapku untuk menyakinkan ku.
" iya" ucap lagi, karena aku orang tidak terlalu memilih makanan.
Lita memesan pesanan kami , dan pesanan kami pun sudah terhidang di meja.
"silakan " ucap Bu kantin.
" terima kasih Bu" ucap Lita membalas.
kamipun menikmati mie SOP yang sudah terhidang di depan kami di tambah dengan minuman teh botol.
" ta , lanjut ke mana ??? ucap firnan dengan tiba tiba , karena kami dari tadi hanya sibuk menikmati makanan kami.
__ADS_1
" belum tau nan" ucap Lita
" kok belum tau"
" lulus saja belum" ucap Lita dengan asyik menikmati makanannya.
"kamu Jo"ucap firnan terhadap Jojo.
" aku di mana saja tidak masalah" ucap Jojo yang tidak terlalu memperdulikan lanjut ke mana.
" emang kamu lanjut ke mana " ucap Lita terhadap firnan.
" SMA Thomas 1 " ucap firnan dengan agak ragu ragu.
" serius kamu nan " ucap Jojo dengan terkejut...
" iya," ucap firnan masih ragu.
" keren" ucap Lita dengan terkagum
" iya, aku berharap nilai nilai ku bisa mencukupi !!! ucap firnan dengan was was terhadap nilainya.
" mawar kita daftar di sekolah yang sama ya ,'' ucap firnan dengan serius.
" mau membunuh orang tuaku" ucap ku dengan kaget.
" siapa yang membunuh"???
" terus ngapain kamu ajak ajak aku, daftar di sekolah yang kamu maksud itu ,. dengan masih kaget.
" ya kamu kan selalu juara di kelas, otomatis nilai nilai kamu bisa mencukupi buat masuk ke sekolah itu ucap firnan menyakinkan aku.
" bukan masalah nilai untuk mencukupi bisa lolos, tapi kamu tau sendiri, bagaimana ke adaan orang tua aku. uang sekolahnya tidak sebanding dengan pendapatan orangtuaku. yang benar saja nan, itu sama saja aku membunuh ke dua orang tua ku secara perlahan. ucapku terhadap firnan dengan memperjelas.
" kita coba jalur bea siswa mana tau kamu bisa masuk" ucap firnan lagi dengan menyakinkan ku.
" gak , gak nan, pokoknya gak" ucap dengan
berharap firnan tidak membahasnya lagi.
aku melihat rasa kecewa dari serabut wajah firnan atas jawabanku. siapa sih tidak mau di sekolah SMA Thomas 1. sekolah yang paling di kenal dengan kelulusan nilai nilai yang tertinggi.
tapi ke adaan orangtuaku tidak memungkinkan untuk bisa masuk ke sekolah tersebut, sedangkan firnan, dia dari kalangan keluarga berada yang ada di kampung kami, karena keluarga mempunyai kebun karet dan kebun sawit terluas di kampung kami.
" tenang aja nan, aku akan doakan kamu bisa masuk ke sekolah tersebut" ucap Lita terhadap firnan untuk memberi semangat
" harus , karena sebagai sepupu , kamu harus mendukungku" ucap firnan dengan percaya diri. * aku juga mendukungmu nan" ucap Jojo memberi semangat..
sebelum, bel bunyi kami menghabiskan waktu kami di kantin, untuk menikmati makanan yang ada di kantin.
Ting ....
Ting ......
Ting.....
suara bel bunyi, anak anak yang tadinya berkumpul langsung berlarian ke arah Mading, sebelumnya sudah di tempelkan nama nama siapa saja yang lulus.
kami saling memandang satu sama lain , kami langsung sudahi makan kami dan langsung lari menuju, ke arah Mading. ternyata anak anak sudah pada ada di sana semua sambil berdesak desak untuk melihat hasil ujian akhir.
kami masih di posisi tenggang ....
Jojo pun melangkahkan kakinya ke arah Mading...
mengarahkan pandangan ke sebuah kertas yang terpapang di Mading. bola mata nya mencari cari namanya yang bertuliskan di kertas tersebut.
tak lama kemudian dia membalikan badannya , melangkahkan kakinya ke kami tapi wajah seperti sedih. kami semakin tegang atas sikap Jojo.
" Jojo gimana" ucap firnan semakin tegang
Jojo hanya diam , sambil menundukkan kepalanya..
"Jojo gimana" ucapku semakin was was atas sikap Jojo
Jojo mengarahkan pandangannya ke kami satu persatu....
"aku....aku ....
" aku...... lulus.... ucap Jojo sambil melompat lompat dan memeluk firnan.
kami ikut senang atas kelulusan Jojo.
setelah itu giliran Lita untuk melihat, dengan perlahan lahan ia mengarah ke Mading. dan tak berapa menit dia membalikkan badannya. dan berlari ke arah kami." aku lulus ucapnya dengan sangat senang...
" selamat ya ta" ucapku sambil memeluknya . firnan mengarahkan pandanganya ke aku," sekarang giliran kamu" ucap firnan dengan memberi semangat.
__ADS_1
aku tarik napas ku dalam dalam dan membuangnya perlahan lahan ,ku langkahkan kaki ku menuju Mading, sesampai di depan Mading.
ku arah kan pandangan ku ke sebuah kertas yang menempel di Mading aku mencari namaku , dan ternyata namaku di urutan no 2 , dengan nilai sangat memuaskan bagiku.
aku membalikan badanku dan berlari menuju arah mereka dan aku langsung memeluk sahabatku Lita " aku lulus ta" ucapku dengan sangat bahagia.
" selamat war " ucap Lita dengan senang.
" ayo nan , lihat hasilnya ucap Jojo dengan memberi semangat.
" baiklah" ucap firnan dengan melangkahkan kakinya menuju ke Mading . setelah itu dia kembali lagi ke arah kami.
dengan muka datar dan bersikap dingin.
" nan gimana" ucap Jojo agak was was dengan sikap firnan .
" lulus kok" jawabnya tapi bersikap dingin .
kami tidak berani lagi untuk mempertanyakan bagaimana dengan nilainya, karena dengan sikap seperti itu ,kami takut salah bicara membuat tersinggung.
kami hanya membisu... atas sikap firnan.
" siap ini kita ke mana" jawab Lita mengakhiri kebisuan kami.
" ke kampung sebelah , aku mentraktir kalian makan bakso" ucap firnan dengan senyum senyum.
kami langsung melotot memandang firnan, atas ajakannya.
" kalian tidak percaya" untuk menyakinkan kami.
" tapi nan..!! ucap Lita yang masih khawatir dengan sikap firnan barusan .
" bagaimana dengan nilai kamu" ucap Jojo yang masih khawatir.
" nilai aku sangat memuaskan kok" ucap firnan dengan santai..
" ya..". kami ucapkan bersamaan .
" dasar" ucapku kepada firnan yang terbahak bahak tertawa. kami ikut tertawa atas sikap firnan terhadap kami.
" boleh Poto bareng gak" ucap Hendra tiba tiba saja ada di hadapan kami.
" mau Poto sama siapa" ucap Lita menggoda Hendra.
ya, dengan kalian semua " ucap Hendra dengan grogi.
" kami semua atau..." ucap Lita menggoda lagi.
" ya udah dengan aku saja" ucap firnan dan langsung menggandeng Hendra. dan Jojo langsung mengambil kamera yang ada di tangan Hendra.
" ok siap " satu, dua tiga , ucap Jojo memotret mereka.
" lagi lagi... ucap Jojo untuk memotret kembali mereka.
" maksud ku bukan dengan kamu nan" ucap Hendra agak kesal.
" jadi dengan siapa,..?? bukan kita ini teman satu kelas " ucap firnan terhadap Hendra.
" iya memang satu kelas , tapi ... ucap Hendra... dengan kurang menyakinkan.
"ok ok , sini kameranya. ucap Lita dengan menarik kamera yang ada di tangan Jojo.
Lita menarik Hendra dan mendekat ke arah aku.
" ok siap , satu , dua , tiga ucap Lita dengan memotret kami berdua.
" sudah kan" ucap Lita kepada Hendra dan mengembalikan kameranya ke Hendra. "terima kasih ta, kamu memang pengertian ucap Hendra dengan merasa senang.
" terima kasih ya mawar, kamu sudah mau Poto bareng denganku" ucap Hendra dengan malu malu.
" ok kami duluan ya" ucap firnan dan langsung mengajak kami untuk pergi.
" dasar tukang memaksa" ucap firnan dengan kesal
" kamu kenapa nan, kok marah marah gitu" ucap Lita ketika melihat firnan seperti orang kesal.
" gak"
" yakin" ucap Lita menggoda sepupunya yang masih kesal.
" seperti ada yang cemburu ni" ucap lita menggoda firnan lagi.
apaan sih ta" ucap firnan dengan menutup mulutnya Lita.
aku dan Jojo hanya geleng geleng kepala melihat tingkah mereka,
__ADS_1