" Aku Bukan Anak Kesayangan"

" Aku Bukan Anak Kesayangan"
bab 19. rencana


__ADS_3

" Bu pesan mie gorengnya " ucap Sri kepada Bu tari yang punya warung.


mereka pun mengambil meja kosong karena warung Bu tari hari ini sangat ramai.


beberapa menit kemudian Bu tari mengantar mie yang mereka pesan.


silahkan neng, ucap Bu tari dengan meletakkan mie atas meja.


terima kasih Bu !! ucap Sri kepada Bu tari.


Bu minumannya seperti biasa ya !! ucap Sri lagi.


" baik neng" jawab Bu tari dan langsung bergegas untuk mengambil minuman mereka.


"kamu kenapa lagi Lin". ucap Sri terhadap Lina yang sedang asyik memutar mie yang ada di hadapannya.


Herlina hanya diam, tidak menjawab dari pertanyaan Sri.


" bertengkar lagi kah..???? ucap Sri yang masih bingung dengan sahabatnya, karena dari tadi Sri hanya melihat Herlina melamun.


Herlina hanya menggelengkan kepalanya


memakan mienya suap demi suap seperti tidak bernafsu untuk menyantap mienya .


" jika tidak, kamu kenapa???


" jika kamu tidak memberi tahu apa masalah kamu, bagaimana aku bisa mengerti ??? tanya Sri karena Herlina dari tadi tidak menjawab semua dari pertanyaan yang di lontarkan nya terhadap Herlina.


" aku tidak tau apa yang harus aku lakukan" tutur Herlina.


" emang kenapa Lin ?? tanya Sri yang belum mengerti .


" sepertinya aku tidak bisa melanjutkan lagi sekolahku..!!! tutur Herlina dengan seperti putus asa.


" kenapa tidak melanjut ??? tanya Sri dengan heran .


" iya, kamu tau sendiri bagaimana kondisi ke dua orang tuaku, mana mungkin aku bisa melanjutkan sekolahku..!!!


" iya, aku mengerti apa maksud kamu, tapi bukan berarti kamu langsung ambil keputusan seperti itu ??


" terus aku harus bagaimana lagi Sri ?


" harapan aku sudah pupus !!


Sri terdiam dengan perkataan Herlina yang dilontarkannya.


rasanya dia ingin membantu, tapi dia tidak bisa berbuat apa apa.


" terus kamu lanjut kemana ??? tanya Herlina terhadap Sri yang terdiam sejenak atas perkataan Herlina barusan.


" aku rencananya kuliah di UISU, aku mengambil jurusan informatika ucap Sri.


Herlina hanya tersenyum atas jawaban yang di berikan Sri terhadapnya.


jika kamu tidak melanjut , rencananya kamu apa Lin ? tanya Sri.


" aku belum tau sri, aku masih bingung..!!


apakah kamu punya ide dalam mengatasi masalah aku ini ?? tanya Herlina dengan penuh harap ada jawaban Sri..??


" kenapa kamu tidak mencari pekerjaan saja.?? ucap Sri dengan memberi usulan.


" kerja apa, jika aku cuman lulusan SMA".


" emang ada yang menerima hanya lulusan SMA ???


" ya adalah , masa tidak ada".

__ADS_1


" kerja di PT bisa, atau kerja di toko toko juga bisa. atau jadi TKI kali ya ??? ucap Sri .


" jika kamu menyarankan aku jadi TKI, aku tidak mau !!!


" kamu saja jadi TKI " jawab Herlina atas saran yang di beri Sri.


"iya, iya. emang kamu benar tidak melanjut Lin ??? tanya Sri dengan sedih.


" mungkin melanjut, tapi bukan tahun ini.


aku harus mengumpulkan dulu uang nya. ucap Herlina menjelaskan.


" oh gitu !!!


" maka kamu harus bantuin aku ,untuk mendapat pekerjaan ..!!


ucap Herlina dengan memohon.


" iya,iya, nanti aku coba tanya ke Tante aku, mana tau dia butuh karyawan .!!! ucap Sri .


Herlina pun bisa tersenyum , karena Sri mau membantunya untuk mencari pekerjaan.


mereka pun kembali menikmati mie yang sempat tertunta untuk di nikmati.


Ting ....


Ting....


Ting.....


ok , adek adek sekalian , kalian boleh istirahat, nanti kita akan berkumpul lagi disini. ucap kakak kelas yang memberi arahan kepada kami.


hari ini adalah hari terakhir kami di ospek oleh kakak kelas kami.


" kantin yok war" ucap Lita dengan menarik tanganku.


" kamu pesan apa war" ucap Lita sambil melihat menu.


" terserah kamu saja ta !


" yang penting kenyang ! ucap ku sudah lapar ,karena tadi pagi kami tidak sempat sarapan.


Lita kebingungan , dengan membolak-balik kan menu nya.


" buruan ta, cacing aku sudah demo !!! ucapku yang tidak sabaran


" iya sabar bawel" ucap Lita yang masih sibuk melihat menunya.


"bakso di kantin ini enak, tidak kah kalian mau mencobanya ???? tiba tiba saja kami mendengar suara yang sangat lembut. kami pun mengarahkan pandangan terhadap suara itu.


" boleh kah saya duduk disini" ucapnya dengan sopan.


" boleh kak" ucap aku dengan mempersilahkan dia untuk duduk.


" apakah kalian tidak mau mencoba baksonya ??? ucapnya menawarkan sekali lagi .


" seperti kita harus memesan bakso deh war" ucap lita dengan mengakhiri pencarian menu .


" terserah kamu saja" ucapku dengan pasrah, karena aku tidak terlalu suka bakso.


" Bu, pesan bakso 2 ya " ucap Lita kepada Bu kantin.


" baik neng" ucap Bu kantin.


" kakak sudah pesan menunya" ucapku kepada laki laki tersebut.


" sudah, mungkin sebentar lagi di antar" ucapnya dengan sangat lembut.

__ADS_1


beberapa menit kemudian bakso kami di antar oleh karyawan Bu kantin.


" kakak pesan juga bakso" ucap Lita kepada laki laki tersebut.


" iya, aku suka banget bakso di sini " ucap nya.


Lita mulai memakan baksonya, sedikit demi sedikit dia semakin lahap makan bakso,


" benar kakak bilang baksonya enak" tutur Lita dengan sangat senang.aku mulai memakan bakso dengan perlahan, memang bakso enak, tidak seperti biasa bakso yang seperti bakso biasa yang kami beli.


" apa aku bilang, enak kan " ucap lelaki itu dengan senyuman manisnya.


Oya, kita belum kenalan "


kenalin nama aku Adnan !! dengan mengulurkan tangannya .


Lita kak"menjabat tangannya


" mawar kak" aku juga menjabatnya tangannya.


" aku kelas 11 IPA A , ucap nya lagi .


" oh, kakak anak IPA.. !! ucap Lita dengan rasa kagum .


kami pun melanjutkan kembali menyantap bakso kami. ingin rasa nya bertanya lebih jauh. tapi apalah daya aku dan Lita tidak terlalu berani untuk menanyakan lebih jauh. beberapa menit, kemudian dia menyudahi makan baksonya.


" aku duluan ya , ada urusan " ucap Adnan seperti buru buru.


" semoga kalian betah sekolah disini" ucap Adnan lagi dengan senyuman manis.


" ok, pasti kakak" ucap Lita dengan salah tingkah melihat senyumannya.


kami hanya memandang Adnan yang pergi dengan buru buru.


" ganteng war" ucap Lita dengan gemas.


" jika ganteng" ucapku seolah olah aku tidak peduli.


" andai dia jadi pacar aku war!!! ucap Lita dengan membayangkan wajah Adnan.


" hai, masih kecil juga, main pacaran !!!


" ingat tujuan... !!! ucap dengan menyadarkan dari khayalannya.


buat penyemangat war, biar sekolah makin serius" ucap lita dengan masih membayangkan wajah Adnan." terserah" ucapku melihat tingkah lita dengan heran.


" kok lama bro" ucap salah satu anak laki laki terhadap Adnan.


" habis dari kantin, aku lapar banget" ucap Adnan kepada anak laki laki itu.


" dari kantin apa , godain anak baru..!!! ucapnya lagi untuk menggoda Adnan.


" sekalian dua duanya" ucap salah satu lagi untuk menggoda Adnan lagi.


" terserah kalian , mau bilang apa ,


ayu buruan ke buru telat" ucap Adnan pergi meninggalkan teman temannya.


" tunggu nan !!! " mereka pun mengejar Adnan yang keburu pergi duluan.


Ting ....


Ting....


Ting...


bel berbunyi aku dan Lita kembali ke tempat dimana kami di ospek.

__ADS_1


__ADS_2