
hai...!!! , disini..!!!
aku mengarahkan pandanganku terhadap suara yang memanggilku dengan menunjukan diriku, untuk memastikan apakah aku yang di panggil.
iya, kamu... !!!
aku berjalan mengarah ke orang yang memanggilku yang berada di barisan tengah dan bangku bagian nomor dua.
nama kamu mawar kan ?
kenalin namaku Desi !!! ucapnya dengan mengulurkan tangannya.
" iya aku mawar..!! dengan membalas Jabat tangannya.
" duduk disini saja, bareng aku" ucap dengan senyum dan mempersilahkan aku untuk duduk.
aku hanya tersenyum dan duduk di samping dia.
hari ini adalah hari pelajaran di mulai, dimana 3 hari berturut turut kami melakukan kegiatan MOS sebagai siswa baru.
SMP dari mana ... ???
"SPM N1 GM .!! ucapku membalas pertanyaannya.
";kalau aku dari SMP anugerah harapan bangsa ".ucap Desi .
oh" aku menjawab dengan datar.
karena aku orangnya tidak terlalu suka bertanya aku hanya sibuk dengan peralatan sekolah yang aku bawa .
Ting.....
Ting.....
Ting....
bel telah berbunyi, anak anak yang lain pada masuk semua dan mencari bangku masing masing.
" pagi anak anak" ucap pak guru yang berdiri di hadapan kami, "pagi pak" kami membalas sambutan pak guru tersebut.
pak guru tersebut memperkenalkan dirinya dan ternyata pak guru tersebut adalah wali kelas kami.
" jam berapa kakak akan berangkat " tanya mamak yang sedang merapikan barang barang kakak.
" ntar pukul 10.00 wib " ucap kakak yang sibuk dengan mencari sesuatu.
" dengan siapa kamu akan berangkat" tanya mamak lagi .
" dengan Sri Mak " kakak yang masih mencari sesuatu yang belum ditemukan olehnya .
" kamu mencari apa" ucap mamak kerena kakak sibuk mencari cari.
" ijazah ku, dari tadi aku mencari carinya belum ketemu.. !!! ucap kakak yang sudah kebingungan.
" mamak simpan , di lemari kamar mamak,
kemarin mamak menemukan di atas meja ruang tengah". ucap mamak dan mamak bergegas untuk mengambil nya, dan mamak kembali dengan membawa ijazah tersebut. mamak memberi kan kepada kakak, kakak pun merapikan ijazah tersebut ke dalam tasnya.
" gimana kamu sudah yakin dengan pekerjaan kamu " ucap mamak dengan lebih memastikan tentang pekerjaan kakak.
" yakin Mak, lagian aku kerja di tempat tantenya Sri. terus aku juga kost nya bareng dengan Sri kok, dan tidak jauh dari tempat aku kerja" ucap kakak memperjelas kepada mamak.
" jika kamu sudah yakin, mamak tidak akan melarang kamu, cuman mamak khawatir saja" ucap mamak yang ragu ragu melepaskan anak perempuannya baru pertama kali jauh dari dia.
" tak usah khawatir dengan kakak, kakak sudah besar, sudah bisa kok menjaga diri. ucap kakak dengan menyakinkan mamak.
" bapak mana Mak dari tadi aku tidak melihatnya"
" bapak mu ke sawah sebentar . ucap mamak yang sudah siap merapikan barang barang kakak.
" kok belum pulang" ucap kakak yang sudah siap siap untuk berangkat. karena jam sudah menunjukkan pukul 09.30 wib.
" kok baru pulang pak".mamak yang melihat bapak baru datang.
iya, tapi kakak belum berangkat kan" tanya bapak dengan was was.
__ADS_1
" belum, sebentar lagi" ucap mamak.
" syukurlah bapak tidak telat" ucap bapak dengan perasaan lega.
tin ...
tin...
tin ... suara mobil ....yang di halaman rumah.
kakak mobilnya sudah datang "teriak mamak kepada kakak yang berada masih di kamar .
" iya, Mak" ucap kakak yang keluar dari kamarnya menghampiri mamak dan bapak yang sudah berada di teras .
" kak,
ingat ya, jaga pergaulan kamu.
harta yang paling berharga bagi kami adalah anak anak kami yang kami sayangi dari lahir sampai sekarang. dan hari ini kakak memutuskan untuk menjadi perempuan lebih mandiri, kami sebagai orang tua hanya bisa berharap semoga tuhan selalu menyertai kakak dan menjaga kakak di siang dan malam kakak.
bekerja dengan baik, dan jaga diri kakak.
maafkan kami orangtuamu, karena kami tidak bisa memberikan seperti teman teman kakak, kami hanya bisa mendoakan kakak bisa menjadi anak yang sukses" tutur mamak terhadap kakak dengan memeluk kakak.
" iya Mak, kakak akan selalu ingat nasehat mamak dan bapak" dengan mencium punggung tangan mamak dan bapak. kakak melangkahkan kakinya untuk pergi , dengan melambaikan tangannya terhadap mamak dan bapak.
" kamu sudah siap berangkat Lin" ucap Sri yang berada di mobil.
" udah dong Sri" ucap kakak dengan semangat.
" karena hari ini adalah hari yang berkesan buat kalian, mama dan papa sengaja menghantar kalian" ucap mama nya Sri berada di mobil juga dengan memberi semangat..
Ting...
Ting...
Ting....
suara bel bunyi , baik anak anak, kalian boleh istirahat " ucap pak guru dengan mengakhiri pelajaran.
" mawar kantin yok" ucap Desi
kami pun bergegas menuju kantin, tiba tiba saja Lita sudah ada berada di depan pintu kelas.
" Lita ? " ngapain kamu disini.
" nungguin kamulah" ucap Lita sambil mata mencari cari sesuatu.
" kamu cari apa sih" ucapku atas sikap Lita yang aneh menurutku
" nggak" ucapnya dengan melirik ke Desi.
" kenalin Des, dia sahabatku dari kecil sampai sekarang " ucap ku memperkenalkan Lita .
" Desi"...
" Lita... mereka saling jabat tangan.
kantin yok..!!! ucap Lita
yok, ini juga rencananya mau ke kantin " ucapku . kami langsung tertuju ke kantin dam mengambil tempat kosong untuk kami tempati.
kalian mau pesan apa..! ucap Lita yang sedang mencari menu
aku bakso saja" ucap ku
" aku mie ayam saja" ucap Desi.
" oh, jika begitu aku pesan saja. " ucap Lita dengan menghentikan pencariannya.
" ibu , ibu kantin..???
iya, neng !! i
bu kantin bergegas menuju ke arah kami
__ADS_1
"mau pesan apa neng" tanya Bu kantin.
" mau pesan bakso 2, dan satu lagi mie ayam" ucap Lita kepada Bu kantin.
kalian minumannya apa ? Lita bertanya terhadap kami.
"terserah" ucapku
" sama" ucap Desi juga.
" minuman seperti biasa ya Bu 3. jangan pake lama. ucap Lita kepada ibu kantin.
" siap neng" ibu kantin langsung bergegas pergi.
" kok tidak ada" ucap Lita seperti mencari sesuatu.
" kamu mencari siapa ta" tanya ku kepada Lita.
" kakak itu" ucap Lita yang pandangannya entah kemana.
" Kak Adnan" ucapku langsung menyebut namanya.
" pintar kamu war" dengan tersenyum senyum
" buat apa" aku yang masih heran
" biar semangat" ucap nya dengan tersenyum malu malu karena ia sudah melihat Adnan berada meja di tidak terlalu jauh dari jangkauan kami.
"tu orangnya" ucap Lita sambil mengarahkan mata nya ke Adnan karena aku tidak melihat kedatangan Adnan .
Lita pun hanya fokus ke pandangannya ke Adnan sedangkan Adnan yang sedang asyik bercengkrama dengan teman temannya.
" silahkan neng" ucap Bu kantin meletakkan baksonya di atas meja.
" terima kasih Bu"ucapku kepada Bu kantin
" makan dulu baksonya ta" aku melihat Lita yang masih memandang Adnan.
" aku belum puas war untuk memandangnya " Lita yang masih fokus memandang Adnan.
" keburu dingin bakso nya ta"
" iya , iya bawel" ucap Lita dengan memakan baksonya.
" kamu tau tidak war".lita yang mukanya berubah seketika karena kesal.
" apa."......
aku yang sedang lahap menikmati bakso.
" gurunya nyeselin" Lita yang semakin kesal.
"dasar guru Mak lampir... , kamu tau kan mawar, guru kita matematika sewaktu masih SMP, sama nyebelin nya ??? ucap lita dengan mengacak acak baksonya.
" yang sabar" aku mengelus pundaknya.
" tapi tidak apa apa, yang penting energiku sudah pulih kembali. "dengan raut wajah sudah berubah ceria.
"kok bisa secepat itu energi kamu pulih" aku heran dengan melihat Lita yang sudah berubah lagi dengan senyum senyum
" karena aku sudah melihat kak Adnan" ucap Lita memandang kembali Adnan.
ya ampun Lita, memang kamu ya......!!
sejak kapan sahabat aku ini jadi tidak waras "
ucapku dengan menggelengkan kepalaku semakin heran melihat sikap Lita.
aku dan Desi pun selesai makannya, kami bergegas untuk pergi.
kalian sudah selesai makannya " tanya Lita yang sudah melihat kami berdiri hendak pergi meninggalkannya
" sudah Lita ku sayang" ucap ku
" jadi kalian meninggalkan aku sendiri disini" tanya Lita lagi.
__ADS_1
" iya, habis kamu makannya lama, bukannya makan malah lihatin kak Adnan"jadi kami duluan ya!! kata ku dan kami bergegas menuju ke kelas.
" ya , tunggu war.!!! Lita sudahi makannya dan mengejar kami yang sudah pergi meninggalkan nya.