" Aku Bukan Anak Kesayangan"

" Aku Bukan Anak Kesayangan"
bab 22 khawatir


__ADS_3

" pak , kabar anak anak gimana ya??? tanya mamak terhadap bapak,


," mamak rindu dengan mereka" ucap bapak dengan mengecilkan suara tv, karena mereka sedang nonton tv. bapak langsung mengambil hp dari saku celananya.


Tut...


Tut....,


Tut.....


tidak di angkat Mak !! ucap bapak dengan mengulang manggil.


Tut....


Tut......


Tut.....


tidak di angkat juga.. ??? ucap bapak yang berusaha menelpon


" bapak nelpon siapa ?? tanya mamak.


" kakak" ucap bapak


" tumben kakak tidak mengangkat telponnya ucap mamak dengan agak was was, karena tidak seperti biasanya.


" mungkin kakak lagi sibuk" ucap bapak


" tapi ini sudah pukul 19.00 wib ! pak, bukan kakak sudah pulang!! ucap mamak.


" iya juga, tapi mungkin dia sedang lembur" ucap bapak dengan menelpon lagi.


Tut...


Tut...


Tut...


halo.....!!! suara dari seberang sana.


halo dek !!! apa kabar kamu.. ? tanya bapak kepada mawar.


baik pak, kalian bagaimana sehat kah " tanya mawar .


" sehat, bapak dan mamak baik baik saja !!


mamak mau ngomong " ucap bapak dan memberikan hp kepada mamak.


" halo dek, kamu baik baik saja kan ? tanya mamak kepada mawar


" baik kok Mak !! ucap mawar


" gimana sekolah " tidak ada masalahkan.??


" tidak ada kok, semua nya baik baik saja.


Oya, Mak maaf adek jarang pulang akhir akhir ini, karena sebentar lagi aku ujian, dan di tempat kerja banyak pesanan, jadi adek jarang nelpon kalian. ucap mawar dari seberang sana.


" tidak apa apa yang penting kamu sehat . belajar yang serius dan kerja yang baik. Oya dek, kamu ada di telpon oleh kakakmu, karena akhir akhir ini, kakakmu jarang nelpon. barusan bapak kamu nelpon tidak di angkat. ucap mamak dengan perasaan gelisah.


" iya, Mak tapi barusan aku juga nelpon kakak tidak di angkat juga . besok , aku coba ke kostnya kakak" ucap mawar untuk menenangkan mamak.


" ok, jika begitu kamu kasih kabar ya, jika sudah ada kabar dari kakakmu!! ucap mamak dengan agak lega.

__ADS_1


iya, Mak nanti aku kabarin mamak, jadi mamak tidak usah khawatir tentang kakak, kakak pasti baik baik saja. ucap mawar dengan mengakhiri telpon.


tumben tumben Kakak tidak angkat telpon !!! batin mawar.


kamu kenapa war, kok melamun tanya Lita yang berada di sampingnya sedang Main kan hpnya.


" ah, ... o... tidak apa apa kok ta" ucap mawar yang tersentak dari lamunannya.


kamar yok" tugas aku lagi banyak" ucap Lita dengan langsung bergegas ke kamar, sedangkan aku masih di posisi lamunan ku yang berada di ruang tengah bersama rekan rekan kerja lain yang sedang nonton.


tak lama kemudian aku menyusul Lita masuk ke kamar.


ta, kamu simpan nomor Kak Sri gak ? " tanya mawar .


" aku tidak menyimpan nomor nya" ucap Lita yang sedang sibuk mengerjakan tugas tugasnya


kok, Nanya nomor Kak Sri, buat apa ?? tanya Lita.


" iya, aku dari kemarin kemarin nelpon kakak, tapi tidak di angkat !! ucap mawar dengan menghempaskan tubuh ke Tempat tidurnya.


" oh, gitu... ucap Lita dengan melanjutkan kesibukannya.


" mawar, kamu tidak belajar kah?? tanya Lita ,karena mawar sudah menutupi badannya dengan selimut.


" lagi libur belajarnya" aku merasa ngantuk banget, duluan ya ...ucap mawar semakin menutupi badannya.


" oh, begitu... ok. ucap Lita dengan asyik melanjutkan kesibukannya.


" di pagi yang cerah , kita harus menyambut dengan penuh ceria" apalagi di sambut dengan senyuman kak Adnan" ucap Lita yang berdandan di depan cermin dan tersenyum senyum. setelah selesai berdandan Lita membereskan semua peralatannya untuk ke sekolah.


mawar, buruan" ucap Lita kepada mawar yang masih berada di kamar mandi.


" iya, " jawab mawar dengan membuka pintu kamar mandi.


" buru buru amat, mau kemana sih" ucap mawar melihat Lita yang sudah rapi.


" iya, ke sekolah lah , masa ke kafe !! ucap Lita merapikan penampilannya.


" tidak seperti biasa" ucap mawar membereskan peralatannya untuk ke sekolah.


" kan mau ke temu kak Adnan " ucap Lita dengan penuh semangat.


" dasar punya teman bucin minta ampun" ucap mawar.


pokoknya ayu buruan ah" ucap Lita melangkahkan kakinya ke luar.


" tunggu ta" ucap mawar dengan mengambil tas nya dan berlari mengejar Lita.


dalam perjalan ke sekolah, Lita yang penuh semangat sedangkan mawar yang masih ke pikiran dengan kakaknya.


"pagi nona nona cantik " ucap pak satpam .


* pagi pak " ucap Lita membalas sapaan pak satpam.


" ceria banget hari non !!! ucap bapak kepada Lita.


" iya dong pak, hati itu harus selalu gembira. " apalagi harus ke temu dengan kak Adnan ucap Lita " dengan tersenyum senyum


" oh, gitu non ya" ucap pak satpam


" iyalah, maka bapak jangan jomblo terus , cari pacar dong " ucap Lita kepada pak satpam


" gimana ya non, tidak ada yang mau sama bapak" ucap pak satpam dengan merendahkan diri.

__ADS_1


" makanya, bapak cari dong" biar ada setiap hari menyemangati bapak " ucap Lita dengan menggoda pak satpam


" mawar yang hanya diam senyum senyum saja , melihat tingkah Lita dengan pak satpam.


udah ngobrolnya" masuk yuk " ucap mawar kepada Lita dan menarik tangan Lita.


iya, iya., ucap Lita mengikutkan mawar.


hai Des... tumben cepat datangnya ucap mawar kepada Desi yang sudah berada di kelas.


hai, war.. !! mana lita, tumben tidak ikut tanya Desi karena biasa nya Lita ke kelas mereka dulu, baru ke kelasnya.


" katanya ada urusan " ucap mawar meletakkan tas dia atas meja dan duduk di sebelah Desi.


sepertinya ,kamu lagi bahagia banget" ucap mawar yang melihat wajah Desi berseri seri.


iya, mawar aku hari ini, sangat bahagia sekali.


ucap Desi


oh yah, jika boleh tau kamu bahagia nya karena apa sih" tanya mawar yang penasaran.


" nyokap dan bokap aku tidak jadi cerai war" ucap Desi ..


" Oya, aku turut bahagia jika seperti itu Des." ucap mawar dengan ikut merasakan kebahagian Desi.


jadi hari aku mau mentraktir kalian " gimana kalian mau?? tanya Desi.


" siapa sih tidak mau jika di traktir " ucap mawar dengan tidak menolak tawaran Desi.


" ok, ntar jam istirahat aku traktir kalian" ucap Desi yang masih merasa bahagia .


Desi anak tunggal di keluarganya. cuman kedua orang tua sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing. bahkan sangking sibuknya dengan pekerjaan mereka , mereka tidak ada waktu untuk Desi .


dan terakhir Desi cerita ,jika ke dua orangtuanya bertengkar dan berencana akan cerai.


Tut...


Tut...


Tut...


yah, tidak di angkat juga batin mawar.


kamu kenapa sih" tanya Lita kepada mawar yang sibuk mondar mandir..


" masih belum di angkat ta" ucap mawar dengan gelisah.


" mungkin sibuk kali war" ucap mawar membereskan buku pelajarannya ke tas.


" kamu mau kemana tanya mawar melihat jam pukul 18.00 wib.


" aku les bahasa Inggris hari ini dengan miss Renata" ucap Lita .. dengan bersiap siap .


* oh, gitu.. ucap mawar dengan mengambil tas kecilnya.


" kamu mau kemana tanya Lita.


" aku mau ke kos kakak!! ucap mawar.


oh, gitu . sorry aku tidak bisa temani kamu pergi" ucap Lita


" tidak apa apa. oh ya, tadi aku udah minta ijin ke Tante Sarah, tapi tolong di bilangin lagi ya, takut nya Tante Sarah lupa, jika aku nginap di kos kakak." ucap mawar dengan buru buru pergi.

__ADS_1


iya, hati hati kamu" ucap Lita dengan melambaikan tangannya.


__ADS_2