
"sangat melelahkan" batin Sri dengan membuka pintu, karena beberapa hari ini dia pulang kampung dan kembali lagi ke kosannya.
dengan membawa barang yang cukup banyak.
Herlina dimana, jam segini kok tidak ada di kosan seharusnya dia sudah pulang. batin Sri, karena dia tidak mendapati Herlina di kosan sedangkan Kan jam sudah menunjukan pukul 17.15 waktu jam pulang Herlina.
tak beberapa lama Herlina muncul. hai Sri kamu sudah balik, ucap Herlina menyapa Sri.
iya ucap Sri yang sedang sibuk membereskan barang barang yang dia bawa dari kampung.
udah lama sampainya tanya Herlina.
baru saja aku sampai ucap Sri dengan melihat Herlina dengan berpenampilan menarik.
kamu dari mana Lin tanya Sri . aku dari luar, lagi main dengan rekan kerja ucap Herlina.
O gitu ucap Sri dengan melanjutkan kesibukannya.
Lin, kenapa nomor kamu susah sekali di telpon tanya Sri yang melihat Herlina sedang rebahan dengan memainkan hpnya.
maaf Sri , aku ganti nomor tapi aku lupa konfirmasi kalian ucap Herlina dengan tersenyum tidak enak hati melihat Sri seperti khawatir.
lain kali jangan seperti itu lagi, kasian orang tua kamu, selama aku di kampung mereka terus tanyain kabar kamu. aku tidak enak hati ke mereka, karena aku tidak tau kabar kamu disini bagaimana ucap Sri dengan melampiaskan kecewanya terhadap Herlina.
iya, iya, aku minta maaf, lain kali aku tidak akan seperti itu lagi. ucap Herlina dengan mendekati Sri dan memeluknya.
jangan ulang lagi ucap Sri dengan membalas pelukan Herlina.
kamu merapikan apa sih, sini biar aku bantuin ucap herlina dengan merapikan barang barang yang di bawa Sri dari kampung.
aduh, lelah banget hari ini ucap Lita dengan menggerak gerakan badannya. karena beberapa hari ini, di gudang sangat banyak kerjaan, karena usaha Tante Sarah semakin lancar, dan pesanan pun semakin banyak. mawar, kamu tidak capek apa ucap Lita dengan wajah yang penuh dengan keringat.
iya capek lah ucap mawar dengan santai mengerjakan pekerjaannya.
kata kamu capek, tapi kok kamu menikmatinya ucap Lita dengan sandarkan tubuhnya ke dinding. iya, nama pekerjaan harus di nikmati, biar rasa lelah tidak terasa ucap mawar dengan memberi minuman ke Lita.
terima kasih ucap Lita dengan menerima minuman tersebut.
bagaimana kalian sudah lelah ucap Tante Sarah tiba tiba saja sudah ada di depan mereka.
Tante... tidak begitu melelahkan Tante ucap Lita dengan tersenyum.
kalau lelah istrahat sebentar ucap Tante Sarah dengan ramah dan membuka buka kertas ada ada di tangannya.
oya, Tante ada tugas buat kalian ucap tante Sarah dengan memandang ke arah mereka.
__ADS_1
tugas apa ya Tante ucap mawar
setelah nanti selesai pekerjaan kalian, Tante minta tolong ke kalian untuk mengantar. pesanan ini ucap Tante Sarah dengan memberi sebuah kertas dan mawar pun menerimanya.
di situ sudah tertera pesanan berapa pesenam nya, buat siapa dan alamatnya. ucap Tante Sarah dengan tegas.
siap Tante ucap mawar dan Lita dengan kompak. ok, kalau begitu. semoga kalian mengerjakannya dengan baik ucap Tante Sarah dan pergi kembali ke ruang kerjanya.
iyahh, aku kira sudah bisa istirahat ucap lita dengan melemaskan badannya.
jangan seperti itu, harus semangat dong. bukan ini kesempatan kita. ucap mawar dengan semangat.
kesempatan apa ucap Lita yang tidak mengerti ucapan mawar.
jika Tante Sarah menyuruh kita, bararti Tante Sarah percaya kepada kita. dengan ini mana tau pekerjaan kita akan di beri lebih menantang lagi ucap mawar .
aku tidak mengerti apa maksud kamu mawar tanya Lita yang belum juga mengerti .
maksud aku, jika kita bisa memberi yang terbaik , mana tau besok besok Tante Sarah tidak lagi menetapkan kita di gudang ucap mawar. Lita pun berpikir sejenak dan mencerna dari perkataan mawar.
iya , kamu benar war, berarti kita harus memberi yang terbaik dong ucap Lita dengan semangat.
iya betul sekali ucap mawar dengan semakin semangat...
setelah pekerjaan mereka sudah selesai, mereka pun akan berangkat untuk mengantar barang pesanan.
sudah aman neng, tinggal berangkat dan ucap pak Dadang sudah menunggu dalam mobil.
gimana war, pesanan aman tanya lita.
semua sudah beres ta ucap mawar.
ok, berarti kita sudah bisa jalan pak Dadang ucap kita dengan semngat...
let's go ucap mawar dengan naik ke mobil dan mereka pun pergi untuk menghantar barang.
di dalam perjalan mereka seru seruan di dalam mobil dengan bernyanyi. .sekitar 45 menit perjalanan mereka telah tiba di sebuah toko yang begitu besar.
nah kita sudah sampai ucap pak Dadang. mereka turun dari mobil dan menurunkan semua barang barang pesanan.
lita yang melihat ke kertas untuk memastikan toko benar atau tidak.
gimna ta toko benar tidak ?? tanya mawar.
benar kok ini tokonya ucap kita dan Lita masuk ke dalam toko untuk konfirmasi barang pesanannya sudah tiba.
__ADS_1
setelah semua sudah selesai maka mereka bergegas untuk berangkat ...
hai.... kamu bukannya perempuan yang bersama firman di kafe waktu itu kan ucap seseorang tiba tiba menghentikan langkah mereka. mereka melihat ke arah suara yang memanggil mereka.
iya benar kamu, ngapain kamu disini ucapnya dengan sinis.
ayu... ucap mawar dengan tersenyum tipis tapi ayu membuang muka.
ngapain kamu disini, buat ketemuan lagi dengan firnan tanya semakin sinis.
OOO, gak kok yu, aku hanya menghantar pesanan ke toko ini ucap mawar.
pesanan ke toko ini, jadi kamu babu toh, pantesan penampilan kamu seperti gembel ucap ayu dengan sombong .
kamu siapa sih ucap lita yang tidak suka dengan sikap ayu.
aku anak pemilik toko ini ucap ayu semakin sombong.
OOO, anak pemilik toko ini, dari kalangan keluarga berpunya tapi etika kesopanan seperti tidak pernah di Didik ucap lita menyindir.
apa mkasud kamu ngomong seperti itu ucap ayu dengan emosi.
tidak ada maksud apa apa , cuma kasih tau kamu, biar berbicara itu lebih sopan, bisa menghargai orang lain.ucap lita sudah emosi.
hai.. aku tidak ada urusan dengan kamu ya, aku hanya urusan dengan dia, ucap ayu sudah emosi menunjuk ke arah mawar.
dan kamu aku peringatkan kamu, jangan pernah lagi kamu mendekati firnan. jika kamu dekatin lagi firnan, kamu bisa tau apa akibatnya ucap ayu untuk mengancam mawar.
hai perempuan sombong , asal kamu tau saja ya, teman aku ini, sudah lama kenal dengan firnan bahkan mereka berteman dari sejak kecil, dan asal kamu tau aku tidak percaya kalau kamu itu pacaran dengan firnan. karena aku tau bagaimana tipe tipe cewek yang di suka oleh sepupuku itu ucap lita dengan semakin emosi dan mendekatkan diri ke ayu.
. udah udah .. tidak usah diributin ucap mawar dengan menarik lita untuk pergi.
ayo pak Dadang kita berangkat ucap mawar kepada pak Dadang sudah menunggu di mobil.
aku kesal banget sama perempuan sombong itu ucap Lita yang masih saja kesal.
biarin aja, tidak usah di tanggapin, ucap mawar dengan menenangkan Lita.
emang dia itu siapa neng ucap pak Dadang.
hanya salah paham saja pak Dadang, di kira aku sengaja dekatin pacar ucap mawar
aduh, masih kecil aja, sudah pacar pacaran ucap pak Dadang dengan menggeleng geleng kepala.
dia sudah berani macam macam denganku batin ayu yang masih emosi dengan sikap kita terhadapnya.
__ADS_1
awas saja , jika berani dekatin firman lagi, aku buat dia perhitungan batin ayu dengan emosi dan dia pun masuk ke dalam toko .