
hari ini aku dan teman temanku sepulang sekolah memutuskan untuk main ke sungai tempat biasa kami bermain
Ting ....
Ting....
Ting....
jam telah menunjukan waktu pulang sekolah. karena kami semua sudah sepakat ketemuan di sungai, maka kami langsung menuju ke sungai. sesampai disana kami membuat kesibukan masing masing.
1 jam berlalu kami sudah bermain ,maka kami pun akhirnya memutuskan mengakhiri kesibukan kami, kamipun bergegas untuk berangkat...
ta, lihat sepatuku tidak??? kataku sambil mencari cari, Lita yang sedang memakaikan sepatunya.
bukan tadi barengan dengan sepatuku? kata Lita yang sedang sibuk memakaikan sepatunya.
iya,, tapi tidak ada?? kata ku yang udah mulai panik.
lita juga bantuin aku mencari carinya sepatu tersebut, tetap saja tidak ketemu.
dimana ya!! kata Lita sambil mencari.
anak anak lain sudah duluan pulang, sedangkan kami masih mencari sepatuku yang entah kemana.
beberapa menit kemudian..
kami mendengar suara cikikan ketawa, kami mencari arah suara tersebut
ternyata...
di balik batu besar ada seseorang .. , kamipun menghampiri orang tersebut..
firnan.... teriakku..
ngapain kalian disini aku teriakin karena ternyata di balik batu tersebut firnan dengan Jojo. mereka semakin ketawa ketika melihat kami.
kenapa ketawa, ada yang lucu , ucap ku kepada mereka.
malah semakin ketawa... apanya yang lucu kata Lita yang kesal lihat tingkah mereka.
firnan mengarahkan pandangan ke arah pohon yang ada di balik batu tersebut.
aku dan Lita melihat ke atas pohon tersebut ,ternyata yang kami cari cari dari tadi di atas telah tergantung.
firnan .... teriak ku lagi, kenapa sepatu ku diatas ...??
firnan pura pura seolah tidak tau apa apa , Jojo kenapa sepatu mawar bisa ngangkut di atas.. kata Lita terhadap Jojo.
Jojo mengarahkan pandangannya ke firnan.
apa ....??kata firnan seolah tidak mengerti.
" bukannya kamu yang nyakutin ke atas" kata Jojo
"tapi kamu yang ambil sepatunya "kata firnan lagi, tapi ide kamu kata Jojo lagi, saling melemparkan kesalahan.
"pokoknya aku tidak mau tau, turunin sepatu aku?."? dengan marah.
buruan firnan ambil kata Lita terhadap firnan.. kamu saja Jo yang ambil kata firnan terhadap Jojo. " aku gak bisa manjat nan" ucap Jojo.
"buruan firnan ambil sepatu aku". teriakan ku semakin kencang.
iya iya ... kata firnan
sambil memandang pohon tersebut, di panjat perlahan lahan, dan akhirnya sampai juga diatas.
nan...!! jengkol udah tua apa belum kata Jojo dari bawah.
ternyata pohon yang di panjat firnan adalah pohon jengkol sedang lagi berbuah.
firnan ambilkan satu buah jengkolnya dan di lemparkannya ke bawah. sesampai di bawah Jojo ambil dan membuka kulit jengkol tersebut.
" gimana Jo" kata firnan
" udah tua jengkol nan" kata Jojo dengan tersenyum senyum dan mengangkat alis ke atas. dengan sekita
mereka tertawa barengan, mungkin mereka sepemikiran , sedangkan aku dan Lita dalam kebingungan melihat ulah mereka.
nan sepatuku turunin ?? ucapku sambil teriakin firnan.
iya iya,, sebentar...., aku ambil dulu jengkolnya. di patahin nya setiap dahan untuk menjatuhkan jengkol tersebut ,kami yang di bawah sibuk kumpulin jengkol yang sudah terjatuh.
" nan udah banyak "kata Jojo
tiba tiba saja ada suara yang teriakin.. wowww maling... ???
kami mendengar suara tapi tidak menghiraukan , sekali lagi suara itu meneriaki kami lagi.
maling jengkol.... kami kaget saling memandang..
__ADS_1
maling ... dengan kompak kami mengucapkannya.
" nan sepatuku.. " yang belum juga di ambil sama firnan.
" ambil buruan "kataku kepada firnan
Jojo dan Lita sibuk memasukkan jengkolnya ke dalam tas.
firnan langsung turun ke bawah dengan membawa sepatu dan kami pun langsung lari terbirit_birit seperti di kejar setan.
tak lama kemudian ...
kami menoleh kebelakang ternyata kami tidak di kejar lagi. kami berhenti sejenak untuk menstabilkan tenaga .
kenapa bapak bapak yang tadi bilang kita maling ya ??? kata Jojo
emang jengkol ini punya bapak kamu?? kata firnan dengan ngos-ngosan.
bukan...!! kata Jojo.
" tuh kamu tau" kata Lita
jadi kita ini maling dong?? dengan muka penuh tanya.
bukan ??? kami kompak balas ucapan Jojo.
iya maling lah kata Lita dengan muka kesal.
kok kita bisa maling ya kata Jojo.
ini semua gara gara kalian berdua!! dengan kesal aku mengatakan kepada Jojo dan firnan.
kok gara gara kami?? kata firnan dengan muka tidak terima dengan tuduhanku.
iyalah , kalau kalian tadi tidak yanggkutin sepatu aku di ke pohon jengkol itu , kejadian gak akan seperti ini" kataku masih kesal dengan sikap mereka berdu.
"udah udah.. gak usah saling menyalahkan , toh kejadiannya sudah terjadi" kata Lita .
terus jengkol di apain kata Jojo.
" bukan kamu yang tadi suruh firnan untuk diambil, emang tadi kamu maunya buat apa? kata Lita.
hehehe.. iseng iseng doang???
" Jojo .... dasar kurang kerjaan " kata Lita lagi.
udah udah pulang kita aku udah capek kataku dengan lemas bagaikan nyawaku hilang di telan bumi.
enak aja kata firnan..
pokok kalian, gak mau tau jika sesuatu terjadi kalian yang harus bertanggung jawab. ucap Lita lagi.
enak aja kata Jojo ..
mereka saling menyalahkan .. sepanjang jalan.
sepanjang jalan yang kami lalui, adalah kebun, karena daerah perkampungan kami hasil mata pencariannya adalah kebun
seperti :karet, nanas, sawit, jeruk, jagung ,
kamu belum pulang Lin, kata Sri yang menghampiri Herlina di kantin.
kamu kenapa??? hai jawab dong kata Sri lagi . tapi Herlina tidak menjawab dia hanya memberi senyuman tipis.
coba kamu cerita ke aku mana tau aku bisa bantu!!! , Sri menawarkan diri untuk berbagi. tapi Herlina tetap saja , tidak mau bicara.
ok kalau tidak mau cerita tidak apa apa ?? kata Sri dengan menarik napas.
kamu mau pulang bareng denganku.. atau....??
"kamu pulang duluan aja Sri, aku mau masih disini" kata Herlina.
" ok , jika kamu ingin masih disini"
aku duluan ya. kata Sri beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan Herlina.
ini neng pesanannya , ucap Bu kantin dengan senyum.
terima kasih Bu balas Herlina.
"Eneng kenapa ??? seperti nya sedih sekali" kata Bu kantin dengan tersenyum
tidak apa apa kok bu?? kata Herlina dengan memberi senyuman tipis.
jika memang tidak apa apa, ibu ke belakang ya ??
Herlina hanya memberi senyuman tipis kepada ibu kantin..
dari di antar Bu kantin Lina belum juga makan mienya,
__ADS_1
Herlina hanya mainin mie yang di pesan nya.
"mie di makan bukan di mainin" Herlina kaget dari lamunannya..
ternyata seseorang sudah ada duduk di depannya.
kamu kenapa Lin?? dari tadi aku perhatikan kamu. melamun saja?
terima kasih Bu?? katanya lagi. karena pesanannya sudah datang.
bukan urusanmu jawab Lina dengan dongkol terhadap orang ada di depannya.
dia hanya senyum saja, dan melanjutkan makannya.
Bu teh botol ya!! kata seseorang itu terhadap Bu kantin.
kamu ngapain sih disini, masih banyak bangku yang kosong kenapa harus disini!! dengan kesal terhadap keberadaan seseorang yang sok akrab menurut bagi Lina.
" emang tidak boleh"
" ini bangku siapa saja bisa duduk disini termaksud aku " dengan pede.
"hai anta?? tidak usah sok akrab denganku!! semakin kesal dengan sikap anta.
bukan kita satu kelas??? berarti kita dekat bukan?? dengan sikap masih pede.
Bu berapa???
biasa neng!! Herlina ambil tasnya yang terletak di atas meja, dan menuju ke kasir untuk membayar pesanannya .
hai kamu mau kemana??? kata anta
bukan urusanmu??? jawab Herlina
aku antar ya?? berlari ke kantin bayar pesanannya dan langsung mengejar Herlina.
ngapain kamu ikutin aku???
aku antar ya???
tidak mau anta???
sekali ini aja Lin ya ya???
boleh saja, tapi sampai di rumah aku kamu mau di gantung sama bapak aku!!!? ! mau... ,???
kejam amat.. gak mungkin lah di gantung , masa orang ganteng seperti aku di gantung. cocoknya tu di jadiin jadi menantu!!! dengan pede .
ahhh menantu...??? Herlina tertawa
pede amat kamu ngomong??
iya iyalah siapa sih yang tidak mau menantu seperti aku dengan membenarkan kerah bajunya.
sok sok ngomong jadi menantu,, uang jajan aja masih minta ke orang tua..
bukan sekarang maksud aku,
tapi nanti
, kalau udah selesai sekolah , kuliah terus kerja aku akan melamar kamu, dengan senyum pede sambil menaikkan alis ke atas.
hai anta... tidak usah kepedean kamu!!
mana ada orang cewe yang mau sama kamu Manusia yang paling ngeselin si dunia.
apalagi aku jangan harap!!
jangan dekat dekat menjauh dari aku., aku mau pulang !!
aku antar ya... ya .
tidak anta... jangan ikutin aku lagi.
tapi Lin???....
arah rumah kita berbeda... jadi kamu mendingan pulang... sana pulang.. teriak Herlina.
kalau kamu terus ikutin aku , aku lempar ni dengan mengambil batu dan mengarahkannya ke anta.
ya ampun Lin kejam dirimu terhadapku..
ok ok aku tidak akan mengikutimu lagi., dan pergi meninggalkan Herlina.
dasar manusia alian!! gumam Herlina dalam hati. andai saja... ucap herlina
tiba tiba ia mengingatkan dalam lamunan seseorang ..
jadi kangen aku dengan Abang!!
__ADS_1
gimana ya kabarnya sekarang, udah lama tidak kasih kabar . andai kalau Abang ada di sini. pasti ada tempat aku curhat , tapi sayang malah dia pergi. hem dengan menarik napas tinggi .