" Aku Bukan Anak Kesayangan"

" Aku Bukan Anak Kesayangan"
bab 18. sekolah baru dan pekerjaan baru.


__ADS_3

"mawar, udah cocok tidak..!!! lita yang memakaikan seragamnya, yaitu seragam putih abu abu.


" udah apa belum ya" aku yang sibuk juga dengan seragamku.


" serius mawar" dengan penasaran atas pendapat ku.


" jika aku gimana" dengan mengarahkan baju yang aku pakai ke arah dia.


" gimana ya". ucap Lita yang tidak memberi komentar sama sekali.


" aku merasa belum pantas pakai seragam ini".


" masih kelihatan culun " aku mengarahkan tubuhku ke cermin.


" iya mawar , aku juga merasa seperti itu" dengan melihat dirinya juga di depan cermin.


kami saling bertatapan dan melihat lagi kembali diri kami masing masing ke arah cermin dan kami saling bertatapan lagi , kami tertawa barengan karena kami satu pemikiran yaitu kami merasa diri kami masih lucu dengan memakai seragam putih abu abu.


aku melihat jam yang ada tanganku , jam sudah menunjukan pukul 06:45 wib , waktu kami tidak banyak lagi , karena kakak senior menyuruh siswa baru, datang pukul 07:15 wib.walupun sebenarnya jam masuk pukul 08:00. wib


"ta buruan" aku yang sibuk merapikan peralatan sekolah yang aku akan bawa.


"iya bawel " ucap nya dan membereskan peralatan yang dia akan bawa juga.


" sudah kah dirimu siap mawar" dengan bergaya seperti terbiasa dengan gaya anak SMA


" kok aku nervous ya " aku yang tidak percaya diri , sedangkan Lita sangat percaya diri dan semangat .


" udah, tidak usah nervous gitu" percaya deh dan yakin pasti semuanya baik baik saja " ucap Lita dengan menarik tanganku untuk pergi ke sekolah.


sekolah kami tidak jauh dari tempat kami kost, jadi kami hanya butuh waktu 15 menit berjalan kaki untuk sampai pada tujuan.


" aduh, ganteng ganteng banget" ucap Lita dengan bola mata nya bolak balik melihat orang orang pada masuk ke sekolah, sedangkan kami yang masih berada di depan gerbang.


" ganteng ya neng.??? kata pak satpam yang mendengar perkataan Lita barusan, dan ia juga melihat Lita yang tadi asyik melihat cowok cowok yang menurut dia ganteng.


" eh bapak" Lita yang merasa malu dengan perkataan pak satpam tersebut.


" SMP dari mana neng" kata pak satpam yang melihat seragam kami yang masih polos.


" SMP N 1 GM pak " ucap Lita dengan sopan


" oh" semoga betah ya disini "


kata pak satpam dengan memberi semangat.


" oh, pasti pak, habis cowok cowoknya pada ganteng semua " Lita yang semakin semangat ...


" Oya, pasti ganteng semua..neng!!!


" apalagi saya neng" ucap pak satpam


dengan mengatakan penuh percaya diri.


" kecuali bapak" ucap Lita dengan kesal


ayo, war" dengan menarik tanganku dan membuat langkah seribu bayangan.


" dasar satpam genit " Lita yang masih kesal atas sikap satpam tersebut.


hari ini adalah hari pertama kami masuk sekolah di SMA WR Supratman , jadi kami masih dalam pemantauan kakak kelas kami.


yaitu masa orientasi siswa yang sering disebut MOS .

__ADS_1


berbagai kegiatan kami lakukan,


mulai dari perkenalan lingkungan sekolah, memperkenalkan aturan dan tata tertib sekolah, memperkenalkan keorganisasian di sekolah , dan melakukan permainan yang di buat kakak kelas buat kami siswa baru.


semua kegiatannya yang kami lakukan hanya berbentuk positif saja dan tidak ada buli yang di lakukan kakak kelas terhadap kakak kami.


mamak yang masih khawatir dengan kondisi kakak yang dari kemarin belum keluar dari kamarnya.


mamak melihat pintu kamar nya yang agak terbuka dan mamak mendorong pintu tersebut


kak..??? lagi apa .!!! mamak yang mendekati kakak yang masih berbaring di tempat tidurnya.


kakak tidak menjawab mamak , malah membalikan badannya untuk menghindari dari mamak.


" makan dulu kak??


dari kemarin kakak belum makan lah..!! kata mamak dengan membujuk kakak karena beberapa hari ini kakak tidak ada keluar dari kamarnya.


" belum lapar "


kakak yang menolak penawaran mamak.


" nanti kamu sakit kak.??? mamak yang masih khawatir dengan kakak karena dari kemarin mamak belum melihat kakak makan sama sekali.


" apa peduli mamak " ucap nya dengan masih marah atas kejadian kemarin.


" kakak masih marah atas kejadian kemarin.!!!


mamak bisa jelaskan kak..!! dengan berharap kakak memberi kesempatan untuk menjelaskan semua.


" tidak perlu lagi di jelaskan, toh dia sudah di sekolah kan sana ,buat apa lagi" kata kakak yang masih kecewa.


" jika mamak tidak menjelaskan ke kakak, nanti kakak salah paham terus...???


mamak tidak ada niat untuk membedakan kamu dengan adik kamu, apalagi mengenai sekolah.


adek kamu, tidak ada minta sedikit uang ke mamak atau bapak, semuanya itu pake uang dia sendiri.


terus kata adek kamu, dia di tawarin oleh Tante Sarah, Tantenya Lita sebuah pekerjaan, dan upahnya cukup untuk pembayaran uang sekolah dia dan kesehariannya.maka mamak dan bapak menyetujui atas permintaan adek kamu. ucap mamak dengan panjang lebar untuk


menjelaskan terhadap kakak atas kecemburuan nya terhadap adek nya sendiri.


kakak hanya terdiam dengan penjelasan mamak.


jika kakak, tidak percaya , kakak boleh tanya sama orang tuanya Lita , karena orang tuanya Lita yang memberi saran tersebut ke pada adek kamu.


" mamak harap kakak bisa mengerti ..? p


ucap mamak dengan perasaan lega , karena mamak sudah menjelaskan semua kesalahpahaman tersebut.


"mamak tunggu kamu di meja makan, biar kita makan sama sama, " ucap mamak meninggalkan kakak sendiri di kamar dengan masih belum percaya atas penjelasan mamak tentang sekolah adek nya


" oh seragam, rasanya ingin tidak melepaskan engkau , dari tubuh ini..!!!


Lita yang masih keberatan membuka seragam nya dan masih ingin memakai seeragam sekolah nya


" ya ampun ta"


" buruan buka seragamnya."


" Tante Sarah sudah nungguin kita .!!! dengan membuka kancing baju nya.


" jangan mawar..!!!

__ADS_1


" aku masih ingin memakainya , aku belum puas,.!!! dengan menghentikan tanganku yang membuka kancing bajunya.


" masalahnya ta, Tante Sarah sudah nunggu kita... masa belum bekerja sudah di pecat duluan...??? aku menjelaskan terhadap Lita.


" ok, ok..!!


" aku bisa buka sendiri " dengan membuka baju seragamnya dan Menganti dengan memakai baju kaos oblong dan celana pendek.


" buruan ta" aku yang sudah nunggu di luar ...


" iya, bawel" ucapnya yang masih sibuk dengan merapikan diri.


" di sana gak ada cowok ganteng lita"


"adanya cuman emak emak" ucapku tidak sabar lagi menunggunya


" iya iya".


" jangan lupa kunci" ucap lagi."


" iya bawel " sambil mengunci pintu kamar rapat


mess yang kami tepati masih satu lingkungan dengan rumahnya Tante Sarah. jadi kami hanya butuh waktu beberapa menit saja.


" permisi Tante" ucap Lita terhadap Tante Sarah yang sedang sibuk dengan pesanan yang baru saja ia terima.


" hai lita , kalian sudah datang " dengan ucap Tante Sarah yang sangat lembut.


" iya Tante"


" ok, karena kalian karyawan baru, jadi Tante memberi tugas ke kalian yang mudah kalian mengerti.


dengan mengajak kami ke arah bagian gudang.


" tugas kalian , kalian kupas semua singkong ini, dan setelah sudah selesai kalian kupas , kalian cuci bersih. ucap Tante Sarah dengan menjelaskan terhadap kami.


" baik Tante"


" kami akan kerjakan " ucap Lita dan mengajak aku agar kami langsung mengerjakannya.


" ok, jika begitu. Tante tinggal ya


Tante Sarah pergi meninggalkan kami dan melanjutkan lagi dengan pesanan yang sudah di terima .


Lita sebenarnya, tidak bekerja juga tidak apa apa, orangtuanya masih sanggup untuk membayar uang sekolahnya.


mungkin dia kurang enak hati denganku. maka dia juga mengambil pekerjaan ini, kata nya biar mandiri. mungkin itu kata kata agar tidak membuat aku tersinggung.


lagian dia juga yang menawarkan pekerjaan ini terhadapku, agar aku bisa melanjutkan sekolah ku. jika aku ditanya , sekolah di mana saja bagiku tidak ada masalah. tapi karena Lita tau, aku ingin sekali menjadi seorang dokter, maka ia memberi penawaran untukku.


Lita memang teman yang selalu membantuku di setiap ada kesulitanku. dia memang sebenarnya pintar cuman dia tidak pernah menunjukkan kepintarannya.


dia selalu punya ide ide yang cemerlang setiap ada kesulitan ku.


karena hari ini adalah hari pertama kami bekerja, kami akan memberikan yang paling terbaik buat Tante Sarah, supaya Tante Sarah tidak akan kecewa terhadap kami.


" gimana ta, apakah kamu merasa lelah "


aku melihat Lita dari tadi , seperti merasa kelelahan, karena dia memang tidak terbiasa dengan sebuah pekerjaan. lain denganku memang sehari hari sudah biasa .


" namanya bekerja war, pasti lelah lah"


Lita malah semakin menunjukan semangat nya untuk bekerja.

__ADS_1


" aku takut kamu akan kelelahan " kamu tidak biasa dengan pekerjaan seperti ini " ucapku kepada Lita karena aku tau Lita anak cukup manja di buat ke dua orang tuanya.


" tenang saja mawar, kamu bisa kenapa aku tidak bisa "?? dengan tersenyum dan menyakinkan ku bahwa dia bisa melakukannya.


__ADS_2