" Aku Bukan Anak Kesayangan"

" Aku Bukan Anak Kesayangan"
bab 8 aku benci denganmu.


__ADS_3

" kakak baru pulang"


kakak darimana ???


bukan urusanmu... ucap kakakku tanpa menolehkan aku sama sekali.


langsung tertuju ke kamarnya dengan menutup pintu dengan keras.


" kakak kenapa?? marah marah Mulu kerjaannya" gumam ku dalam hati, aku melanjutkan lagi balajar. karena banyak tugas yang harus aku selesaikan. karena sebentar lagi aku akan ujian kenaikan kelas.


jam sudah menunjukan 21 wib, aku sudahi belajar dan ingin tidur.


tiba tiba saja aku mendengar suara tangisan.. aku mendekatkan telingaku ke arah pintu kamar kakak. ternyata kakak yang sedang menangis.


" kak??


kakak kenapa ???


aku dengar kakak lagi nangis??


kakak tidak apa apa kan? tanya ku lagi


tapi kakakku tidak menjawab ku sama sekali.


kakak???? teriak lagi ,. tapi tetap saja tidak jawaban, karena aku takut kenapa Napa akhirnya ku beranikan diriku untuk mendorong pintunya.


ternyata pintunya tidak di kunci,


kakak kenapa?? kakakku yang sedang berada di pojokan kamarnya.


kakak kok nangis ??? sambil aku mendekatinya .


tidak usah peduli denganku !!! sambil mendorongku .


aku pun


terjatuh dan kembali lagi mendekatinya


kakak kenapa???


tidak usah peduli denganku??? mendorong lebih keras sehingga aku terjatuh lagi.


tinggalkan aku??? dengan membentak ku


aku masih saja tetap pada posisiku.


tinggalkan aku??? dengan suara semakin membentak ku.


gimana aku bisa tinggalin kakak dengan kondisi seperti ini??


aku menjawab bentakan kakakku.


kamu pasti senang melihat aku seperti ini,!!


iya kan mawar??????


kakak kok seperti ngomongnya ke aku. aku tidak paham apa maksud kakak.


kakak yang selalu marah marah ke aku tanpa sebab, kakak selalu bentak aku tanpa sebab, dan sekarang kakak menyalahkan aku dengan kondisi kakak saat ini???


sungguh aku tidak mengerti cara pola pikir kakak.


dan hari ini kakak pulang nangis nangis dan menyalahkan aku atas kesedihan kakak??


sungguh kakak egois ??, kakak merasa seolah olah yang ada isi rumah menyakiti kakak!! begitu kan kak??? emosi pun keluar.


parrrr...


parrrr..... sambil menarik baju ku.


asal kamu tau , "aku benci denganmu"


jadi kamu tidak usah sok peduli denganku


sambil mendorongku.


kenapa kakak sebegitu benci terhadapku, kenapa kak??


bukankah kita ini adalah kakak adik???

__ADS_1


kita itu lahir satu rahim kak, tapi kakak bisa tega ke aku bicara seperti itu???


dengan mengusap pipiku yang terasa perih.


kakak yang tadi membelakangi tak sedikitpun menoleh ku. dia hanya diam saja.


Kak jawab ???


jawab aku kak???


diam ?????


kamu diam????


dengan menatapku sangat marah.


kamu mau tau kenapa ???


kamu tau kenapa mawar ????


kenapa harus kamu ,, kenapa harus kamu,,


semua nya harus tentang kamu... semua nya harus tentang kamu.


apakah tidak ada cerita lain di rumah selain kamu... apakah tidak ada kisah lain ,selain kamu??? mendekatkan wajah nya ke wajahku dengan tatapan sangat membenciku.


" kak ,aku belum paham apa maksud kakak"


tidak usah pura pura bodoh, kamu paham apa maksud ku!!


jujur Kakak, aku tidak mengerti apa maksud kakak. tapi kalau kakak berpikir aku yang di utamakan di rumah ini kakak salah besar.


memang kan kamu yang selalu di utamakan.???


jadi ,


kakak berpikir selama ini kalau orangtua kita selalu membedakan kita ,


seperti itukah kak???


kenapa kakak berpikir seperti??


sehingga kakak begitu membenciku???


semuanya .....


semuanya.....


semuanya..... mawar...


kamu tau, kamu yang selalu di utamakan .


apakah mamak dan bapak pernah memikirkan perasaan ku .. tidak.....


mereka selalu menganggapku salah dan kamu tidak pernah salah di mata mereka.


" kenapa kakak bisa berpikir seperti sih kak"


kenapa kak???


aku ingin sendiri dan


aku tidak mau lagi bicara denganmu.


jadi tolong keluar dari kamarku!!


keluar mawar!!!!! dengan mendorongku ke arah pintu.


aku pun keluar, kakak pun membanting pintunya.


kak????


aku tidak mau mendengar suaramu lagi!!!


kak


aku benci denganmu!!!


jadi tolong jangan ganggu aku lagi.

__ADS_1


aku muak dengar suara kamu!!!


tapi kak!!!


aku benci dengan mawar pergi...


tangisku pun pecah , mendengar ucapan kakakku yang sangat menyakitkan.


dengan perlahan lahan ku langkahkan kaki ke kamar.


ya Tuhan ,sebegitukah kakakku membenciku ???


sebesar apakah salahku sehingga tidak menginginkan adiknya seperti aku???


tangis ku pun menjadi jadi.


hari ini aku dan kakakku saja di rumah, ke dua orangtua sedang pergi ke kota , untuk menjenguk pamanku yang sedang sakit.


dan aku juga tidak menyangka kejadian seperti ini, dan lebih mengejutkanku lagi, ketika kakakku mengatakan perasaannya terhadapku yaitu dia sangat membenci dengan alasan bahwa aku yang selalu di utamakan oleh ke dua orang tua kami.


aku tidak pernah merasa kalau kedua orang tua kami membedakan kami, karena perbedaan itu aku tidak pernah lihat.


jika di tanya ,


,aku yang seharusnya iri dengan kakakku...


ya iri dengan dia,


dia tidak tau bagaimana rasa menjadi anak penurut... dia tidak pernah tau bagaimana rasanya mengalah terhadap lebih dewasa, dia tidak pernah tau rasanya hanya mendapat barang bekas dari kakaknya, dia juga tidak pernah tau rasanya harus mengalah dengan sikapnya yang egois itu,dan sekarang dia mengatakan aku yang selalu di utamakan???


ya memang benar selalu di utamakan . di utamakan untuk mengalah , di utamakan untk jadi anak penurut , diutamakan kita harus hormat kepada orang lebih dewasa, meskipun mereka salah. sedangkan


dia di bolehin bergaul dengan siapa saja, dia selalu diijinkan kemana saja, setiap permintaanya selalu di penuhi,


dia tidak pernah memakai barang bekas seperti aku,


sedangkan aku... barang bekas dari dia . itu pun kalau dia ikhlas.


aku yang selalu bantuin mamak setiap libur ke sawah, dia tidak pernah , itupun dia masih iri denganku....


dia juga tidak pernah ngerasain upah kerjanya harus orang lain yang menikmati .


aku juga ingin seperti dia , ketika mendapat upah hasil keringat membelikan apa yang dia inginkan..


tapi aku tidak pernah sama sekali ngerasain itu semua.


harus di tunggu dulu mamak itupun kalau punya uang baru dibeliin.


sedangkan dia bisa menikmati hasil upah nya dari Tante Rena.


tapi aku'


malah di gunakan untuk keperluan sehari hari.


kakak;


aku benci denganmu????


kenapa aku harus punya adek sepertimu???


selalu di utamakan... sedang kan aku ...


telat pulang tidak pernah di tanya... aku pergi saja keluar tidak pernah di cariin,


jika makan bersama namaku tidak pernah di panggil sama sekali,


aku jarang dibelikan baju oleh ke dua orang tuaku .semua baju yang aku beli dari upahku bantuin Tante Rena.


semua nya selalu dia???


aku benci aku benci ?????


sambil melempari isi yang ada di kamarnya.


aku benci?????


kenapa harus dia ???


tidak adil, ini semuanya tidak adil, semua tidak ada yang pedulikan aku. mereka hanya mempedulikan dia.

__ADS_1


tangis semakin jadi jadi....


__ADS_2