"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 15 "Amara"


__ADS_3

Amara adalah seorang model yang terkenal di negara XX hubungan nya dengan Jiko sudah bukan rahasia lagì semua orang tau siapa Amara gadis kaya raya dan sangat di idolakan banyak orang, Jiko sendiri merasa sangat bangga dengan hubungan nya bersama Amara, Jiko yang membuka sebuah


cafe merasa terbantu dengan banyak nya orang yang datang walau semua orang menganggap cafe itu milik Amara dan Jiko tidak merasa keberatan dengan hal itu, banyak teman dan sahabat Amara yang datang karna Amara sering mempromosikan cafe kepada teman dan fans nya hingga hampir seluruh pelanggan teman Amara, siang itu Amara datang ke cafe bersama beberapa sahàbat


" hai Jiko" sapa Amara manja


" kamu sudah datang Amara" jawab Jiko dengan senyum Amara mengangguk lalu merangkul pinggang Jiko

__ADS_1


"aku dan teman teman ingin minuman yang segar disini" ucap Amara


"tentu akan ku siapkan" jawab Jiko langsung di sambut sorai dari Amara dan teman teman nya, semula hubungan mereka baik baik saja hingga suatu ketika Amara datang ke cafe dengan keadaan mabuk, Jiko yang sedang berada di cafe langsung menghampiri Amara yang berjalan sempoyongan


"Amara, kau minum?" tanya Jiko untung lah suasana cafe sudah sepi karna cafe sudah akan tutup Jiko membantu Amara duduk


"minum lah" ucap Jiko lembut

__ADS_1


"ehm...apa ini ? asam...." sambil melemparkan gelas yang di pegang nya hingga pecah berkeping keping,


"kau pikir kau siapa menyuruh ku minum minuman seperti itu? kau itu hanya orang bodoh yang terkenal karna popularitas ku, kau pikir siapa yang mau datang ke cafe kumuh ini kalau bukan karna aku , kalau bukan karna aku kau tidak akan bertahan sampai saat ini hah...siapa yang mau masuk ke cafe seburuk ini kalau bukan karna aku, dasar bodoh" ucap Amara sambil tertawa dan menuding Jiko dan tersenyum angkuh, Jiko dan semua karyawan nya terkejut Jiko merasa kecewa dan malu dengan ucapan Amara dan merasa terluka namun rasa cinta nya mengalah kàn akal sehat nya, Amara mundur dan tertawa


" kamu itu hanya laki laki yang tidak berguna Jiko lihat aku, aku adalah orang yang sempurna dan istimewa" ucap Amara lagi lagi tertawa lalu melangkah meninggalkan cafe meninggalkan Jiko yang masih terpaku Jiko masih berharap Amara akan kembali pada nya, namun sejak kejadian itu Amara tidak pernah kembali sebulan kemudian Amara pergi meninggalkan negara XX untuk mengejar smua impian nya padahal dua bulan sebelum kejadian malam itu Amara dan Jiko sempat membicarakan rencana pernikahan namun harus tertunda karna Amara harus pergi ke negara lain untuk keperluan karirnya, tapi sejak kejadian itu Amara tidak pernah datang menemui Jiko bahkan telpon Jiko pun tidak pernah di jawab kepergian Amara yang tampa pamit membuat Jiko mengerti siapa dirinya bagi Amara , waktu terus berlalu Jiko yang merasa kehilangan merasa frustasi untung lah para karyawan nya sangat mengerti dan selalu memberi semangat pada Jiko untuk selalu optimis mejalani hidup


"yakin lah bos cafe ini akan maju, kami yakin bos bisa" ucap barry Jiko masih selalu berharap Amara akan kembali suatu saat nanti dan saat itu terjadi dia akan menjadi orang yang sangat bahagia.

__ADS_1


__ADS_2