"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epeside 24" Zura memaafkan Jiko"


__ADS_3

Malam sudah larut saat Zura kembali dari kantor,Jiko sudah menunggu di ruang tengah wajah nya terlihat khawatir sudah dua hari Jiko tidak bertemu dengan Zura,karna Zura harus pergi ke luar kota untuk sebuah pekerjaan,Pia tinggal dengan seorang suster yang menjaga nya 24jam, Zura terlihat lelah namun berhenti saat melihat Jiko


"duduk lah"ucap Zura membuat Jiko terkejut


"tidak apa , duduk lah"pinta Zura lagi Jiko duduk di hadapan Zura


"apa yang ingin kamu tanyakan padaku?"tanya Zura lagi Jiko terlihat terkejut, Zura bersandar pada sopa dan menarik napas berat


"Zura, sebaiknya kamu beristirahat besok kita bicara" ucap Jiko


"aku tau kamu sudah lama menunggu ku,aku bisa istirahat setelah kamu bicara, lagi pula kau tidak akan bisa tidur nyenyak sebelum bicara dengan ku, maaf membuat mu menuggu"ucap Zura


"Zura ,aku ingin minta maaf untuk kesalahan ku, karna sudah membuat mu kecewa, aku sudah menyakiti mu Zura"ucap Jiko sendu, Zura menatap Jiko,ada rasa perih yang Jiko rasakan melihat tatapan Zura yang kecewa membuat Jiko semakin merasa bersalah


"maaf kan aku Zura"ucap Jiko lagi


""Jiko, aku sudah memaafkan mu sebelum kau meminta nya, jadi lupakan saja, aku sudah pernah katakan pada mu untuk tidak mencari ku, kenapa kau tetap mencari ku"ucap Zura

__ADS_1


"aku sangat kehilangan mu Zura, karena kamu adalah satu satunya wanita yang sangat istimewa dalam hidup ku" ucap Jiko


"bukan kah Amara wanita yang sangat kamu cintai?"ucap Zura tanpa berpaling, membuat Jiko mengangkat muka


"Zura, Amara adalah masa lalu ku" jawab Jiko


"kau terlihat sangat bahagia saat menatap nya"ucap Zura lagi


"maafkan aku Zura"ucap Jiko sendu


"kau tau Jiko,aku memang kecewa pada mu, tapi aku tidak menyalahkan mu, aku tau ini yang terbaik untuk kita, dan aku tidak pernah menyesal pergi dari mu, yang pasti aku sudah memaafkan mu"ucap Zura


"ya, aku sudah memaafkan mu, dan ku harap kamu melupakan semua yang terjadi"ucap Zura


"trimakasih Zura, ku harap kita bisa memulai semua dari awal lagi"ucap Jiko membuat Zura menarik napas berat


"itu tidak mungkin Jiko, aku tidak pantas untuk mu , hidup ku penuh liku, tangan ini penuh dengan darah dan dosa,adik ku pernah tinggal di tempat lokalisasi, Jiko aku yakin kau akan temukan seorang wanita yang sangat istimewa dan lebih baik dari ku, jadi lebih baik kau melupakan aku"ucap Zura tanpa expresi

__ADS_1


"tidak Zura,aku pernah kehilangan mu dan aku tidak ingin kehilanganmu lagi, ku mohon tetap lah bersama ku" suara Jiko penuh permohonan


"kita akhiri pembicaraan ini Jiko, pikiran lagi apa yang aku katakan tadi" ucap Zura Ahir nya


"Zura tolong"pinta Jiko lagi, Zura hanya menggeleng wajah nya terlihat semakin pucat


"Zura"Jiko mengiba


"baik lah akan ku pikirkan lagi" ucap Zura ah


"aku akan menunggu mu, sampai kamu mengatakan iya dan bersedia kembali pada ku"ucap Jiko yakin


"katakan kapan aku bersamamu, kenapa kau berpikir aku akan kembali pada mu"tanya Zura


"Zura"suara Jiko terhenti menatap Zura dengan salah tingkah


"Jiko, hubungan antara kita hanya teman kau tau itu"ucap Zura

__ADS_1


"tapi aku mencintaimu Zura dan aku ingin kau bersama ku, berbagi suka dan duka bersama, aku tau aku bukan laki laki yang bisa menjaga mu bahkan selama kita kenal kau yang selalu menjaga ku dan keluarga ku, tetapi aku berjanji akan melakukan apapun untuk bisa membahagiakan mu" ucap Jiko mencoba meyakinkan Zura


__ADS_2