
Pagi itu seperti janji Zura pada Pia, hari ini akan membawa Pia bertemu dengan Adryan, Pia ada dikamar nya dan sudah menunggu Zura hatinya mulai resah tak lama kemudian Zura tiba dikamar nya
"ada apa? kenapa kamu melamun? sudah tidak sabar bertemu dengan Adryan?"tanya Zura
"kak, kak Zura yakin itu Adryan? tanya Pia cemas
"tidak perlu khawatir aku tau dia Adryan, karena dia sudah lama ada disini"ucap Zura mengejutkan Pia
__ADS_1
"sudah lama disini? maksud kak Zura? tanya Pia penasaran
"beberapa hari setelah kamu sampai dirumah ini Adryan juga ada disini, tapi Adryan saat itu masih dalam perawatan tapi kamu jangan khawatir sekarang Adryan sudah benar benar pulih, Adryan sendiri yang meminta untuk bertemu dengan mu hari ini"jelas Zura
"kak Zura apakah sakitnya parah waktu itu?"tanya Pia
"Adryan"panggil Zura, Adryan berbalik dan tersenyum saat melihat Pia rona bahagia di wajah Adryan terlihat jelas
__ADS_1
"Pia, aku sangat bahagia dapat bertemu dengan mu lagi saat ini, dan maafkan aku karena tidak bisa melakukan apapun untuk mu saat itu" ucap Adryan merasa bersalah
"kamu sudah melakukan yang terbaik Adryan, terimakasih jika bukan karena perjuangan mu aku tidak akan bertemu dengan kak Zura dan bertemu dengan mu disini "ucap Pia terlihat bahagia
"aku pergi dulu, kalian bisa ngobrol "ucap Zura lalu pergi meninggalkan Pia dan Adryan, Adryan dan Pia duduk di bangku taman sambil bercerita banyak hal, kerinduan Adryan pada Pia ahirnya sirna karena saat ini bisa bersama dengan Pia gadis pujaan hatinya
"kamu tau pia, saat ayah dan ibu mu di habisi oleh pamanku aku berusaha membawa mu kabur namun anak buah paman Alberto lebih dulu menemukan ku, sebelum nya aku sudah mendapatkan kan informasi jika ada yang mencari keberadaan mu dan keluarga "jelas Adryan ,
__ADS_1
"sebelum aku sampai dikamar mu anak buah paman Alberto sudah menangkap dan memukuli ku lalu membuang ku kejurang,aku tidak tau berapa lama aku ada di jurang itu tapi saat itu hujan turun dengan deras dan aku hanya bisa merangkak dan bersembunyi di bawah pohon menunggu hujan reda dan juga pagi tiba karena saat itu hanya kegelapan yang kulihat, dan pagi nya aku mencari jalan untuk bisa menghubungi nomor telepon yang aku dapatkan untuk memberi tahukan tentang keberadaan mu"ucap Adryan mengakhiri ceritanya, Pia langsung memeluk Adryan sambil menangis merasakan betapa sulitnya hari itu bagi Adryan dan betapa Adryan sangat menderita hanya untuk bisa menyelamatkan dirinya, tangisnya makin jadi saat Adryan mengatakan bahwa dia sangat mencintai Pia dan tidak akan menyerahkan apapun yang akan terjadi, hingga ahirnya saat Adryan terbangun dia sudah berada dirumah sakit itu semua adalah perintah dari kakak nya Pia Zura.