"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 28 "pernikahan"


__ADS_3

"nanti saja"jawab Zura


"baik lah , sekarang ganti bajumu dan istirahat lah, aku akan keluar agar kamu bisa berganti pakaian"ucap Jiko lalu berbalik


"Jiko" panggil Zura,Jiko berhenti dan berbalik


"ya ,ada apa?"tanya Jiko


"apakah kamu akan bersabar menantiku, bersabar sampai aku benar-benar menerima mu"tanya Zura


"Zura, aku akan sabar menunggu mu , kapan pun itu"jawab Jiko penuh keyakinan


"bagaimana jika itu tidak pernah terjadi? bagaimana jika aku tidak pernah bisa menerima mu sebagai suami ku? tanya Zura lagi,

__ADS_1


"bisa menikah dengan mu sudah cukup bagi ku,aku akan melakukan kewajiban ku sebagai suami dan aku berjanji tidak akan menuntut apapun padamu dan aku akan selalu sabar menanti mu sampai kamu benar benar bisa menerima ku sebagai suami mu"ucap Jiko lalu tersenyum"istirahat lah "ucap Jiko lembut


"Kamu mau kemana? tanya Zura


"aku akan keluar agar kamu bisa berganti pakaian dan beristirahat, jangan khawatir aku akan tidur di sopa nanti "ucap Jiko lalu keluar kamar, Zura sudah berganti pakaian saat Jiko masuk, Zura ada di ranjang setelah berganti pakaian Jiko menuju sopa yang berada di dalam kamar


"Jiko, panggil Zura,Jiko mendekat"duduklah disini"ucap Zura sambil menepuk sisi ranjang yang kosong,Jiko terlihat sedikit heran karena saat terahir kesepakatan sebelum pernikahan


""maaf Jiko aku belum bisa menerima dirimu saat ini tapi aku juga tidak ingin mengecewakan mu dan ayah, jadi tolong beri aku waktu ""dan semua pembicaraan itu berakhir


"duduk lah"ucap Zura saat melihat Jiko yang terlihat binggung


"Jiko, "panggil Zura setelah beberapa saat "maaf kan aku atas apa yang aku katakan padamu waktu itu"ucap Zura sambil menunduk

__ADS_1


"Hei.. kenapa minta maaf, kita sudah bicarakan hal ini sebelum nya dan aku sudah menyetujui nya, kenapa sekarang kamu minta maaf"ucap Jiko lembut "sekarang sudah larut sebaiknya kamu tidur aku tau kamu pasti lelah aku akan tidur juga, jangan khawatir aku tidak akan melakukan apapun Tampa seizin mu, janji"ucap Jiko sambil mengangkat kedua jari tangan nya, lalu beranjak ke sopa namun sebelum Jiko beranjak Zura sudah lebih dulu menahan nya


"kamu tidak perlu tidur di sopa, tidur lah disini bersama ku"ucap Zura


"tidak sayang, aku takut tidak bisa menahan perasaan ku jika aku tidur di ranjang ini dengan mu, aku tidak ingin melakukan kesalahan itu" jawab Jiko


"Jiko, aku sudah menerima mu sebagai suami ku"ucap Zura membuat Jiko terkejut bercampur senang


"maksud mu? kamu mengizinkan aku tidur bersama mu Malam ini?tanya Jiko seakan-akan sedang bermimpi dan Zura mengangguk membuat Jiko tersenyum bahagia


"terimakasih kasih sudah begitu banyak memberiku cinta, memberikan aku kasih sayang dan kebahagiaan dan aku sudah menerima mu Sebagai suami ku"ucap Zura dan Jiko langsung memeluk Zura erat


"apa kamu yakin Zura?"tanya Jiko lagi dan Zura hanya mengangguk tatapan mereka bertemu ada debaran yang berbeda yang mereka rasakan perlahan bibir mereka menyatu saling berpelukan dan saling ******* seiring irama menuju puncak kenikmatan yang selalu di dambakan setiap insan yang telah menikah waktu berlalu Dengan kebahagiaan dua insan yang saling mencintai

__ADS_1


__ADS_2