"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 4 "telephone dari ayah"


__ADS_3

Waktu sudah lewat jam makan siang dua orang kepercayaan Alberto menghadap pada Alberto dengan wajah sedikit takut mereka mendekat


"selamat siang tuan" ucap mereka bersamaan


"berita apa yang kalian bawa ?" tanya Alberto


"kami melihat nona Zura " jawab anak buah nya


"sudah ku duga , apa dia sendiri?" tanya Alberto lagi


"tidak tuan , ada dua orang bersama nya" jelas anak buah nya lagi


"bagus, cari tau siapa mereka dan bawa mereka padaku" ucap Alberto tertawa dan senyum licik nya muncul


apa yang di khawatirkan Zura ahirnya terjadi mereka mencoba mendekati Jiko dan keluarga nya, orang kepercayaan Zura terus mengawasi dan melaporkan apa saja yang terjadi


Pagi itu Zura masih di dalam apertemen saat hp nya berdering

__ADS_1


"hallo selamat pagi ayah" ucap Zura


"apa kabar mu nak" suara pak Han terdengar khawatir


"aku baik- baik saja ayah, bagaimana dengan ayah?" tanya Zura


"ayah baik nak, apa yang terjadi siapa Jiko dan Jenni? bagaimana Alberto bisa memburu mereka?"tanya pak Han


"ini semua salah ku ayah, harus nya aku lebih berhati- hati ini semua karna kecerobohan ku" ucap Zura


" aku tau ayah , tapi cepat atau lambat aku akan tetap berhadapan dengan nya"ucap Zura


" berhati - hati lah nak"ucap pak Han lalu menutup telpon, Zura kembali pocus pada cafe pengunjung terlihat ramai dan Zura dapat melihat Jiko yang terlihat gelisah di sudut cafe


Malam sudah menjelang pagi saat hp Zura berdering dengan cepat Zura menyambar hp yang ada dimeja


"ada apa?" tanya Zura

__ADS_1


"anak buah Alberto membawa Jiko dan keluarganya ke gudang ujung kota, kami ada disana sekarang" penjelasan orang dari seberang membuat Zura kesal dan merasa bersalah Zura bangkit dan bersiap lalu pergi meninggalkan apartement menuju gudang di ujung kota tempat yang di katakan orang kepercayaan nya, dua puluh menit kemudian Zura sampai di gudang itu ada beberapa orang yang mencoba ikut masuk tapi Zura meminta mereka untuk menunggu, langkah Zura mantap memasuki gudang Alberto sudah menunggu nya dengan senyum penuh kemenanggan


"ahirnya kamu datang juga betina ******" ucap Alberto pada Zura, mata Zura menyapu sekeliling Jiko dan keluarganya terikat pada sebuah tiang dengan di jaga beberapa orang bersenjata


"mengapa kau melibatkan mereka? apa kau dan anak buah mu tidak bisa menemukan ku hingga kau menahan mereka?" tanya Zura santai dan mendekati meja Alberto , Alberto terlihat kesal dengan ucapan Zura


"diam kau wanita ******" suara Alberto meninggi sambil menggebrak meja


"habisi mereka " ucap Alberto lagi


" sedikit saja kulit mereka tergoles aku akan menghabisi kalian tampa ampun" ucap Zura dengan tatapan mencabik, anak buah Alberto tau seperti apa wanita yang ada di hadapan mereka, mereka saling pandang


"habisi mereka sekarang "suara Alberto makin tinggi, Zura memberikan tatapan yang membunuh pada anak buah Alberto , apa lagi saat anggota keamanan datang Alberto dan anak buah nya langsung menyingkir


"urusan kita belum selesai wanita ******" ucap Alberto kesal lalu meninggalkan tempat itu, Zura mendekati Jiko dan keluarga nya, untung lah mereka dalam keadaan pingsan hingga tidak tau apa yang terjadi sebenarnya


"bawa mereka kerumah sakit" perintah Zura dan anggota keamanan langsung bergerak cepat mengikuti perintah Zura.

__ADS_1


__ADS_2