"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
episode 35 " anak itu"


__ADS_3

waktu terus berlalu setelah menunggu lama akhirnya anak dalam kandungan Amara lahir dan dokter melakukan serangkaian rest, tidak ada rasa takut Dimata Amara,Amara sangat yakin bahwa anak itu adalah anak Jiko, butuh beberapa jam untuk mendapatkan hasil nya, Jiko dan pak Han ada dirumah sakit, sedangkan Zura harus pergi kesuatu tempat


waktu sudah menunjukkan pukul sebelas saat Zura sampai digudang Ambar tempat orang orang yang terlibat dalam kasus Amara berada, Zura melangkah masuk bersama Boby orang kepercayaannya nya Zura berdiri tegak di tengah tengah gudang membuat semua orang merasa takut wajah mereka terlihat pias,


"dengar semua , beliau adalah nona Zura, ada yang ingin nona Zura katakan pada kalian semua"ucap Boby memperkenalkan Zura


"kalian sudah lama beranda disini, apakah kalian ingin kembali kekeluarga kalian? suara Zura bergema di seluruh ruangan namun tak ada satupun dari mereka yang berani menjawab"apa yang kalian pikirkan sekarang? tanya Zura lagi "apakah kalian ingin disini selama sisa hidup kalian? ucap Zura mulai kesal


"maafkan kami nona kami tau semua kesalahan yang kami lakukan, kami berjanji tidak akan pernah mengulangi kesalahan itu lagi, beri kami kesempatan untuk bisa kembali kekeluarga kami",,ucap salah seorang yang ada di gudang itu

__ADS_1


"aku akan membebaskan kalian tapi jangan coba coba melakukan kesalahan yang sama pada siapapun, karena aku tidak akan mengampuni nya lagi" ucap Zura dingin dan mereka serentak berjanji tidak akan mengulangi hal itu dengan siapapun.


"Dokter, bagaimana keadaan anak itu?" tanya Jiko


"anak dan ibunya baik baik saja, bayi perempuan itu cantik dan sehat, tunggu lah kami juga sudah melakukan serangkaian rest hasilnya akan keluar dua jam kemudian"jelas dokter yang menangani Amara lalu pergi meninggalkan Jiko dan pak Han


"duduklah Jiko, sabar sebentar lagi hasilnya akan kluar "ucap pak Han" apa yang kamu harapkan Jiko? tanya pak Han lagi


"semua pasti berlalu Jiko, tunggu lah sebentar lagi"pak Han menenangkan Jiko

__ADS_1


waktu berlalu pada ahirnya hasil test itu kluar juga dengan sedikit gemetar Jiko membuka hasil test DNA anak Amara


"ayah , anak itu bukan anakku"Jiko memberitahu hasil test itu pada pak Han dan pak Han juga membacanya, Zura yang sudah kembali juga mendapat kabar itu,Zura meniggalkan bandara menuju rumah sakit tempat Amara berada, pak Han dan Jiko sudah menunggu di loby rumah sakit saat Zura tiba


"anak itu bukan anakku Zura"ucap Jiko senang dan Zura mengatakan sudah mengetahui nya lalu mereka menuju ruang rawat Amara, wajah Amara terlihat berseri seri melihat kehadiran Jiko


"Jiko anak kita sudah lahir, lihat lah dia cantik bukan?" ucap Amara namun Jiko tidak bergeming, Zura mendekat dan menyerahkan hasil test DNA itu pada Amara, sesaat Amara terdiam dan menatap amplop yang diserahkan Zura dan buru buru membuka nya wajah Amara langsung Pias begitu mengetahui hasilnya


"ini tidak mungkin, kalian pasti merekayasa hasil test ini"ucap Amara prustasi

__ADS_1


"Jangan samakan kami dengan mu yang bisa melakukan segala cara hanya untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan, berhenti lah membuat ulah, dan sadarlah kamu adalah masalalu ku"ucapan Jiko membuat Amara juga Zura terdiam" aku sudah menikah dengan Zura jadi jangan berani mengganggu kami lagi, jika kamu tidak ingin menyesal" ucap Jiko lagi lalu pergi meninggalkan Amara yang menangis sejadi jadinya.


__ADS_2