"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 17 " kesedihan Jiko"


__ADS_3

Malam datang dengan cerah lampu jalan terlihat indah, pengunjung cafe terlihat ramai, Jiko masuk kedalam cafe dengan santai sambil tangan nya memegang hp


"Sony, dimana Barry kenapa dia menelpon ku sampai puluhan kali memang nya ada apa? apa terjadi sesuatu di cafe?" tanya Jiko pada Sony


"Barry ada di loker bos, aku juga tidak tau ada apa karna aku juga baru datang"jawab Sony Jiko mengangguk lalu melangkah menuju loker


"Barry kenapa kau menelpon ku?" tanya Jiko setelah melihat Barry


"bos" ucap Barry terkejut


" maaf maaf aku mengejutkan mu" ucap Jiko sambil cengengesan


"bos kemana saja?sejak pukul tiga aku terus menelpon mu tapi tidak bos angkat"tanya Barry


"aku tadi ada urusan di luar bersama ayah dan ibu juga Amara, kamu tau dia sudah kembali dan menemui ku, tadi hp ku tinggal karna di cas, katakan ada hal penting apa"tanya Jiko masih terlihat bahagia


"pantas saja Amara, ini untuk mu bos,kau sudah terlambat sekarang" ucap Barry


"apa ini, dan siapa yang memberikan nya untuk ku" tanya Jiko

__ADS_1


"itu dari nona Zura , nona Zura sudah kembali ke negara nya sore tadi dan dia menitipkan itu untuk mu, dan ada lagi pesan nya tidak perlu menunggu atau mencari nya itu pesan nya pada ku tadi" ucap Barry


" kenapa kau tidak mengatakan pada ku lebih awal Barry?" ucap Jiko kasar


"bos lihat berapa kali aku menelpon mu? bahkan aku datang kerumah mu untuk mengatakan ini pada mu, tapi bos tidak ada, lalu kemana aku harus mencari mu bos?"ucap Barry dengan suara tinggi


"karna aku peduli pada mu bos itu sebab nya aku berkali kali mencoba menghubungi mu" ucap Barry lagi , Jiko terduduk lemas di lantai loker , barry menghampiri berusaha menenangkan nya


"tenang lah bos" ucap Barry


"apakah ini maksud dari ucapan nya siang tadi" ucap Jiko seperti pada diri nya sendiri,Jiko menyesali kebodohan nya, Jiko melihat tatapan kecewa di mata Zura siang tadi tapi pesona Amara mengalahkan segala nya


"tenang lah , bos bisa datang ke negara nya dan menemuinya" ucap Barry


" aku tidak tau alamat nya, kemana aku harus mencari nya dan disana pasti ada ribuan nama Zura bagaimana aku bisa menemukan nya barry?" ucap Jiko


"bos pasti bisa melewati semua ini, apa lagi sekarang Amara sudah kembali, bukan kah bos sangat mencintainya, walau aku lebih senang bos bersama Zura" ucap Barry


"kenapa?" tanya Jiko

__ADS_1


" nona Zura gadis yang sederhana, baik hati, sopan, walau terkadang menakut kan tapi dia sangat serasi dengan bos Jiko" ucap Barry sungguh sungguh


"apa lagi bos juga pernah bilang kalau nona Zura orang yang sangat istimewa dalam kehidupan bos Jiko , tapi sekarang Amara sudah kembali, bos pasti bisa melupakan nona Zura" ucap Barry


" apa maksud mu" tanya Jiko kesal


" bos sangat senang saat mengatakan Amara sudah kembali" jawab Barry


" tadi nya iya, tapi sekarang aku merasa sangat prustasi , aku tidak tau apa yang akan kulakukan sekarang" suara Jiko terdengar sendu


" mungkin kah Zura mendengar apa yang Amara katakan tadi?" tanya Jiko seperti pada diri sendiri


"apa yang Amara katakan?"tanya Barry


"tentang rencana pernikahan yang tertunda" jawab Jiko masih menerawang


" apa jawaban mu bos?tanya Barry


" aku belum menjawab apa pun,tapi sekarang aku sudah kehilagan Zura" ucap Jiko sedih.

__ADS_1


__ADS_2