"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 36" anak itu part 2"


__ADS_3

Zura ada dikamar nya saat itu, Jiko dan pak Han ada di ruangan pak Han sejak sore, Zura masih sibuk bekerja saat suara ketukan pintu terdengar Zura bangkit dan membuka pintu


"ada apa ayah"tanya Zura


"kenapa kamu masih disini, bukan kah semua masalah sudah selesai"tanya pak Han


"masih ada sedikit perkejaan ayah, jawab Zura


"kalau begitu biarkan Jiko disini, Jiko masuk "ucap pak Han, Zura terkejut mendapati Jiko yang tiba tiba muncul dan masuk ke kamar nya seperti perintah pak Han namun Zura tidak membantah


"baiklah ayah"jawab Zura lalu menutup pintu setelah pak Han pergi

__ADS_1


"istirahat lah dulu aku masih ada sedikit pekerjaan yang harus ku selesaikan "ucap Zura pada Jiko , Jiko hanya mengguk dan duduk di ranjang sambil memperhatikan Zura yang sudah kembali sibuk dengan pekerjaan nya perlahan lahan Jiko turun dari ranjang mendekati Zura dan memeluknya, Zura terkejut dengan tingkah Jiko


"Jiko, apa yang kamu lakukan"tanya Zura sedikit kesal


"akun sangat merindukan mu Zura"ucap Jiko lembut, sesaat Zura terdiam"bahkan aku tidak pernah tidur dengan baik saat kamu tidak bersaku, aku sangat tersiksa Zura, tolong jangan menjauh dariku"pinta Jiko , dengan sekali gerakan Zura dapat melepaskan diri dari pelukan Jiko


"ada apa denganmu? kamu mabuk?"tanya Zura Jiko hanya tersenyum dan Zura dapat mencium aroma alkohol dari mulut Jiko


"tidak mabuk, baiklah sekarang kembali lah keranjang jika kamu bisa" ucap Zura dan Jiko menuruti apa yang di katakan Zura namun baru beberapa langkah Jiko sudah nyaris ambruk beruntung Zura berhasil memegangi nya dan membantu nya menuju ranjang dan begitu sampai di ranjang Jiko menarik Zura hingga Zura jatuh di atas tubuh Jiko, mata mereka bertemu suasana yang begitu dekat membuat mereka hangat, perlahan Jiko mengusap bibir lembut Zura dan menarik nya lebih dekat ahirnya Jiko mencium lembut bibir ranum Zura dan Zura terpejam, Jiko merebahkan Zura diranjang mulai menciumi wajah dan leher jenjang Zura dan Zura juga menikmati nya, ******* ******* kecil terdengar indah ditelinga Jiko membuat Jiko semakin berani mulai meraba area sensitif milik Zura namun belum sempat Jiko melakukan hal yang lebih jauh lagi tiba-tiba telpon Zura berdering dan Zura tersentak kaget dengan cepat Zura bangkit dan menerima telpon itu


"dari rumah sakit, ada apa" ucap Zura pada Jiko

__ADS_1


"hallo" jawab Zura


"hallo nona Zura, nona Amara kabur dari rumah sakit dan meninggalkan bayinya"jelas seorang suster yang bertugas menangani Amara


"apa?" ucap Zura terkejut Jiko yang masih menahan gejolak hatinya juga terkejut dengan sikap Zura dan mendekat memeluk Zura lagi


"ada apa Zura, kenapa kamu terlihat terkejut, siapa yang menelepon malam malam begini "tanya Jiko sambil mempermainkan rambut Zura


"Amara pergi dari rumah sakit dan meninggalkan anak nya"ucap Zura menjelaskan dan kali ini Jiko benar benar terkejut


"benar benar wanita tidak punya hati, bagaimana dia bisa pergi meninggalkan anak nya begitu saja" ucap Jiko lalu melepaskan pelukannya

__ADS_1


"pihak rumah sakit meminta kita untuk datang kesana sekarang "ucap Zura , setelah bersiap Jiko dan Zura pergi kerumah sakit.


__ADS_2