"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"

"JEJAK CINTA SANG PETUALANG"
epesode 9 " kedatangan pak han"


__ADS_3

Suasana berubah saat pak Han masuk kedalam gudang dan anggota keamanan berhasil membebaskan Jiko dan kluarga nya pak Han melangkah mendekati Zura dan melihat wajah dan darah yang mengalir di ujung bibir nya


"ayah" ucap Zura lalu mengangguk hormat dan pak Han juga mengangguk


"Alberto, sepertinya kau sudah tidak lagi memangdang ku sekarang" ucap pak Han


"maafkan saya tuan Han, bukan maksud saya seperti itu, saya sangat menghormati anda, tapi anda juga tau seperti apa saya, saya tidak akan berhenti sampai saya membalaskan dendam atas kematian anak saya" ucap Alberto berapi api sambil memandang tajam Zura


"baik, Zura" ucap pak Han lalu menatap Zura

__ADS_1


"aku terima ayah"ucap Zura tampa melihat Jiko yang terkejut dengan jawaban Zura


"Alberto, Zura akan berhadapan dengan mu, tuntaskan amarah mu dan berhentilah melibat kan orang orang yang bahkan tidak mengenalmu"ucap pak Han lalu mendekati Zura


"ayah percaya padamu" ucap pak Han pada Zura , Zura hanya mengangguk dan melangkah maju


"jangan ada yang ikut campur, cukup melihat"suara pak Han menggelegar menciutkan nyali semua orang, pak Han mendekati Jiko dan kluarganya


Zura sudah berhadapan dengan Alberto di tengah tengah gudang tiba tiba saja Jiko berlari dan berhenti dihadapan Zura membuat Zura dan Alberto terkejut

__ADS_1


"Zura, jangan lakukan ini aku sudah kehilangan Jenni aku tidak mau kehilangan mu juga"ucap Jiko lirih terlihat jelas gurat kekhawatiran di wajah nya, Zura tidak bergeming matanya tajam menatap Alberto masih tampa menoleh Zura berkata


"kembalilah pada orang tua mu, jaga mereka dengan baik tempat mu bukan disini"satu tepukan tangan Zura dua orang angota keamanan maju dan membawa Jiko menjauh Zura sempat melihat sekilas air mata yang jatuh disudut mata Jiko, perkelahian terjadi Alberto bukan lawan yang bisa di remeh kan beberapa pukulan nya berhasil mendarat di tubuh Zura begitu juga sebaliknya, sementara itu Jiko duduk bersimpuh dihadapan pak Han


"anda adalah ayah Zura dan saya hanya lah orang hina yang mencintai putri anda, tolong hentikan semua ini dan tolong selamat kan Zura ku" ucap Jiko dengan air mata pak Han menatap lekat Jiko dan menghela napas berat pak Han tau Zura hebat tapi Alberto juga lawan yang tangguh,Zura ambruk dilantai membuat Jiko makin pias air matanya mengalir kian deras dan entah keberanian dari mana Jiko maju menghadang pukulan Alberto hingga Jiko ambruk di samping Zura, Zura terkejut mendapati Jiko membantunya perlahan Zura bangkit mendekati Jiko dan menghapus darah yang mengalir di sudut bibir nya


"kembali lah kesana dan tunggu aku"ucap Zura lembut Jiko mengangguk dan tersenyum lalu menuruti apa yang Zura katakan, Zura kembali berdiri tegak di hadapan Alberto memejamkan mata sejenak dan membuka nya tatapan Zura kali ini mengetarkan hati Alberto


"sial, kenapa tatapan itu sangat menakut kan" ucap hati Alberto, perkelahian kembali terjadi tak ada lagi pukulan Alberto yang berhasil mengenai Zura tapi Alberto berkali kali menerima pukulan dari Zura hingga ahirnya Alberto ambruk kelantai matanya terpejam Zura berdiri tegak di hadapaan nya dan berbalik melangkah menjauh namun di luar dugaan Alberto meraih pistol nya dan terdengar suara tembakan, langkah Zura terhenti Jiko langsung panik namun Zura tidak merasa kan apapun pada tubuh nya lalu suara tembakan itu

__ADS_1


"aku tidak suka ada kecurangan disini" ucap pak Han sambil meletakkan pistol nya dimeja membuat semua orang memandangnya


"bereskan tempat ini, jika kalian masih ingin hidup, hidup lah dengan normal mulai sekarang" ucap pak Han lagi.


__ADS_2