"Pengkhianatan Yang Tak Di Sengaja"

"Pengkhianatan Yang Tak Di Sengaja"
"seorang wanita! "


__ADS_3

"apa sakit? " tanya Jesy.


Nicolas di bantu Jesy berdiri, sedangkan Aldo dia baru tersadar pria itu telah hilang dari cengkraman mereka.


"sudahlah ayo kita kembali! " kamu ingatin aja wajahnya Jes, jika dia mengikuti mu lagi akan aku beri pelajaran dia. " ujar Aldo.


Nicolas dan Jesy pun mereka mengikuti Aldo.


"ayah! sebenarnya apa yang kau inginkan dari Jesy! " apa rencana mu, maafkan aku jika aku suatu saat menentang mu. " batin Aldo. sambil berjalan dia mengepalkan kedua tangannya.


Aldo tau, sebelumnya juga dirinya pernah di suruh ayah angkatnya untuk mengikuti dan mengawasi gerak gerik Jesyca.


Jesyca seolah di jadikannya sebuah sarana untuk mengenal keluarga Shinoda.


"ada apa dengan keluarga kalian aku tidak mau ikut campur! " tetapi jika ayah menggunakan Jesyca lagi untuk kepentingan ayah. aku tidak akan membiarkan nya! "


Batin Aldo terus saja bergumam.


Sedangkan di belakang Nicolas hanya bisa mengikuti langkahnya.


Sebenarnya kedua sahabat itu sudah berjanji akan saling menjaga. Mereka akan selalu setia saling mendukung satu sama lain dalam hal apapun.


Aldo sebenarnya berhati lembut penuh kesetiaan, hanya salah jalan yang dia lalui dengan ayah angkatnya.


Aldo di jadikan pion oleh Alexandre untuk melakukan hal-hal melampaui batas untuk anak seumurannya.


Hanya untuk kepentingan dirinya.


Usia mereka bertiga terbilang seusia. Hanya beda tanggal dan bulan mereka di lakhirkan sepertinya.


Waktu berlalu, kesibukan Aldo di Cafe nya membuat dirinya melupakan kejadian tadi.


Sedangkan Nicolas dan Jesyca sudah kembali ke tempatnya masing-masing.


____________________________________________


Di tempat lain, seorang wanita sedang duduk cantik mengamati beberapa ikan Koi peliharaannya di sebuah kolam di taman.


Wajah cantik walau sudah sedikit berusia masih tetap mempesona di lihatnya.


Wanita itu sedang memegang sebuah toples kecil berisi makanan Koi.


"piyur," diapun menaburkan makanan ikan ke permukaan kolam.


Beberapa ikan Koi berburu makanan yang di taburkan wanita itu.

__ADS_1


Wanita itu tersenyum karena terhibur dengan keadaan tersebut.


"aku tidak ada bedanya dengan ikan ikan ini!" batinnya.


"aku sangat merindukan putra ku, maafkan ibu nak, ibu tidak tau jika dirimu tertukar. " di mana kamu sekarang, apa kamu baik-baik saja! "


"Nyonya." apa yang sedang anda lakukan di sini, ini sudah terlalu malam, nanti anda bisa masuk angin. " ucapan seseorang mengejutkan wanita itu.


"Dokter Lauren, anda sudah kembali? "


Ternyata orang yang baru saja datang itu adalah dokter Lauren Clarissa.


"Iyah, saya baru saja sampai, saya terkejut melihat Nyonya berada di tempat terbuka ini. " jika ada orang lain yang melihatnya terlebih orang tersebut, akan berbahaya untuk mu Nyonya. " ujar Lauren mencoba mengingatkan sesuatu kepada wanita malang itu.


"apa yang harus saya takutkan dokter, kematian saja sudah pernah saya lewatkan! " jawab wanita itu sambil menatap kosong.


"tapi Nyonya, jika semuanya ketahuan, rencana yang selama ini Nyonya siapkan, akan sia-sia. "


"Baiklah dok, kamu memang penyelamat hidupku, jadi aku akan menuruti semua ucapanmu! " terimakasih dokter Lauren saya tidak akan melupakan kebaikan mu. " ujar wanita itu lagi, sambil mengikuti kata dokter Lauren dia kembali masuk ke dalam rumah bersama dokter Lauren.


"Sudahlah Nyonya jangan sungkan begitu. " semua ini aku lakukan karena aku juga membenci pria itu! " jawab dokter Lauren.


Mereka berdua pun memasuki ruangan tamu, duduk berhadapan sambil membincangkan sesuatu dengan sangat serius.


"Bagai mana dok? apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang anak itu? "


jawab Dokter Lauren.


"Saya benar-benar tidak menyangka pria itu mempunyai maksud tertentu dari awal mengenalku! " aku sudah terjebak dalam permainannya! " hikhikhikhik anak ku, di mana kamu nak! "


Isak tangis wanita malang itu terdengar memilukan.


Dokter Lauren menjadi sangat iba dengan keadaan wanita malang itu.


"Nyonya anda harus kuat, aku pasti akan membantu mu sekuat tenaga untuk membalas dendam. kasihan Nyonya ini, dia harus kehilangan putranya. " batin Lauren.


"Nyonya, ini data diri yang anda minta, namamu sekarang menjadi Michel Clarissa. Anda sekarang menjadi sebagai kakak saya. " ujar dokter Lauren sambil menyerahkan amplop berwarna coklat kehadapan wanita itu.


Wanita yang di panggil Michel pun menjadi terdiam penuh semangat.


"Jadi, mulai sekarang saya sudah bisa membalas dendam? " tanyanya dengan penuh antusias.


"maafkan saya Nyonya, kalo soal itu, sebaiknya anda bersabar." jawab dokter Lauren.


"baiklah, aku akan bersabar. "

__ADS_1


"ooh Iyah, saya sudah menemukan bidan yang bekerja di rumah sakit tempat Nyonya melahirkan putra Nyonya dulu, tapi hanya nama dan alamatnya. Saya tidak tau pasti sekarang dia masih hidup atau sudah meninggal, karena kata para dokter senior yang ada di rumah sakit tersebut beliau sudah pensiun lama sekali"


"Benarkah?" seru wanita yang di panggil Michel itu penuh semangat.


"Tapi, aku dengar bidan tersebut memang punya skandal dengan keluarga Achille dulunya. Ini kesempatan baik untuk kita. " ujar Dokter Lauren.


"Baguslah kalo begitu. Di mana alamat bidan tersebut, biar aku yang akan mendatanginya sendiri. " jawab Michel.


"Tidak Nyonya, sebaiknya anda jangan dulu keluar sa'at ini, karena keluarga Achille sedang mencari keberadaan mu. " ini akan sangat berbahaya. Biar aku sendiri yang akan mendatangi bidan itu. " ujar Dokter Lauren sambil memegang pundak ibu Michel.


Dengan menarik napas panjang Michel pun mengangguk pelan, dia terpaksa mengurungkan niatnya. Walau dalam hatinya ingin segera membalas dendam.


"Besok kita akan mulai oprasinya, berisap siaplah Nyonya. Setelah oprasi nanti, Nyonya baru boleh keluar dengan bebas, dan dia tidak akan mengenali mu lagi. " ujar dokter Lauren.


"Baiklah dok. " apapun yang menurutmu baik, akan aku lakukan. Hidupku sudah anda selamatkan dari binatang buas itu. " jawab Michel.


Dia pun teringat, sewaktu dokter Lauren menyelamatkan dirinya dari cengkraman mantan suaminya yang kejam.


Dokter Lauren merawat dirinya dengan baik dan telaten di kediamannya.


Dokter Lauren memalsukan kematian dirinya dari suaminya.


Betapa kejam perlakuan suaminya pada dirinya, dia menganggap suaminya seorang malaikat, tapi ternyata dia adalah seorang iblis yang menyamar menjadi malaikat penolongnya orang tersebut yang merubah kehidupannya menjadi seperti sekarang ini.


"Bagai mana keadaan putriku dengan Biana dok? "


"Sepertinya, putrimu tidak dekat dengannya! jawab dokter Lauren.


" Heh, sudah pasti dok, dia hanya seorang Biana! mana mungkin bisa seperti ku! " ujarnya.


"wanita itu benar-benar! , aku sudah menganggapnya saudari, tapi ternyata dia menusuk ku dari belakang. " mereka diam-diam merencanakan ini sejak lama. " Aku benar-benar sudah di bodohi kedua orang itu! "


tambahnya.


Dokter Lauren hanya menatap wajah sayu ibu itu.


Dia tau, penderitaan wanita di hadapannya sungguh amat menderita. Lebih dari dirinya.


Dia kehilangan segalanya dan juga wajahnya.


Suaminya yang di anggap nya malaikat tapi ternyata hanya memanfaatkan dirinya.


"sungguh kejam perlakuan mu tuan Achille! tapi sebentar lagi kamu akan merasakan pembalasan dari wanita yang terluka! " batin dokter Lauren, dia pun tersenyum sinis, penuh arti.


Dia juga sudah lama ingin membebaskan diri dari cengkraman keluarga Achille.

__ADS_1


Terlebih adiknya yang bekerja di kediaman Achille, yang di perlakukan semena-mena tanpa di gajih sedikit pun. di pekerjaan kan layaknya seorang budak.


bersambung...


__ADS_2