
Setelah beberapa hari berada di negara B, Alex dan Jeslyn kembali ke negara nya.
Di kediamannya dia masih melihat Jesyca yang terkurung di kamarnya.
"Bebaskan anak itu, kita akan undang putranya Novak untuk makan malam. " ujar Alex kepada Jeslyn istri palsunya.
"Dan, dekati dia sampai bisa akrab dengan mu, seperti dekat dengan ibunya yang asli! " tambah Alex.
"baiklah tuan. " wanita yang di panggil Jeslyn pun mengikuti perintah Alex.
Sedangkan di apartemen, Nicolas seperti biasa dia sedang berbincang dengan Will salah satu orang kepercayaan nya itu.
"Will, apa kau sudah menemukan sesuatu? "
"tuan, ada yang aneh dengna ibu nya
Jesyca, dia yang seharusnya akrab dengan ayahmu, Ken, dan Nyonya besar, tetapi saat Alex membawanya berkunjung ke kediamanmu, dia seolah baru pertama kali mengekenal ketiganya! " ujar Will.
"baiklah, selidiki terus wanita itu! " aku tidak ingin dia membuat ibuku terluka lagi. "
"ooowh Iyah, satu lagi tuan, nyonya Jeslyn mempunyai sahabat yang bernama Syam, dia dulu adalah orang kepercayaan nyonya Jeslyn sebelum dia pindah ke negara ini, tetapi waktu di hotel, ternyata nyonya Jeslyn tidak mengenali pria itu. " ujar Will, sambil menatap wajah bingung tuannya.
"apa kamu sudah selidiki pria itu benar atau bukan sahabat dari ibunya Jesyca? " tanya Nicolas.
"sudah tuan, dia memang betul mantan asisten pribadinya nyonya Jeslyn sewaktu dia menjadi seorang model terkenal dulu. "
jawab Will penuh keyakinan.
"baiklah." bagus kerja kamu Will, bulan depan aku akan menaikan gajih mu. " ujar Nicolas.
"terimakasih tuan! "
"hemmm! " pergilah selidi terus keluarga Alex. " jangan sampai lengah. "
"baik tuan. "
Will pun bergegas keluar dari ruanga khusus di apartemen tuannya itu.
Sedangkan Nicolas membuka komputernya, untuk melihat beberapa informasi tentang Jeslyn Aurora di masa dia menjadi model dulu.
Di kediaman Achille Alex sedang berbincang dengan Jessyca di kamarnya.
Jeslyn memeluk erat Jesyca, "Jesy putri ibu, maafkan kami yang sudah mengurung mu di sini, kami lakukan itu karena kami sangat menyayangi dirimu, jangan sampai kamu salah bergaul dengan Al! " dia adalah anak jalanan yang ayah mu pungut. "
ucap Jeslyn sambil mengecup kening Jesyca.
Jesyca yang sebenarnya sudah merindukan pelukan itu sejak ibunya kembali merasa sangat terharu.
"maafkan juga ayah mu, dia bersikap keras seperti ini padamu, hanya ingin mendapatkan kebahagiaan untukmu. dia sangat menyayangimu. "
Jesyca hanya memandang lekat wajah ibunya.
Pelukan itu meluluhkan hati Jesyca. dia pun menteskna air matanya.
"ibu, jangan bersikap dingin lagi dengan Jesy. " ucapnya sambil memeluk erat tubuh ibunya.
Alex yang melihat itu dia memberi kode kepada Jeslyn.
"baiklah ibu minta maaf, sekarang untuk menebus kesalahan ibu dan ayah, undang lah teman mu untuk makan malam di sini. " oke. "
"maksud ibu Nicolas? "
__ADS_1
"heemmm, memang siapa lagi teman mu selain dia? " ujar Jeslyn.
Alex menganggukan kepalanya pelan, dia pun berjalan keluar kamar Jesyca.
"baiklah bu. " aku akan mengundang Nicolas. Terimakasih bu. "
"heemmm. sekarang kamu bersiap-siap lah, ibu akan menyiapkan semuanya. "
"baiklah bu. "
Jeslyn palsupun mengecup kening Jesyca, dia meninggal kan Jesy di kamarnya untuk bersiap-siap.
sedangkan di luar seseorang terdengar ribut-ribut, Jeslyn menghadapi arah suara itu.
"Jesy! Jass! " teriakan dari luar yang memanggil manggil namanya.
Alex yang berdiri di hadapan orang tersebut memicingkan pandangan heran kepada pria dan satu wanita yang berdiri di teras rumahnya.
"Hey! aku Syam, sahabat dari istrimu. " aku mendengar dia masih hidup, aku ingin menemui sahabatku! " teriak Syam.
Yang datang ternyata, Syam dan seorang wanita yang mengaku sebagai asistennya.
Alex terkejut mendengar nama itu, dia pun teringat obrolan Jeslyn dulu.
Bahwa dia pernah mempunya sahabat yang bernama Syam.
Sedangkan Jeslyn yang memandang lekat wajah Syam terkejut, dia mengingat sesuatu.
"Dia! pria yang waktu itu mendabrak ku di hotel! " batin nya.
Sedangkan Alex berpura-pura seolah Jeslyn tidak pernah cerita kepadanya.
"maafkan kami tuan Syam, kami tidak tau bahwa dia mempunyai sahabat dirimu, silahkan masuk. " akhirnya Alex mau tidak mau menyuruh Syam untuk masuk.
"terimakasih tuan Achille. " ucap Syam.
" Jangan sungkan, silahkan kalian duduk dengan santai di sini, aku akan memanggil istriku. " ucap Alex.
"bagai mana ini, apa yang harus ku lakukan, apa sebaiknya aku melenyapkan mereka, mereka akan menganggu rencanaku! " batin Alex.
Dia pun berjalan ke lantai dua, menuju kamarnya Jeslyn palsu.
Sesampainya di kamar dia mendapati Jeslyn mondar mandir sambil mengigit ujung jari kukunya.
" Tuan, bagai mana ini? " tanyanya dengan was-was.
"kamu berpura-pura lah kehilangan sedikit ingatan! " jawab Alex.
Dia yang tiba-tiba mempunyai ide seperti itu.
"tuan, apa kamu ingat orang yang menabrak ku di hotel? " tanya Jeslyn palsu.
"Iyah, aku ingat memang kenapa? " tanya Alex.
"itu merek tuan! " dia ternyata sahabat Jeslyn. "
Alex pun menatap wajah Jeslyn, dia merasa sedikit curuga atas kedatangan sahabat Jeslyn itu.
"apa mungkin dia datang ke sini karena merasa curiga kamu tidak bisa mengenali dirinya? " tanya Alex.
Jeslyn palsu pun merasa ketakutan, tangan nya memegang tangan Alex.
__ADS_1
"Lalu bagai mana ini? "
"Begini saja, kamu cari dulu di internet, soal masa lalu seorang model Jeslyn aurora. " aku akan bilang kepada mereka kamu sedang mandi. " sekarang cepatlah. " jangan sampai merek acuriga kalo kamu bukan Jeslyn! " titah Alex.
"Baiklah." jawab Jeslyn.
Dia pun mulai membuka laptop nya, sedangkan Alex kembali ke lantai dasar untuk menemui Syam dan asistennya.
Dia pun menjelaskan kepada Syam, bahwa Jeslyn sedang membersihkan diri.
"Alexandre Achille kamu pasti sangat ketakutan akan kedatangan kami! " batin Michel.
Dia menatap pria di hadapannya dengan penuh dendam, dia mengingat semua kenangannya bersama pria itu di sana.
Michel mengingat pertama kali masuk ke dalam kediaman itu sebagai nyonya Achille.
Alex memperlakukan dirinya bak seorang ratu di rumah itu, tapi sayang semua itu ternyata hanya sandiwara belaka.
Perlakuan baik nan penuh cinta dari Alex palsu.
Dia teringkat penghianatan Alex dengan seorang wanita yang bernama Biana.
Mereka sering melakukan hubungan suami istri di kamar Biana. Dan sekarang perempuan itu merubah wajahnya menjadi wajah dirinya.
Rencana jahat Alex terbongkar oleh Jeslyn, sesaat sebelum kecelakaan teragis yang menimpa dirinya.
Pria itu mendekati dirinya hanya ingin menjadikan dirinya pion untuk balas dendam kepada keluarga Novak Shinoda.
Dia pun mengetahui Alex menukar putra kandungnya yang ia lakhirkan dengan bayi perempuan. di saat dirinya terbaring di ruang rahasia Biana mengunjungi Alex di ruang rahasia tersebut dan mereka membicarakn hal tersebut.
Biana, adalah kekasih Alex yang rela menjadi asisten di rumah itu sewaktu Jeslyn menjadi istri dari Alex.
"Ngomong-ngomong soal putraku, di mana dia. " hanya satu anak muda yang di adopsi oleh Alex. Aldo, putra ibu. semoga kamu kuat menghadapi Alex. dia yang sudah memisahkan kita. " batin Michel.
Ternyata putra Jeslyn alias Michel itu adalah Aldo.
Syam dan Alex masih berbincang, Michel berdiri di belakang Syam.
Tidak berapa lama Jeslyn turun dari kamarnya.
"Syam, sudah lama kita tidak bertemu! " bagai mana kabar mu sekarang? " ucap Jeslyn yang sudah duduk di samping Alex sekarang.
"Jes, kenapa kamu terlihat pucat? apa kamu sakit? " ujar Syam.
Syam bukannya menjawab pertanyaan Jeslyn, malah dia balik bertanya.
"Aku tau, walau pun kau merubah wajahmu sebagai Jeslyn, tapi lihat, postur tubuhmu sangat berbeda dengan Jeslyn ku! " batin Syam. sambil menatap wajah Michel.
"aku! "
" aah sudah lah, aku tau kemarin di hotel kamu tidak mengenai ku karena kamu sedikit kehilangan ingatanmu, aku tau dari suamimu barusan. " ujar Syam.
Jeslyn palsu pun tersenyum penuh arti.
"apa kau seutuhnya melupakan ku Jes?" Tanya Syam kembali.
"tidak aku sedikit mengingat tentang kita dulu, maafkan aku! " ujar Jeslyn.
Syam pun mencoba mengakrabkan dirinya, dengan seolah-olah dirinya ingin membuat Jeslyn mengingat masa lalu dengan dirinya.
Alex tidak menaruh curiga sedikit pun.
__ADS_1
Bersambung...