[Revisi] Cinta Komedi Remaja

[Revisi] Cinta Komedi Remaja
Main ke pasar malem


__ADS_3

"oh iya, kata kamu, kamu bawa baju ganti buat kita kan? mana?"


"kamu mau ganti sekarang?"


"iya, nggak enak kalo jalan-jalan tapi pake seragam begini"


"ya udah, yuk ikut aku"


Sampai di tempat yang disiapkan


Disini, di sebuah rumah sederhana dan terdapat banyak bunga dihalamannya


"apa ini?"


"ini rumah kecil yang aku buat pake uang tabungan aku sendiri, aku sengaja buat karna aku punya banyak keponakan dan aku sering ngurus mereka jadi......aku buat rumah ini deh, karna kalo dirumah aku pasti nanti ujung-ujungnya aku harus beresin mainannya mereka"


"wah.......bagus banget!! banyak bunganya lagi, aku suka bunga"


"oh ya? bagus deh kalo emang kamu suka bunga"


"trus mana bajunya?"


"oh iya, bajunya ada di dalem, sini aku anter"


Di dalam rumah


"di sini, aku udah nyiapin bajunya tadi, kamu tinggal pake aja, kalo mau sekalian mandi juga nggak papa, itu kamar mandinya"


"oh gitu......ya udah makasih ya"


"iya, aku tunggu di luar ya?"


"iya"


Adi pun keluar dan tidak lupa menutup kamar itu kembali.


Sekarang Rachel membuka lemari pakaian yang berada di kamar itu, betapa kagetnya Rachel saat melihat banyak baju perempuan disana. Ditambah lagi, ukuran bajunya terlihat pas untuk badan Rachel yang kecil.


Begini contohnya








sepatunya juga satu set sama bajunya



ini satu set sama topinya


Yang membuat heran kenapa semua bajunya pendek semua? tapi itu tidak membuat Rachel pusing


Tapi Rachel kembali pusing saat dia melihat beberapa pasang sepatu dibagian bawah gantungan bajunya.





"kenapa banyak baju cewek? terus sepatunya juga lagi?" gumam Rachel bingung


Tapi akhirnya Rachel memakai baju yang pertama juga dengan sepatu yang ketiga.


Saat Rachel keluar kamar itu, Rachel terkejut melihat Adi yang juga sudah rapi.



"udah selese?" tanya Adi yang membuat Rachel tersadar dari lamunannya


"hah? oh, ah! udah kok"


"kamu kenapa?"


"hah? nggak kok, nggak papa"


"kaget ya aku ganteng kaya gini?"


"hah?! hahahaha, nggak kok, aku sering liat cogan juga b aja tuh"


"ah masa? kamu aja tadi bengong liat aku, itu apa namanya?"


"ya aku kaget aja, aku kira kamu lagi di luar, ternyata udah ada di sini"


"ya udah, kamu juga cantik pake baju itu, suka?"


"suka! tapi kamu punya banyak pakaian cewek sama sepatunya juga? apa kamu punya cewek lain?!"


"Weh......jangan kaya gitu, aku tadi beli dulu ke mall pas istirahat kedua"

__ADS_1


"kok pas ya sama badan aku?"


"ya karena aku ngajak temen kamu, si Tasya"


"oh ya?! makannya tadi istirahat kedua dia ngilang, ternyata sama kamu?"


"iya, aku ngajak dia karna dia paling deket sama kamu dan Tasya pasti tau selera fashion kamu, tapi kamu beneran suka kan?"


"iya, aku suka banget, trus kok banyak bajunya?"


"itu semua buat kamu, nanti kita bawa pulang aja"


"hah?! beneran?! ih kamu baik banget sih?....." Rachel pun memeluk Adi juga mengucapkan banyak terima kasih


"iya-iya, ini mau jalan nggak sih? atau mau disini aja? hm?" ucap Adi mengeluarkan smirk nya lagi


"ih! paan sih?! pasti kamu lagi mikirin yang aneh-aneh, dasar mesum" ucap Rachel kesal lalu melepas pelukannya


"ya makannya ayok, nanti aku khilaf lagi, apalagi ini cuma berdua doang"


"ih!!! kamu ih!!"


"iya-iya, nggak kok aku nggak ngelakuin apa-apa" ucap Adi merangkul pundak Rachel


...----------------...


"liat tuh! bagus kan?"


"iya, bagus, rame ya? tapi aku suka"


"kamu mau jajan apa?"


"mm..... jagung bakar deh"


"baiklah tuan putri, mari"


"apaan sih? kamu ini"


"ya udah, yuk sayang"


"tuh kan? malah sayang"


"ya udah terserah kamu, kamu mau rasa apa?"


"aku rasa......mm..... terserah deh, yang penting nggak pedes"


"ok, kamu duduk di sini dulu ya? aku aja yang mesen, di sana rame"


"iya, jangan lama-lama"


"iya, nggak lama kok, tunggu ya?" ucap Adi mengelus rambut Rachel lalu pergi


Beberapa saat kemudian, Adi pun membawa 2 jagung bakar dengan rasa yang sama, tidak pedas, sesuai permintaan Rachel.


"nih, jagung bakarnya, makan ya, kamu belum makan soalnya"


"iya, makasih"


"sama-sama" Adi pun ikut duduk dan menikmati jagung bakar miliknya


"kamu habis ini mau beli apa lagi?"


"mm...... nggak deh, aku nggak mau apa-apa lagi"


"main wahana aja?"


"boleh-boleh!! aku juga mau!!" jawab Rachel excited


Adi yang melihatnya pun gemas, karna mulut Rachel belepotan dilumuri bumbu dari jagung bakarnya. Rachel yang fokus pada jagung bakarnya kini kaget saat Adi tiba-tiba mengelap bibirnya dengan tisu dan juga jarak yang sangat dekat.


"kalo makan itu yang bener, liat, sampe belepotan kaya gini makannya, kaya anak kecil, tapi kamu emang anak kecil buat aku, lucu, gemesinn" ucap Adi tertawa dan masih fokus membersihkan bibir Rachel


"udah!! makan yang bener" Rachel pun kembali menikmati jagungnya dengan gugup


"kenapa? malu lagi? hahahaha, lucu banget sih?" Adi pun mencubit pipi tembem Rachel gemas


"ih.....sakit tau"


"lucu sih kamunya"


"kamu aja yang nggak biasa liat cewek gemes kaya aku"


"emang iya, baru kamu doang"


"hah?! masa? nggak percaya aku"


"kenapa?"


"kamu kan kapten basket dan suka tanding ke sekolah lain, pasti banyak cewek yang kamu liat kan? pasti salah satunya ada yang gemesinn juga dong"


"kamu nggak percaya? beneran dah, nggak ada, cuma kamu doang"


"segitu gemesinnya aku sampe di dunia ini nggak ada yang bisa nandingin wajah imutku ini"


"emang kamu paling gemesinn di dunia yang pernah aku liat" jawab Adi menatap Rachel serius dan tersenyum


"au ah, jadi sering ngegombal kamu"

__ADS_1


"hahahaha, ya udah habisin jagungnya habis itu kita main wahana di sini"


Beberapa saat kemudian mereka selesai memakan jagung bakar dan sekarang mereka sedang berjalan-jalan memilih wahana yang akan dinaikinya nanti.


"kamu mau naik apa?"


"nggak tau, kalo kamu?"


"ih kok nanya balik? kan aku nanya kamu"


"ya habisnya aku bingung mau naik apa"


"main komedi putar aja gimana?"


"boleh-boleh, aku juga mau naik kudanya"


"kapan-kapan aku ajak kamu naik kuda beneran deh"


"beneran?! mau!!"


"ya udah kapan-kapan, sekarang kita naik kuda-kudaan dulu"


"ya udah iya"


...****************...


"kamu mau naik yang mana?"


"aku mau yang putih, yang itu tuh!" tunjuk Rachel pada kuda-kudaan bewarna putih


"ya udah, aku naik yang di sebelahnya"


"horre....!!"


"dasar, kaya anak kecil, tuh liat, anak kecil aja diem kok kamu nggak?"


"karna mereka malu, aku kan nggak malu"


"malu-maluin yang ada mah"


"ih kamu mah gitu"


"nggak, ya udah duduk, sebentar lagi mau muter"


"Ok"


"kalo pusing bilang aja kalo ngantuk bilang juga, biar nanti aku yang gendong kamu"


"iya-iya, bawel banget kaya cewek"


"ya udah, selamat bersenang-senang baby"


"hehehehe"


Wahana komedi putar pun mulai berputar pelan, Rachel terlihat sangat senang dan rambut yang digerainya berterbangan tertepa angin yang membuatnya tambah cantik. Adi sesekali melihat Rachel yang memejamkan matanya sambil tertawa senang, tentu saja hal itu juga membuat Adi juga merasa senang.


Wahana ini pun berhenti, Adi dan Rachel juga sudah turun.


"gimana? pusing nggak? biar aku gendong"


"nggak, aku bahkan seneng banget tadi naik itu"


"ya udah mau jajan lagi apa mau main lagi?"


"main deh, makannya nanti aja"


"main apa?"


"panahan? aku pengen main itu"


"boleh, yuk"


Sampai di tempat panahan


"Bang, panahannya, gua mau main juga"


"satu apa dua ni?"


"satu aja"


"ini"


"ok, thanks"


"ini Chel, sini aku ajarin" Rachel pun mendekat


Sekarang posisinya Rachel kaya dipeluk dari belakang gitu sama Adi tapi tangan mereka sama-sama megang busur panahnya


" ya ampun....kenapa jantung gua? nafasnya Adi kerasa banget di leher gua..... apalagi posisinya kaya gini, tambah jedak-jeduk dah jantung gua" batin Rachel


"aduh.....pengen rasanya gua cium Rachel, tapi ini didepan umum, pasti banyak yang ngeliatin dan ntar takutnya ditelpon ke polisi lagi, kan bahaya, niat mesra-mesraan yang ada ntar masuk penjara" batin Adi


"tarik Chel" sesuai perintah, Rachel pun menarik anak panah yang berada di tali senar busur panah


"lepas bareng-bareng ya? 1.....2.....3!!" anak panah pun dilepas dan tidak disangka anak panah itu menancap tepat di angka 10


"wah....!! kita bisa"

__ADS_1


"bisa dong siapa dulu yang ngajarin"


"sombong deh......"


__ADS_2