[Revisi] Cinta Komedi Remaja

[Revisi] Cinta Komedi Remaja
Bengek


__ADS_3

Skip


"Nah, jadi ini tempatnya gengs!! bagus kan? ya iyalah" ucap Farsya heboh sambil merentangkan tangannya


Ya, mereka akhirnya pergi ke tempat yang dikatakan Farsya. Di sebuah hutan yang rindang dan terdapat rumah pohon dari kayu.


Mereka pun melihat sekeliling


"wih......adem nih di sini" puji Fero


"ya jadi ini tempat favorit gua selama gua pindah sementara di sini, selain tempatnya adem juga tempatnya bersih trus sepi jadi enak buat main di sini" jelas Farsya


"Lo ke sini setiap hari Sya?" tanya Tasya yang masih sibuk melihat-lihat sekitar


"emm..... nggak sih tapi akhir-akhir ini emang setiap hari bahkan waktu gua pernah 2 kali sehari ke sini" jawab Farsya


"ada rumah pohonnya!!!" heboh Rachel lalu berlari untuk naik ke rumah pohon itu


"liat rumah pohon aja seneng" gumam Adi


"eh iya sampe lupa, di sini ada rumah pohonnya trus nggak jauh dari sini juga ada air terjun kecil kalian mau ke sana?" tanya Farsya


"gua nggak dah, baru juga sampe" Tristan


"iya bener, kita istirahat aja di sini dulu ntar baru dah kita liat air terjunnya" saran Adi


"GUYS!!! SINI NAIK, PEMANDANGANNYA BAGUS LOH!! TEMPATNYA JUGA ENAK!!" ajak Rachel sambil berteriak dari rumah pohon yang tempatnya lumayan tinggi


"Subhanallah.....kaget gua, HEH! RACHEL PELAN-PELAN DONG JANGAN TEREAK, GUA KAGET NIH" protes Jennie


"Lo juga tereak Jen" kata Faiza


"ya gua tereak juga karna tu curut tereak" balas Jennie agak kesal


"ya udah si b aja ngomongnya, nggak usah ngegas" protes Faiza


"HEHEHE, IYA MAAP NTAR KALO GUA KAGAK TEREAK KALIAN PADA KAGAK DENGER" teriak Rachel lagi


"sumpah ya gregetan gua, RACHEL JANGAN TEREAK" kata Jennie


"hehe iya iya bawel banget sih" kata Rachel lirih


Lalu mereka pun menghampiri Rachel yang berada di dalam rumah pohon dan sisanya hanya berfoto di sekitar rumah pohon


"eh eh sini sini sini" ajak Jennie pada Faiza


"napa?"


"foto kuy, udah nyampe sini yekan"


"eh gua ngikut elah" kata Tasya


"ya udah sini 1.....2.....3.....cheese!!!" Jennie



ilustrasi (Faiza, Tasya, Jennie)


"ih baguss!!!" pekik Tasya


"eh foto lagi foto lagi!!" usul Faiza


"bentar, eh Dit!" panggil Jennie pada Radit yang sedang duduk di tangga rumah pohon bersama teman-temannya


"apa?" tanya Radit yang masih duduk


"sini! bantuin kita foto"


"ck, foto sendiri kan bisa"


"ah!!!! bantuin Radit.....!!!" mohon mereka


"ck, iya-iya" Radit pun berjalan terpaksa mendekati mereka


"mana?" tanya Radit meminta hp pada Jennie


"hehehe,nih" Jennie pun memberikan hpnya dan di terima dengan malas oleh Radit

__ADS_1


"fotoin yang bener ya" kata Faiza


"hm, gc!" ucap Radit dingin


"yuk gengs!"


"ok, 1......2......3....."


Cekrek....



ilustrasi (Tasya, Faiza, Jennie)


"mana-mana?" tanya Faiza pada Radit


"nih"


mereka pun melihat fotonya


"bagus-bagus! lagi Dit, yuk guys" Jennie


"tapi yang lucu gitu" kata Tasya


"pose bobrok gengs" usul Faiza


"dasar cewek" gumam Radit


"1......2......3......"


Cekrek.....



ilustrasi ( Jennie, Faiza, Tasya)


"caelah bobrok bener nih cewek" gumam Radit


"bagus nggak?! bagus nggak?!" heboh Jennie


"nih liat sendiri, bengek gua liat fotonye" kata Radit terkekeh sambil memberikan kameranya pada Jennie


Jennie pun melihat fotonya, beberapa detik setelahnya Jennie tertawa terbahak-bahak yang membuat Tasya dan Faiza penasaran


"kenape lu Jen? kaya orang sinting ae" tanya Tasya


"hahahaha gimana Radit kagak bengek? nih liat fotonya hahahahahahahahahahaha gua aja bengek" jawab Jennie yang masih tertawa


"tau Lo! gua bengek cuy, au lah takut bengek gua di sini hahahahahahahahahahaha" Radit pun pergi sambil terus tertawa


"kenapa lu?" tanya Exel yang melihat Radit tertawa di sebelahnya


"hahahaha mereka tuh! komuk banget njir hahaha" jawab Radit sambil memegangi perutnya yang sakit karna terlalu banyak tertawa


"caelah gua kira kenapa"


"hahahaha!!" tawa Jennie, Tasya dan Faiza


"sumpah komuk banget gua hahahaha" kata Tasya


"sama, untung muka kita ketutupan rambut hahahaha" timpal Faiza


"dahlah guys ntar perut gua sakit ketawa mulu, yuk ke rumah pohonnya" ajak Jennie


"kuylah!"


...----------------...


Di tempat yang tidak jauh, Devan dan Belva sedang berada di danau dekat rumah pohon


"Van, bagus ya danaunya? jernih lagi airnya" kata Belva


"hehehe iya, bagus"


"eh iya Van" Devan pun menoleh


"kenapa?"

__ADS_1


"Chika nggak di ajak? kasian tau sendirian di rumah"


"biarin lah, males aku ngajak Chika"


"masih marahan?" tebak Belva


"mm....kaya udah nggak enak aja kalo ngobrol sama dia"


"eleh.....kamu mah dingin sama keluarga kamu, tapi bobrok di depan temen-temen kamu" ejek Belva


"hahahaha itu tau"


"kenapa sih? emang ada yang salah sampe kamu dingin ke mereka?" tanya Belva serius


"hah? e-enggak kok, gpp hehe" jawab Devan gugup lalu memalingkan wajahnya menatap danau lagi


"masa? kamu kalo mau cerita, cerita aja aku dengerin kok"


"nggak Va, nggak ada apa-apa kok udah sekarang kita liat danaunya lagi, atau mau main ayunan? tuh ada ayunan" tunjuk Devan pada ayunan yang tidak jauh dari tempat mereka


"eh iya, wah.....aku mau!!!" Belva pun berlari mendekati ayunan itu


"hahaha dasar" kekeh Devan


"Devan!!!" teriak Belva


"iya Va, bentar" Devan pun berjalan mendekati Belva lalu duduk di sebelah ayunan Belva


"Van, aku udah lama gak main ayunan tau"


"masa?"


"ih iya, terakhir aku main ayunan itu...... kayaknya waktu kita kelas 2 SMP deh"


"kita? kamu kali, waktu itu aku masih kelas 1, kamu kan lompat kelas"


"eh? hehehe iya aku lupa"


"dasar pelupa, padahal pinter tapi pelupa hahaha"


"ya udah si, aku kan nggak inget doang" kesal Belva


"hah? apa bedanya Va? sama aja kali, pelupa"


"ih nggak! kalo pelupa itu aku suka lupa, ini kan cuma satu kali doang aku lupanya" kata Belva sedikit kesal


"utututu.....iya deh iya, beda"


"au ah, kamu becanda mulu"


"hahaha ya udah kamu mau aku serius? yuk ikut aku" ajak Devan sambil menggandeng tangan Belva


"eh? kemana?" tanya Belva


"ke rumah kamu"


"ngapain? kita kan mau liburan di sini" heran Belva


"mau minta restu biar aku bisa nikahin anaknya yang lucu ini" jawab Devan terkekeh sambil mengusak rambut Belva yang membuat pipi Belva memanas


"paan sih?! udah ah aku mau ke sana" Belva pun beranjak dari tempat duduknya sambil menunduk malu


"mau kemana? tungguin aku, jangan buru-buru" kata Devan bercanda


"paan sih?! awas ah!" Belva pun pergi dengan wajah yang memerah malu


"hahaha padahal aku nggak becanda loh Va!!" teriak Devan yang tidak di gubris oleh Belva


"lucu banget" gumam Devan tersenyum


Hai hello annyeong!!πŸŽ‰πŸŽ‰


Mimin comeback!! maaf ya udah seminggu lebih ini aku nggak up, mian


Soalnya aku lagi nggak mood akhir-akhir ini


**kemungkinan aku bakal dobel up deh hari ini

__ADS_1


Eh? tapi nggak tau, eh? tapi iya, eh? nggak tau lah😁😁


Tunggu aja nanti, bye-bye 😘😘**


__ADS_2