[Revisi] Cinta Komedi Remaja

[Revisi] Cinta Komedi Remaja
Pendekatan


__ADS_3

"Chik, Lo mau ngapain ngajak gua ketemuan?" tanya Rachel sambil menyeruput minumannya


"hah? gua cuma ngajak main doang, nggak boleh?" ucap Chika melirik Rachel sebentar sebelum menyendokkan makanannya ke dalam mulut


"boleh, cuma gua kan, eh nggak maksudnya kita kan baru kenal, udah ngajak main aja"


"Lo belum terbiasa ya? tenang, gua cuma mau deket karna mau punya temen yang famous juga, hehehe"


"pinter juga Chika, sok polos tapi busuk didalam" batin Devan yang masih fokus pada hpnya tapi menyimak percakapan Rachel dan Chika


"bohong sedikit nggak papa lah ya? kali-kali" batin Chika


"bisa aja Lo Chik, tapi gua kok nggak kenal Lo sebelumnya?"


"ya makannya jangan heran kalo gua ngajak jalan atau main kaya gini lagi"


"iya-iya" jawab Rachel


"eh! Van! Lo kok diem aja? sariawan ya?" tanya Rachel pada Devan


Devan berhenti memainkan hpnya dan menatap Rachel


"sariawan pala lu? gua sehat, cuma males ngomong hari ini"


"sans dong, gua kan cuma nanya" Devan memutar matanya malas dan memanggil pelayan untuk memesan makanan


"oh iya, katanya Devan kalian temen kecil ya?" tanya Rachel pada Chika yang sedang meminum jusnya


"em.....itu aja mba, makasih" kata Devan pada pelayan kafe, lalu pelayan itu pergi


"iya, kenapa Chel?" jawab Chika menoleh pada Rachel


"emm.....cuma nanya doang"


"kirain kenapa, Lo nggak makan?"


"nggak, udah kenyang"


"permisi mas, ini pesanannya" ucap pelayan pada Devan


"makasih mba"


"permisi" ucap pelayan lalu pergi


"daripada gua main hp doang trus ndengerin mereka ngemeng, mending gua makan, uh..... enak banget sih makan bakso kaya gini" batin Devan sambil mengaduk baksonya


"oh iya Chel, gua denger Lo pacaran ya ama Adi?"


"emm... ya gitu deh" jawab Rachel malu


"ah...... katanya nggak suka..... sekarang malah pacaran, emang jodoh nggak kemana ya?" goda Chika


"hihihi iya, Lo nyusul dong"


"belum punya gebetan gua mah"


"masa? Lo cantik loh, apa cowok-cowoknya yang matanya burem? orang cantik begini"


"banyak yang nembak gua tapi gua tolak"


"kenapa?"


"bukan tipe gua, mereka cowok tapi alay"


"oh.... gimana kalo sama Devan aja? dia alay tapi nyebelin, boleh juga lah tuh" saran Rachel menepuk pundak Chika


"hah?! ng-nggak, gua ama Devan cuma temen, jadi nggak mungkin gua jadian ama dia" jawab Chika gugup


"Emang, nggak usah bawa-bawa gua dah, itu masalahnya yang sok jual mahal" potong Devan sambil memotong baksonya


"tuh.....denger Chel, dia emang bener"


"tapi gua rasa kalian cocok loh"


"Lo pikir gua apaan? main cocok-cocok aja, emang gua ayam di cocokin ama ayam lain? nggak-nggak! nggak level gua ama dia" jawab Devan meninggikan suaranya


"ya udah si kalo nggak mau, gua juga nggak maksa" ucap Rachel memutar matanya malas


"hahahaha ya udah lah Chel, emang ntu anak suka nyolot"

__ADS_1


"emang, heran gua suka nyolot, ngegas, untuk temen"


"kalo Lo nggak ngakuin temen juga gua kaya gini, nggak usah bingung" ucap Devan yang masih melahap baksonya


"au lah! nyebelin banget jadi human"


"hmm"


"udah-udah, eh Chel, gua balik ya? ntar gua dicariin lagi sama bonyok gua"


"oh gitu, ya udah balik aja, salam sama bonyok Lo ya?"


"iya, bye Chel, makasih udah mau main bareng gua" ucap Chika sambil berdiri dan menggendong tasnya


"iya, kapan-kapan kita main bareng lagi ya?"


"iya gampang, Van gua balik"


"sonoh" jawab Devan malas


"ya udahlah, bye Chel!!" Chika pun pergi


...----------------...


"Rachel kemana ya?" gumam Adi sambil duduk di pinggir lapangan


"eh kapten! kita duluan ya?" ucap salah satu teman tim Basketnya Adi


"ya! ati-ati" jawab Adi sambil mengacungkan jempol


"iya, Lo juga ati-ati"


"gampang" mereka pun pergi menyisakan Adi di pinggir lapangan


"kemana ya?" Adi mengeluarkan hpnya


"apa dia ngasih kabar ya?"


"nggak, kemana coba?"


"telpon aja lah"


Tut....Tut...Tut....


"iya Adi, kenapa?"


"kamu dimana?"


"kan aku udah bilang, lagi keluar bareng temen"


"udah pulang?"


"udah, ni dijalan, kamu udah selesai latihannya?"


"udah, tadi aku nyariin kamu"


"hahahaha, pelupa ya?"


"kamu keluar bareng siapa?"


"temen aku"


"siapa?"


"Chika sama Devan"


"Chika siapa?"


"kelas IPS 3"


"ouh, kamu udah nyampe?"


"sebentar lagi, kamu pulang aja, aku udah mau nyampe"


"iya, habis ini aku pulang kok"


"jangan capek-capek ya? kamu kan mau tanding Minggu depan jadi harus jaga kesehatan"


"iya.....bawel banget cewek aku"

__ADS_1


"ini kan juga demi kamu, biar kamu bisa ikut tanding besok"


"iya-iya, cewek aku emang perhatian"


"hehehe ya udah aku udah didepan rumah nih, aku tutup ya?"


"iya, salam buat Tante sama om ya?"


"iya nanti aku salamin"


"bye cantik"


"hehehe bye ganteng"


"hahaha iya, bye...."


Tut....Tut....Tut....


"Chika? jadi dia kelas IPS 3? apa kebetulan aja?" gumam Adi bingung


"lagian ngapain dia dateng sekarang? disaat gua udah jadian sama Rachel"


"gua liatin dulu, kalo ada yang aneh baru gua bertindak"


Di sisi lain, Chika sedang membaringkan tubuhnya sambil tersenyum bahagia.


"hahahaha, akhirnya gua bisa sedikit demi sedikit masuk ke dalam lingkar pertemanan Rachel"


"gampang juga ya? apa mungkin dia emang bodoh? hahahaha tapi itu juga membantu gua jadi nggak masalah" Chika bangun dari tempat tidur dan duduk di pinggir kasurnya


"tapi......kak Devan kenapa? tumben-tumbenan dia nggak banyak ngomong? apa ada masalah?"


"tapi apa hubungannya? nggak ada untungnya gua tau, palingan sama gebetannya, itu urusan dia gua juga ada urusan gua sendiri jadi nggak mikirin lah" ucap Chika lalu dia kembali tertawa memikirkan Rachel yang sangat membantunya mempercepat rencananya


...----------------...


"Van makasih udah nganter gua, mau mampir nggak?"


"nggak, gua langsung balik aja" jawabnya dingin


"ya udah, gua turun, Lo ati-ati di jalan"


"hmm"


tap...


Rachel menutup pintu mobil Devan setelah turun


"bye Van!!" ucap Rachel dari luar sambil melambaikan tangannya sampai mobil Devan pergi


Rachel berjalan masuk ke dalam rumahnya


"assalamualaikum mah"


"eh udah pulang anak mamah, wa'alaikumsalam sayang" jawab mamah Rachel


"iya mah, oh iya tadi Adi salam ke mamah sama papah"


"oh gitu, iya wa'alaikumsalam, salam balik ya? kamu dianter Adi?"


"nggak, dia lagi latihan basket tadi, aku dianter sama Devan"


"oh.....ya udah kamu bersih-bersih gih, trus makan"


"iya mah, bye mah" Rachel menaiki tangga untuk pergi ke kamarnya


Setelah selesai, Rachel turun untuk makan siang bersama mamah dan Papahnya


"sini sayang, mamah masak ayam goreng kesukaan kamu nih"


"wah..... banyak banget ayamnya, enak nih" ucap Rachel senang saat sudah duduk di bangku meja makan


"iya, papah tadi yang sengaja beli ayam banyak dipasar" ucap papah


"oh gitu? bagus deh jadi aku bisa makan ayam banyak"


"ya udah makan yang banyak, biar kamu makin endut" jawab papah


"ih......aku nggak gendut, enak aja"

__ADS_1


"iya-iya papah kan bercanda, kamu makan gih, mah mamah juga makan"


"iya pah, selamat makan semua" ucap mamah


__ADS_2