[Revisi] Cinta Komedi Remaja

[Revisi] Cinta Komedi Remaja
Kaya pernah denger


__ADS_3

Keesokan harinya sesuai janji Adi, dia pergi ke rumah Rachel. Menemani Rachel sekaligus menginap sekitar dua hari di sana.


Adi sudah siap sekarang, dia hanya membawa satu tas ranselnya yang berisi pakaiannya selama di rumah Rachel.


"sekarang jam...... setengah enam, pergi sekarang kali ya?"


"iya dah, daripada gua telat kan ke sananya? kasian Rachel sendirian di rumah" Adi pun langsung pergi menggunakan mobilnya menuju rumah Rachel


Sesampainya di sana, Adi melihat banyak teman-teman Rachel yang juga ada di sana.


"assalamualaikum" salamnya saat masuk di depan mereka yang tengah asik mengobrol


"eh? wa'alaikumsalam, masuk Adi, kita baru aja mau berangkat" ucap mamah Rachel


"hehehe makasih Tan" Adi dan teman Rachel yang berada di luar pun ikut masuk ke dalam rumah Rachel


"oh iya, Tante sama Om udah mau berangkat sekarang, tolong jagain Rachel ya?" ucap mamah Rachel


"iya Tan, Om, pokoknya kalo Rachel sama kita udah aman deh....ye nggak guys?" ucap Jennie santai


"Yoi, Tante sama Om tenang aja deh di sana, Rachel udah kita jagain di sini" tambah Farsya


"ya udah, om sama Tante udah tenang kalo gitu, kita berangkat dulu ya? Rachel, papah sama mamah berangkat ya? jangan nyusahin!"


"ih.....sejak kapan aku nyusahin? yang ada mereka yang nyusahin aku nanti"


"heh..... nggak boleh gitu ah, mereka kan temen kamu" tegur mamah


"iya tuh Chel, kita udah baik mau nemenin Lo jangan jelek-jelekin kita dong...."ucap Faiza


"iye-iye, ya udah kalian hati-hati, jangan lama-lama pulangnya"


"kalo lama juga nggak papa Tan, kan ada kita" ucap Farsya


"enak aja, bilang aja mau makan gratisan" ucap Rachel sinis


"hehehe tau aja Lo Chel, tapi beneran deh Tan, Om, Rachel baik-baik aja sama kita"


"iya.....kita percaya kok, ya udah pesawat kita mau terbang satu jam lagi jadi kita mau berangkat sekarang, titip Rachel ya?" ucap papah Rachel


"iya Om, hati-hati di jalan ya Om, semoga selamat sampai tujuan" ucap Adi


"iya amiin..... titip Rachel ya Adi? kalo ada apa-apa kabarin om atau Tante"


"iya om, insyaallah nggak akan ada apa-apa"


"ya udah sayang.....mamah berangkat ya? mamah udah siapin banyak bahan makanan, kalian bisa masak kan?"


"hehehehe nggak Tan, tapi Tasya bisa masak kok jadi nggak usah khawatir Tan" ucap Faiza


"syukur deh kalo gitu, kita berangkat, assalamualaikum"


"wa'alaikumsalam"


"hati-hati Om Tante!!!" teriak teman-temannya


Mamah dan papah Rachel sudah masuk ke mobil taxi, lalu mobil itu mulai melaju dan lama-kelamaan menjauh dari rumah Rachel


"udah? yuk balik" ucap Farsya


"yuk" jawab Rachel


Tapi saat Rachel baru berbalik badan, tangannya di tahan oleh seseorang. Siapa lagi? jelas Adi yang menahannya, Rachel melirik tangannya yang di tahan Adi sebentar lalu menatap Adi heran sebagai arti dia berkata 'ada apa?'

__ADS_1


"kamu bawa temen-temen kamu?" tanya Adi masih memegang tangan Rachel


"hah?"


"iya, kamu ngajak temen kamu? nginep di sini juga?"


"hah? hahahaha, ya iyalah" tawa Rachel pecah melihat muka Adi yang terlihat sedih yang menurut Rachel sangatlah lucu


"kok nggak bilang?"


"kenapa? kan kemaren papah udah bilang kalo aku boleh bawa temen aku, nggak inget?"


"ya......i-inget sih.....tapi aku kira itu......kamu nggak ngajak temen kamu" jawab Adi langsung memalingkan wajahnya


"ya kamu kira kita mau di rumah berdua doang? ya nggak lah! udah jangan banyak tanya mending kita ikut masuk!" ucap Rachel menarik tangan Adi paksa ke dalam rumah


"eh! eh! eh?!" kaget Adi saat tangannya di tarik Rachel


Skip~


Saat ini ruang tengah rumah Rachel berantakan. Faiza baca novel sambil makan cemilan di sofa, Farsya yang nggak tau dari mana udah bawa bola basket dan main di situ, Jennie yang lagi live Instagram sambil teriak-teriak, dan Tasya yang sibuk marahin Farsya yang main bola basket di dalem rumah. Dan di tambah lagi Adi mengajak teman-temannya Arka dan Tristan untuk menemaninya di rumah Rachel.


Rachel yang melihat pun merasa kepalanya pusing akan keadaan rumahnya yang seketika berubah menjadi kapal pecah, sangat berantakan dan berisik.


"heh!! bisa rapih dikit nggak?!!" teriak Rachel yang emosi


Keadaan masih sama, mereka mungkin tidak mendengar?


"heh!! Lo pada!!" teriak Rachel sekali lagi, kali ini mereka berhenti dari kegiatan mereka sendiri dan menoleh kepada Rachel


"udah bikin rumah gua berantakan? puas?" kata Rachel emosi


"apa sih Chel? gua lagi live Instagram nih" ucap Jennie sambil membenarkan rambutnya


"perasaan gua nggak salah deh, gua cuma latihan basket di sini, apa salah?" tanya Farsya tanpa merasa dosa


"whatt?!! Lo bilang apa?!! Lo tanya kesalahan Lo apa?!! jelas salah lah!! Lo pada bikin rumah gua kaya kapal pecah!!" teriak Rachel


"hah...... whatever....."ucap Jennie melanjutkan live Instagram nya


"lebay banget Lo Chel, mending rame daripada sepi kan?" ucap Faiza


"Lo nggak ngehargain rumah gua? emang bagus rame tapi nggak gini juga kali, Lo liat, rumah gua udah berantakan!!"


"udah-udah, Lo pada mending beresin ni sampah, Chel jangan emosi....udah mau di bersihin juga kok rumah kamu" ucap Adi mengelus rambut Rachel


"ih! ini bukan masalah mereka mau bersihin rumah aku atau nggak, tapi ini masalah mereka yang bisa ngehargain rumah aku dan bisa jaga sikap ke orang lain"


"iya.....aku tau kok, maaf aku salah ngertiin ucapan kamu, udah ya? jangan ngambek lagi"


"hmm"


"nah, gitu dong, itu baru pacar yang baik aku" ucap Adi mengelus (lagi) kepala Rachel, Rachel hanya diam dan masih merasa jengkel


"caelah, ada nyawa loh disini, jangan romantis-romantisan di sini, dilarang keras" ucap Arka memutar bola matanya malas


"iye, mentang-mentang Lo udah punya pacar gitu? nggak like gua" timpal Tristan


"iri bilang boss" sindir Adi


"bukan iri, kita cuma mengingatkan, sebagai sesama teman harusnya Lo mengerti perasaan kita dan tidak membuat kaum jomblo di sini baper" jawab Faiza


"gitu doang baper, lebay Lo pada" ucap Rachel jutek

__ADS_1


"yang udah kebal mah beda ya??" sindir Tasya


tok....tok...tok...


seseorang mengetuk pintu rumah Rachel dari luar


Seketika mereka langsung diam dan saling bertatapan bingung


"siapa tuh? bukan hantu kan?" tanya Jennie khawatir


"ya kali siang-siang ada hantu, lucu banget Lo" jawab Farsya memainkan bola basketnya dengan telunjuk tangan


"tau, jangan penakut dah, masih siang ini" timpal Tristan sambil fokus bermain stik PS nya


"ya kan gua takut, kalo emang ada mah nggak liat waktu kali, bisa aja siang"


"dasar cewek alay" gumam Arka yang juga bermain stik PS nya


tok.....tok.....tok.....


seseorang itu kembali mengetuk pintu


"lah? tuh kan, apa gua bilang!! cepet suruh pergi si hantunya!!!" teriak Jennie menutup matanya


"ni cewek bisa diem dikit nggak?!! pusing gua dengernya" ucap Arka kesal


"gua takut njir!!"


"udah....gua aja yang buka kalo gitu" ucap Farsya berhenti memainkan bola basketnya dan berjalan menuju pintu rumah Rachel


Saat sampai di depan pintu rumah Rachel, Farsya langsung membukanya


"ya, nyari sia.....pa?" ucap Farsya bingung melihat seseorang itu


"Lo siapa?" tanya Farsya


"oh? Lo tinggal di sini?" tanya seseorang itu


"nggak, gua main di sini, Lo siapa? kenal sama Rachel? atau saudaranya Rachel?"


"oh iya, gua belum ngenalin diri gua ke Lo"


"hmm"


"gua Chika, temennya Rachel, gua kelas IPS 3 seangkatan juga sama kalian" ucapnya tersenyum


"Chika?" tanya Farsya sambil memiringkan kepalanya mengamati Chika dari atas sampai bawah


"iya, eh? Rachel nya ada?"


"mau perlu apa?"


"ni orang banyak tanya ya? gua gampol lama-lama" batin Chika


"heh! mau perlu apa gua tanya"


"eh? g-gua mau main aja, ada kan?"


"ada, sini masuk"


Chika pun masuk duluan dengan Farsya yang mengikuti dari belakang sambil mengamati Chika sinis


"kaya nggak asing deh namanya, Chika? kaya pernah denger, tapi di mana?" batin Farsya heran

__ADS_1


__ADS_2