![[Revisi] Cinta Komedi Remaja](https://asset.asean.biz.id/-revisi--cinta-komedi-remaja.webp)
Sekarang mereka ada di halte, menunggu bus tentunya. Keadaan sekitar saat ini sepi, hanya mereka berdua saja yang sedang menunggu di halte bus.
Cuaca juga mulai mendung, sebentar lagi pasti hujan.
"Tas, mendung nih"
"iya, bentar lagi hujan palingan"
"kok lama ya bus nya?"
"lagi macet kali, ya biasa kalo gini mah"
"Lo udah biasa ya?"
"iya, malahan gua pernah waktu itu gua nunggu sampe 1 jam, sumpah sumpek banget gua kesel!" geram Tasya saat mengingat kembali kejadian itu
"berarti kita kaya gitu dong sekarang?"
"semoga aja nggak, berdo'a aja biar kita nggak nunggu lama apalagi sekarang mendung, waktu yang enak buat gua tidur"
"hahahaha iya, gua jadi pengin rebahan sekarang"
"namanya juga kaum rebahan, setiap waktu rasanya pengin rebahan" ucap Tasya sambil tertawa, begitu juga dengan Rachel
Tin.....tin....
Sebuah mobil tiba-tiba berhenti di depan Rachel dan Tasya. Seseorang itu pun turun dan menghampiri mereka.
"belum pulang?"tanyanya dengan wajah datar
"De-Devan?" kaget Rachel dan Tasya bersamaan
"iya, kenapa?"ucap Devan dingin
"hehehe nggak kok" jawab Tasya
"mau bareng?" tanya Devan melipat kedua tangannya di depan dada
"ng-"ucapan Rachel terpotong oleh Tasya
"mau-mau!! baik banget Lo, tau aja kalo kita butuh tumpangan"ucap Tasya antusias dan tersenyum senang
"Tasya?"bisik Rachel
"apa?"
"Lo tuh ya?"
"kenapa? nggak mau? ya udah gua aja, Lo di sini aja kalo gitu"
"apa?! enak banget Lo"
"ya udah makannya diem, boleh kan Van?" tanya Tasya pada Devan
"hm, cepet masuk" kata Devan sambil berjalan kembali masuk ke mobilnya
"tuh.....Devan aja ngebolehin, cepet masuk, Lo depan" suruh Tasya sambil membuka pintu kursi penumpang mobil Devan
"iya-iya"Rachel pun masuk
Setelah mereka semua masuk, Devan langsung menghidupkan mesin mobilnya dan mengantar Tasya terlebih dahulu.
Beberapa saat kemudian, mereka sampai di halaman rumah Tasya. Devan memberhentikan mobilnya tanpa mematikan mesin mobilnya.
"makasih ya Van, sering-sering kaya gini kan gua jadi irit duit" ucap Tasya jujur
__ADS_1
"hm, cepet turun" jawab Devan tanpa menoleh pada Tasya
"iye-iye canda doang caelah" Tasya pun turun dari mobil Devan
"ati-ati ya Chel"
"iya, gua balik ya?" pamit Rachel dari dalam mobil
"dadah......."
Devan kembali melajukan mobilnya untuk mengantar Rachel pulang. Tapi saat mereka sudah sampai, Rachel melihat mobil Adi yang berada di depan rumahnya.
"itu bukannya mobilnya Adi ya?" gumam Rachel sambil meneliti mobil itu
"kenapa?"
"nggak.....cuma gua heran aja, itu kan mobil Adi, katanya lagi latihan basket"
"ini jam berapa?" Rachel pun melihat jam tangannya
"jam setengah empat" Rachel dan Devan diam sebentar sebelum Rachel teriak
"apa?! setengah empat?!" teriaknya
"bisa diem nggak?" tanya Devan dingin sambil menutup kedua telinganya
"maaf..... berarti gua lama dong nunggu bus nya?"
"udah sana turun!"
"hehehe makasih btw, ya udah gua turun"ucap Rachel membuka pintu mobil Devan
"Chel" panggil Devan tiba-tiba, Rachel menoleh
Pernyataan itu membuat Rachel menyerengitkan dahinya bingung
"maksudnya?"
"Lo percaya aja ama gua, hati-hati sama Chika kalo bisa jauhin dia dan nggak usah berteman lagi ama dia"
"hmm.....ap-"
"ya udah kalo Lo belum percaya, gua cuma ngasih tau Lo itu doang"
"ya udah makasih, bye Van" Rachel turun dari mobil Devan dengan wajah bingungnya
"cuma itu doang yang bisa gua kasih tau ke Lo Chel" gumam Devan melihat Rachel yang berjalan masuk ke dalam rumahnya
Setelah itu Devan pergi dengan mobilnya dari halaman rumah Rachel menuju rumahnya
Di dalam rumah Rachel, Adi sedang duduk bersama mamahnya di ruang tamu. Sedang mengobrol sepertinya
"assalamualaikum" ucap Rachel saat masuk ke dalam rumah, mamah dan Adi menoleh ke arah Rachel
"wa'alaikumsalam" jawab mereka bersamaan
"loh? kok ada Adi?" tanya Rachel heran
"hehehe, habisnya kamu nggak ngabarin aku kan aku khawatir jadi aku ke rumah kamu deh" jawab Adi cengengesan
"maaf, aku tadi nunggu bus sama Tasya, tapi lama banget trus Devan nawarin kita bareng, akhirnya kita pulang bareng sama Devan"
"oh.....gitu"jawab Adi yang wajahnya menjadi masam
"ya udah, Rachel ke kamar bersih-bersih habis itu makan ya? kamu belum makan siang kan?" suruh mamahnya
__ADS_1
"belum" jawab Rachel sambil menggelengkan kepalanya
"kamu juga makan bareng ya Adi? kayaknya kamu habis latihan basket, pasti belum sempet makan"
"eh? nggak usah Tan, Adi udah makan roti tadi di lapangan, gampang kok Tan nanti aku bisa makan di rumah" tolak Adi dengan halus
"heh! nggak boleh kaya gitu, nggak papa makan di sini, pokoknya nggak ada penolakan" perintah mamah Rachel
"iya bener kata mamah, kamu makan ya? ya udah aku ke kamar ya mah, Di" pamit Rachel
"iya sayang" jawab mamah Rachel dan anggukan dari Adi
...----------------...
Sekarang sudah pukul 20.00 WIB, Adi sekarang sedang berpamitan pada keluarga Rachel dan tentunya Rachel juga.
"Rachel, Tante, Om, aku pulang dulu ya? udah malem" pamit Adi saat mereka sedang menonton TV bersama
"loh? nggak nginep aja?" tanya papah Rachel
"hehehe nggak deh, aku juga masih ada tugas jadi harus dikerjain"
"ya udah hati-hati ya? besok ke sini lagi kan? besok pagi kan Minggu, kamu sarapan di sini aja sekalian Tante sama Om nitip Rachel ke kamu"
"nitip? emang Tante, Om mau kemana?"
"mau jenguk nenek Rachel yang sakit" jawab papah Rachel
"loh? nenek sakit? kenapa nggak bilang? kan aku mau ikut" rengek Rachel
"nggak-nggak, kamu di sini aja kamu harus sekolah, kan ada Adi juga kalo mau kamu bawa temen kamu juga nggak papa" jelas mamah Rachel
Rachel mengempoutkan bibirnya kesal
"hmm......kok gitu.....kan Rachel kangen sama nenek...."
"nggak sayang.....udah kamu diem, nurut apa kata papah sama mamah aja, ok?" ucap papah Rachel mengelus rambut Rachel
"emang Tante sama Om berapa lama di sana?" tanya Adi
"2 hari, hari Selasa kita pulang" jawab mamah Rachel
"kamu bisa kan jaga Rachel?" tanya papah Rachel dengan menatap Adi tajam
"bisa kok Om, Tante sama Om nggak usah khawatir, aku akan jaga Rachel dan nggak akan macem-macem sama Rachel"
"beneran?"
"iya Om, om bisa percaya sama Adi" ucap Adi mantap sambil tersenyum
"ya udah Om percaya, Chel kalo kamu mau bawa temen lain kamu juga boleh yang penting jangan berduaan doang di rumah sama Adi"
"lah? emang Adi mau nginep?" tanya Rachel polos
"iya, kamu nggak keberatan kan?" tanya mamah Rachel pada Adi
"hah? o-oh i-iya, nggak papa kok"
"ya udah nanti aku ajak yang lain juga"ucap Rachel
"ya udah kalo gitu aku pulang dulu ya semua, besok aku ke sini lagi buat jagain Rachel"
"iya, makasih ya udah mau jaga Rachel"
"iya Tan, bye semuanya" Adi pun membungkukkan badannya sebelum pergi
__ADS_1