![[Revisi] Cinta Komedi Remaja](https://asset.asean.biz.id/-revisi--cinta-komedi-remaja.webp)
masih di hari yang sama, tepatnya saat pulang sekolah. Adi mengajak Rachel jalan-jalan, jadi sekarang Adi sedang menunggu Rachel didepan kelasnya.
Menyeder di tembok dan memasukkan tangannya ke saku celana, nampak sekali jika dia memang tampan dan juga terlihat cool.
Sesaat setelahnya Rachel pun keluar dari kelasnya, Adi yang melihat pun langsung memberikan senyuman pada sang bidadarinya itu lalu berjalan mendekatinya.
"hai cantik"
Rachel pun hanya tersipu malu atas perlakuan manis Adi padanya saat ini
"apaan sih? nggak usah ngegombal deh" ucapnya sambil menunduk malu
"nggak kok, aku nggak ngegombal, kamu emang cantik" tangan Adi pun mengelus rambut Rachel
Saat sedang romantis-romantisnya, tiba-tiba aja ada mahkluk halus. gg. maksudnya teman-teman Rachel yang baru keluar termasuk Devan.
"ekhm.....ada yang baru jadian nih" sindir Farsya
"iya nih, nggak bilang-bilang lagi" tambah Tasya yang merangkul pundak Jennie
"apaan sih? gua nggak sempet aja ngasih tau nya, nggak usah kaya gitu dah" ucap Rachel
"kamu belum ngasih tau?" tanya Adi
"aciah....... aku-kamu segala lagi.....bucin sekali anda?" ledek Jennie
"yang lagi kasmaran mah beda" ucap Faiza
"hehehe, belum, soalnya tadi kan kita balik ke kelas, kelasnya udah hampir mulai"
"ya udah nggak papa" ucap Adi dan kembali mengelus rambut Rachel sayang
"eh? Van? mau kemana?" tanya Faiza
"balik lah, emang mau nginep di sini? nggak kan?" jawab Devan agak emosi lalu meninggalkan mereka
"duh......ada yang cemburu ternyata" kata Tasya yang melihat punggung Devan
"udah nggak usah pada mikirin, yuk Chel pulang bareng aku" ajak Adi sambil menggandeng tangan Rachel
"lah? aku pulang sendiri aja"
"kenapa? kamu naik bus kan? mending sama aku aja, naik mobil, aku bawa mobil hari ini"
"gitu? tumben?"
"ya cuma kepengen aja sih, kasian kalo nggak dipake"
"holkay mah bebas ya?" ucap Farsya
"guys mending kita balik, daripada merusak suasana keromantisan kawan kita ini, kan kasian pacar pertamanya" ledek Tasya
"ya udah, kita balik ya Chel? Lo jagain temen gua! kalo sampe lecet......hm.....Lo taruhannya" ucap Faiza menatap tajam Adi
"iya-iya, tenang aja, kan Rachel pacar gua jelas gua jagain"
"bagus kalo gitu"
"ya udah, bye....."
"bye...... hati-hati......" ucap Rachel sambil tersenyum
"udah?" tanya Adi
"apanya?" jawab Rachel menatap Adi bingung
"dadah-dadahnya"
"ih kamu mah, aku cuma dadah-dadah, emang nggak boleh?"
"boleh, tapi nanti banyak yang liat senyum manis kamu, kamu mau tanggung jawab anak orang pada diabetes gara-gara liat senyuman kamu?"
"ih! apaan sih? lebay tau, aku senyum aja masa bikin orang diabetes?"
"karna senyuman kamu manis, aku aja harus ke dokter kayaknya buat cek, aku punya diabetes apa nggak"
Rachel yang malu dan gemas pun mencubit perut Adi
__ADS_1
"akh......akh, sakit ih....." rintih Adi
"makannya jangan ngegombal teross, yuk ah pulang"
"iya-iya, ya udah gandengan dulu dong"
"ih kamu kok jadi manja?"
"karna ada kamu, jadi aku pengen di manja sama kamu"
"dasar" ucap Rachel tertawa dan langsung menggandeng tangan Adi
...----------------...
Di mobil
"yuk jalan" perintah Rachel pada Adi saat ia sudah duduk
Merasa tidak Adi tidak menanggapi, akhirnya Rachel menoleh ke arah Adi. Dan benar saja kalau Adi sedang berada tepat di samping Rachel dengan jarak yang sangat dekat.
"Di? ngapain?"
"ngeliatin kamu"
"emang aku kenapa?"
"cantik"
"biasa aja ih"
"manis"
"nggak kok"
"masa? kok aku liat kamu pipinya merah? malu ya??"
"nggak, siapa bilang?"
"nih"
Chu~
"itu merah"
"ih...... jangan nyium-nyium"
"kenapa? kamu kan udah punya aku"
"kan aku malu" jawab Rachel lirih
"iya-iya, jangan nunduk dong, nggak aku cium lagi kok"
"au lah"
"jangan manis-manis makannya, jadinya kan aku pengen nyium kamu"
"kamu nya aja yang nafsu an"
"cuma sama kamu doang, gak papa dong"
"ya udah ih, jalan"
"iya-iya" Adi pun menjauhkan wajahnya dari Rachel dan mulai fokus menyetir mobilnya
Rachel juga fokus melihat pemandangan dari dalam kaca, hening, itulah yang dirasakan
"Chel"
"hm?" jawab Rachel yang masih fokus melihat jalanan
"kamu suka sama aku nggak sih?"
"hah?!" Rachel pun menoleh
"iya, kamu sebenernya suka sama aku juga nggak sih?"
"kok nanya kaya gitu?"
__ADS_1
"ya aku takut aja kamu nerima aku cuma karena main-main"
"ih, aku nggak gitu, aku sebenernya juga suka kamu tapi aku nggak nyadar"
"jadi bener kamu suka aku?"
"iya, kenapa? aku suka kamu kok"
"aku takut aja kamu nanti ninggalin aku, aku kaya gini juga karna pengen deket terus sama kamu"
"oh ya?!"
"iya, bahkan sifat ngatur-ngatunya aku ke kamu itu karna aku nggak mau kamu kenapa-napa dan nggak mau kamu deket sama cowok lain"
"oh gitu....."
"dan aku suka ngajakin kamu debat juga biar aku bisa liat kamu lebih lama, aku mutusin buat ngomong suka sama kamu juga karna aku nggak tahan liat kamu yang deket sama Devan, walau aku nggak kenal tapi aku yakin kalo dia juga suka sama kamu"
"oh......jadi kamu nggak mau keduluan sama dia?"
"iyalah, apalagi waktu itu kamu ketawa-ketawa bareng sama dia, kita bahkan jarang ketawa bareng"
"ih...... cemburuan banget sih pacar aku?"
"ya iyalah, pacar aku kan cantik,manis,terkenal, pasti banyak lah yang suka sama kamu, temen se tim Basketnya aku aja banyak yang suka cerita tentang kamu kalo lagi istirahat pas latihan"
"gitu? ya udah deh aku nggak akan buat kamu cemburu lagi, tapi kamu juga nggak akan bikin aku cemburu kan? bahkan ninggalin aku"
"nggak akan, aku dapetin kamu aja susah, kenapa pas udah dapet ditinggalin? nggak mungkin lah, kamu tenang aja"
"iya, janji?"
"janji!!"
...----------------...
"kita udah sampe!!"
"dimana ini?"
"di pasar malem"
"hah?"
"tenang, aku udah ijin ke mamah kamu buat bawa kamu jalan-jalan dan katanya boleh"
"tapi kan aku masih pake seragam"
"tenang, aku juga udah nyiapin surprise buat kamu, masalah baju juga aku udah siapin buat kamu"
"bener?"
"iya bener, yuk turun"
"oke"
Mereka pun turun dari mobil
"hah........ akhirnya aku bisa ke pasar malem lagi"
"emang kamu udah lama nggak ke pasar malem?"
"iya, semenjak aku SMP aku jarang kesini apalagi sama keluarga aku, mereka sibuk sendiri, apalagi papah"
"udah jangan sedih, kan ada aku, aku bisa ngajak kamu kemana aja asalkan kamu seneng"
"makasih ya"
"iya"
"aku nggak nyangka kalo sebenernya kamu suka sama aku dan sekarang aku jadi pacar kamu"
"udah ah, jangan sedih terus, aku ngajak kamu kesini kan biar kamu seneng"
" iya, aku seneng kok, makasih ya"
"iya, makasih mulu daritadi"
__ADS_1
"hahahaha"