
*Kelvin prov*
"Udah tadi aku bilangin, tapi dianya yang ngotot ngusir pula padahal dia yang nyuruh datang" kataku dengan kesal
"Hmmmm.... emangnya kau udah pernah ketemu kah ceweknya atasan mu sampai-sampai kau bisa tahu sifat aslinya?" tanya Aisha
"Enggak sih, aku belum pernah ketemu dia, tapi aku yakin sekali Aisha, ceweknya itu pasti bukan baik-baik, kan biasannya cewek kek gitu kalau ada pria kaya" kataku
Dapat kulihat di ujung kataku dia mengeluh dan menepuk jidatnya
"Kelvin Kelvin, ingat yah perkataan ku ini, kau tidak bisa menilai seseorang hanya karena banyak orang lain yang memiliki kepribadian yang sama" katanya
"Maksudnya?" tanyaku bingung
"Begini, tadi kau bilang kau belum pernah ketemu sama ceweknya atasan mu tapi kau udah berasumsi kalau dia itu bukan wanita baik-baik, ingat Kelvin kau belum bertemu dia dan mencari tahu sifat aslinya jadi jangan sembarangan menganggap orang lain salah, di dunia ini mungkin ada 20 : 13.000.000 orang baik dan bukan berarti pula kau harus menganggap yang 20 itu jahat juga seperti 13.000.000 nya" jawabnya panjang lebar
Tanpa kusadari mobil sudah ada di depan gang dan kumatika mesin mobil nya, ku tolehkan kepalaku ke arahnya sembari memperhatikannya cara menjelaskan dan gerak-gerik matanya
Kenapa aku merasa semakin hari dia makin cantik yah gumamku
"Wooy Kelvin, denger enggak yah tadi kubilang?" katanya sambil melambaikan tangannya di depan ku dan akupun sadar dari lamunanku
"Iiiya, aku paham sekarang" kataku, padahal sedari tadi aku hanya memperhatikan wajahnya saja bukan penjelasannya
"Ini sudah sampai, makasih ya tumpangannya" katanya dan keluar dari mobil ku
"Selamat dini hari" ujarnya dan masuk ke dalam gang gelap
"Selamat dini hari juga Aisha" kataku dengan pelan sembari melihat bayangan Aisha perlahan ditelan oleh gelapnya gang
Aku kemudian menyandarkan kepala dan kulihat ke arah atas langit-langit mobil sambil tersenyum
"Hhhhhhh...... Aisha itu kenapa yah cantik banget, baik lagi enggak kek ceweknya John, kalau si Aisha mah itu asli polosnya tapi kalau ceweknya John aku enggak yakin" kataku
"Gegara ngeliat muka cantik Aisha aku jadi enggak konsen dengerin dia jelasin, ck.... entahlah, itu urusan John juga dia mau nikah apa tidak, yang penting udah ku peringatin" kataku mulai kesal dan ku nyalakan kembali mesin mobil
"Aisha, semenjak aku bertemu dengan mu semakin hari aku semakin mengagumi mu, apa ini takdir?" kataku sambil senyam-senyum sendiri
Pagi harinya....
*Tara prov*
Hari ini hari Minggu, yang artinya hari libur sehari dalam seminggu
"Libur telah tiba, libur telah tiba, hatiku gembira!" kataku berteriak sambil bersih-bersih rumah
__ADS_1
Abang ku yang baru keluar kamar sambil mengacak-acak rambutnya datang menghampiriku
"Ini nikh akh! pagi-pagi udah ribut aja kek ayam tahu enggak" katanya dan hendak menjitak ku tapi ku relai tangannya
"Maok masih pagi, tengok tuh udah jam berapa, jam 8" kataku dan lanjut menyapu
"Oh astaga! kakak lupa kalau hari ini harus ke proyek sama tuan John, bisa mampus aku kalau sampai terlambat" katanya dan langsung berlari ke kamar mandi
"Cih.... salah sendiri bangunnya telat" cibirku dan melirik abangku
Selesai menyapu ruang tamu, ku lanjutkan dengan mengepel lantai sambil bersenandung kecil
Saat hendak mulai mengepel, abangku yang masih memakai handuk di pinggangnya langsung jalan di atas lantai yang sudah kusapu dengan kaki masih basah
"Wooy kau kak! udah tahu orang lagi nyapu masih aja lewat" kataku, rasanya ingin sekali memukul kepalanya pakai gagang sapu
"Ck... marah-marah mulu dari tadi, datang bulan kah?" katanya mencibirku dan masuk ke dalam kamarnya
Sambil menceramahi abangku itu sambil itu pula aku mengepel lantai dengan dongkolnya
Mungkin dia yang di kamar hanya cekikikan mendengar celotehan ku
Setelah selesai mengepel, hanya tinggal menunggu beberapa menit agar bisa kering akupun langsung lompat ke atas sofa tanpa menginjakkan kaki ke lantai
"Tara, sarapan mana?" kata abangku yang kini sudah ada di dapur dan membuka tudung saji
"Itu, di rice cooker mie ayam buatannya Aisha makan, udah ku panasin tadi" kataku santai tanpa melihatnya
*Max prov*
Ku buka rice cooker dan nampak dari dalam ada sebungkus mie ayam
"Tara, ini ngapa cuman ada satu, kau belum makan kah?" teriakku
"Udah tadi pagi" balasnya teriak juga
Akupun mengambil sendok, garpu, dan mangkuk di rak piring dan mengambil sebungkus mie ayam di rice cooker
Ku gunting plastiknya dan ku keluarkan mie ayam dari plastiknya ke mangkuk ku
Aku kemudian duduk di kursi meja makan dan langsung memakan mie ayam buatannya Aisha kemarin sore aku beli dengan Tara
"Ternyata masih enak" kataku
Beberapa menit sudah habis mie ayamnya masuk ke perut ku, akupun meraih benda pipih hitamku di balik jas dan kulihat ada pesan masuk
__ADS_1
"Oh begitu toh, ya sudahlah, jadi hari ini bisa santai sedikit" kataku dan membalas baik pak pada pesan what'sapp tuan John
Ku lihat jam tangan ku dan menunjukan pukul 08.45 WIB,
Masih ada waktu cukup lama kalau aku ke kedai Aisha enggak apa-apa kali yah gumamku
"Wooy kak, tunggu!" kata Tara saat aku berlalu di depannya
"Apaan sih ah! udah deket gini masih aja teriak-teriak" kataku kesal
"Hehehehe, antarin aku ke kedai pacar mu donk, suntuk di rumah mu" katanya
Astaga! baru juga pengennya kesana sendirian malah dia mau ikut juga gumamku
"Ya sudah ayo!" ujarku kesal
Diapun langsung berlari ke kamarnya dan beberapa menit kemudian dia memakai pakaian baru
"Ayo!"
Kamipun pergi ke kedai Aisha, tapi di tepi jalan kami melihat seseorang nampak dari belakang mirip Aisha
*Eh itu Aisha kan kak?" kata adikku
"Iya, keknya iya" kataku dan kulajukan sedikit mobilku ke samping wanita itu
*Aisha prov*
Sambil bersenandung kecil menyanyi tak karuan aku baru sadar kalau mobil di sampingku membunyikan klakson hingga membuatku terkejut
Aku sedikit terkejut ketika jendela mobil terbuka dan ada Tara dan juga Max di dalam
"Eh kalian toh, aku pikir siapa tadi" kataku
"Kau mau kemana Aisha?" tanya Tara
"Ini, mau ke supermarket dekat sana beli bahan-bahan mie ayam" kataku jujur
"Yang dekat sana itu?" kata Max yang nampak sedikit terkejut
"Iya kenapa? disitu barang-barang yang dijual bagus-bagus murah lagi" kataku
"Enggak apa-apa kok" kata Max
__ADS_1