Aisha & Me

Aisha & Me
Part 27 (Merasa pernah melihat)


__ADS_3

*Max prov*


"Ini, mau ke supermarket dekat sana beli bahan-bahan mie ayam" jawab Aisha


"Yang dekat sana itu?" kata ku terkejut


"Iya kenapa? disitu barang-barang yang dijual bagus-bagus murah lagi" ujarnya bingung


"Enggak apa-apa kok" kata ku dan mengalihkan pandangan


Supermarket itu kan tempat utama simpanan senjata ilegal tuan John gumamku


"Aisha, naik yuk! biar kami antar kau kesana" kata Tara


"Boleh nih? ngerepotin enggak?" tanya Aisha


"Enggak kok, naik aja biar cepet sampai" kataku


"Oh, ok"


"Eh, tunggu sebentar!" kata Tara dan keluar dari mobil


"Nih Aisha, duduk di samping kakak ku biar aku yang di belakang" katanya lagi hingga membuatku sedikit kesal


"Eh enggak usah biar aku...."


"Udah enggak usah bantah, ayo" kata Tara dan mendorong Aisha masuk ke jok mobil sampingku


Aku dan Aisha pun saling pandang dan sedikit grogi


"Nah udah siap, ayo supir berangkat!" cibir Tara dan kubalas dengan mata sinis padanya


Mobil pun ku lajukan ke supermarket itu dan akhirnya pun sampai


"Kalian tunggu disini yah, biar aku aja yang masuk" kata Aisha sambil membuka seatbelt nya


"Biar aku temenin yah?" tawarku


"Enggak usah Max, kan di supermarket" tolaknya lembut dan keluar dari mobil


Sekarang tinggalah aku dan Tara yang ada di jok belakang mobil


"Kak, tadi waktu dia nolak kakak mau nemenin dia ke supermarket suaranya lembut banget yah kak?" kata Tara berbisik di telingaku


"Sibok kau! diam ja! jangan banyak tingkah!" kataku kesal


"Helleh, bilang aja suka, entar kalau diambil orang duluan baru nyesal" cibir Tara lagi


*Aisha prov*


Ku dorong pintu supermarket nya dan akupun masuk ke dalam dan menuju ke stan tempat biasa ku cari bahan-bahan mie ayam


Setelah kurasa lengkap sudah yang kucari akupun pergi ke ke kasir untuk membayar semua ini


"Ini mbak" kataku sembari menyerahkan keranjang belanja ku

__ADS_1


"Tunggu sebentar yah"


Aku melihat kesana-kemari mencari Kelvin yang biasanya kalau jam segini sudah ada di supermarket


"Engg mbak, saya mau tanya manager supermarket ini tuan Kelvin kemana yah kok enggak kelihatan?" kataku


"Oh tuan Kelvin, dia jarang kesini mbak tapi kemarin dia kesini kok"


"Oh gitu yah" jawabku dengan tersenyum kecut


Setelah selesai membayar dan mengambil struk pembayaran akupun keluar supermarket dan masuk ke dalam mobil


Karena belanjaan yang begitu banyak aku jadi tidak bisa membuka pintu mobil


Tak kusadari waktu itu Max keluar dari pintu lainnya dan membukakan ku pintu mobil


"Makasih ya, hehehehe" kataku terkekeh kecil


"Iya, sama-sama, itu belanjaan biar aku taruh di samping Tara" katanya


Aku mengangguk dan memberikan semua belanjaan ku padanya kemudian masuk kedalam mobil


"Tara, ini taruh di sampingmu saja" kata Max pada adiknya


"Ya sudahlah, yang penting tak ada barang ketiga di antara kalian hahahaha" jawabnya dan tertawa hingga dapat kulihat dari kaca spion mobil dia dapat balasan jitak dari Max


"Udah jangan dipikirin yang dibilang anak Kunti" kata Max padaku sambil masuk ke mobil


"Iya enggak apa-apa kok" kataku dan tersenyum tipis


Kok aku merasa yah kalau Tara itu suka jodohin aku sama abangnya? gumamku


"Makasih yah atas tumpangannya" kataku dan membuka seatbelt mobil


"Eh Aisha, aku boleh enggak hari ini ikut kau jualan soalnya kan hari ini hari Minggu aku suntuk di rumah terus, boleh yah" pinta Tara


"Aku juga yah" kata Max pula


Ada apa dengan mereka? gumamku bingung


"Ya sudahlah, boleh" kataku


Kami bertiga pun memasuki gang menuju kos-an ku, Max dan Tara membawa belanjaan ku hingga membuatku merasa tak enak


"Aduh, maaf yah kos-an ku kecil enggak kayak rumah kalian" kataku sembari membuka pintu kos-an


"Enggak apa-apa kok, kalau kau nyaman dengan kos-an mu maka kami juga bisa nyaman disini" jawab Max


"Iya Aisha, enggak usah sungkan" jawab adiknya pula


Ku persilahkan Max dan adiknya Tara masuk ke dalam kos-an ku


"Wah, rapi banget yah kos-an mu" puji Tara dan langsung duduk di sisi kasurku


"Iya Aisha, walaupun ukurannya terbilang kecil tapi sangat rapi" puji Max juga

__ADS_1


"Ah, usah dipuji-puji nanti akunya besar kepala, tunggu bentar yah kubawa kan alat-alat masaknya" kataku dan langsung ke dapur mengambil mangkuk, talenan, pisau, dan lainnya untuk meracik bumbu mie ayam


*Max prov*


Aku meletakkan semua belanjaannya di dekat kasur Aisha dan duduk bersandar di dinding sembari memainkan ponsel


Baru saja menyalakan ponselku, aku terkejut melihat jam sudah 10.48 WIB


Oh astaga! hampir aja lupa kalau jam 11 langsung ke proyek gumamku dan memasukkan kembali ponselku ke dalam jasku dan bangkit berdiri


"Eh kak, kau mau kemana?" tanya Tara


"Iya Max, kau mau kemana?" kata Aisha baru muncul sambil membawa alat-alat masaknya


"Aku baru ingat kalau jam 11 harus pergi ke proyek disuruh tuan John" jawabku jujur


"Yaelah John itu, hari Minggu aja enggak kasih santai sama anak buahnya" kata Aisha sembari meletakkan semua alat-alat masaknya di lantai


"Aku pergi dulu yah Tara, Aisha, Tara nanti kalau pulang telepon aja!" kataku dan langsung pergi


*Tara prov*


"Ck... kakak ini" kataku kesal


"Udah enggak apa-apa Tara, yuk kerjakan sekarang" ajak Aisha


"Ok deh, ini pertamanya kek apa? kupasin dulu kah bawang merah bawang putih nya?" tanyaku dan dibalasnya anggukan


Tak lama saat membuat seseorang mengejutkan kami tanpa mengucapkan salam ketika masuk


"Hei Aisha!" katanya hingga membuatku menolehnya


Aku menyipitkan mata melihat wajahnya


Aku seperti pernah bertemu dengannya? tapi dimana yah gumamku


"Maaf, siapa kau?" tanyanya dan akupun tersadar dari lamunanku


"Oh, aku Tara kau?"


"Aku sahabatnya Aisha sekaligus partner kerjanya, Sarah" jawab wanita itu yang bernama Sarah


Aisha keluar dari dapur sambil membawa sendok kuali


"Eh Sarah, aku pikir kau masih cari pacarmu" kata Aisha


"Udah enggak kok, keknya dia ninggalin aku, soalnya udah kucari hampir seminggu tapi enggak ketemu juga" jawab Sarah


"Oh begitu toh, udah cari yang lain aja Sarah, move on, cowok emang kek gitu" kataku


"Iya benar kau Tara, aku harus move on, rencananya aku mau balikan lagi sama mantan tunangan ku dulu" jawabnya


"Kau mau balikan ke mantan tunangan mu?" tanyaku


"Iya"

__ADS_1


"Kalau gituh kenapa kau tidak sama mantan tunangan mu aja Sarah, kenapa malah ninggalin orang yang serius dengan mu?" tanyaku lagi


"Ya soalnya dia itu orangnya enggak asik, dingin, sering acuhkan aku" jawabnya


__ADS_2