Aisha & Me

Aisha & Me
Part 9 (Jas kesayangan)


__ADS_3

*Aisha prov*


Saat kami tengah berbincang-bincang dan kadang-kadang diiringi tawaan kami, tak sadar kalau hujan deras datang menyerbu malam ini


"Yahhh..... hujan, John tunggu sebentar yah, aku mau ambil dulu jas mu keknya udah kering, sebelum hujan deras harus ku ambil!" seruku dan langsung berlari menyebrang jalan ke kos-an ku


Sesampainya di depan kos-an, aku langsung menyambar jas John yang ada di depan kos-an dan segera aku masuk ke kos-an dan ku ambil setrika dan parfum baju


"Tinggal sebentar lagi kering eh.... malah hujan, paksa deh pakai setrika keringinnya" ujarku sembari menyetrika jas John dan sesekali ku semprotkan parfum ke jasnya


Setelah ku rasa kering, akupun langsung pergi lagi ke kedai sembari membawa jas John yang berbungkuskan plastik agar tak kena hujan, sedangkan aku tidak memakai payung karena hujan masih rintik-rintik


*John prov*


Belum juga aku bilang, dia udah pergi aja lagi ngambil jasku, akupun hanya geleng-geleng kepala dan sedikit khawatir padanya takut demam


Selang beberapa menit, dia datang lagi ke kedai dengan membawa satu plastik hitam di tangannya


Dapat aku lihat jilbab yang ia kenakan di bagian atasnya terlihat ada titik-titik air tanda kena hujan


"Sha! sudah enggak usah repot-repot! jadi kena hujan kan!" seru ku kesal sambil menghampiri Aisha


"Iiiih.... kau tak tahu pang!! aku dulu hampir tiap hari kalau balek behujan, jadi aku sudah terbiasa tenang saja! ini jas mu!" jawabnya enteng dan menyodorkan plastik hitam yang ia bawa padaku


Aku mengambilnya dan membuka plastiknya, aku dapat melihat jasku terlipat rapi dan dapat kucium wangi jasnya


dan akupun tersenyum


"Makasih ya sha! ini akan jadi jas kesayanganku!" seruku sembari mengambil jas ku dari dalam plastik dan kucium wanginya


"Jas kesayangan? kenapa?" tanyanya bingung


Akupun terdiam mendengar pertanyaannya, dan dalam hati aku mengutuk perkataan ku sendiri yang tadi


"Maksudku, ini akan jadi jas kesayanganku karena dibersihkan oleh teman baikku" jawabku bohong tapi aku sendiripun tidak tahu apa alasannya aku mengatakan hal tersebut

__ADS_1


"Oh begitu, baguslah! sekarang sudah malam dan sebentar lagi mau hujan pulanglah!" ujarnya dan akupun mengangguk


Aku memasukkan jasnya kembali ke dalam plastik, lalu aku berjalan menuju mobilku


Sebelum aku membuka pintu mobil, aku menoleh ke arah Aisha dan melambaikan tangan sembari tersenyum tipis


dan dapat kulihat diapun membalas dengan melambaikan tangan dengan senyuman imut di wajahnya


*Aisha prov*


Aku tersenyum sembari melambaikan tanganku membalas senyumannya dan saat itulah ia pergi dengan mobilnya di tengah hujan rintik-rintik


Setelah beberapa detik ia pergi, hujan deras pun datang


"Ouhh!!!! astaghfirullah!! hujannya deres lagi!! ini gimana lagi bawa semua alat-alat dagangan ke kos-an?" ujarku bingung


Setelah beberapa lama memutuskan, akupun langsung menggendong panci mie yang hanya ada sedikit kuah tersisa berlari menyebrang ke kos-an ku di bawah derasnya hujan


Aku bolak-balik dari kos-an ke kedai yang jaraknya 14 meter, mulai dari membawa panci, mangkuk-mangkuk, serta yang lainnya hingga membuat bajuku basah kuyup


*John prov*


Sepanjang perjalanan, raut wajahku kuhiasi dengan senyum-senyum sendiri, kadang tertawa, dan kadang mencium aroma jasku yang sudah dicucikan Aisha tadi


"Baru kali ini ada gadis yang baik dan mau berteman dengan ku setelah tahu kalau aku ini mafia, ya... walaupun ia pikir mafia pajak tapikan yang penting mafia, hahahaha"


"Aisha Aisha, kok kau ikut bet yah? kek boneka, apalagi cuciannya rapi sama wangi lagi, hadeuhhhh benar-benar istri idaman! 🤣🤣🤣"


Baru juga selesai berkata itu, raut wajahku kembali serius memikirkan apa yang barusan ku katakan


"Istri idaman? emang dia mau yah sama aku? diakan nganggap aku cuman teman" ujarku


"Terserah dialah nganggap aku apaan, yang penting bisa bersamanya aja udah seneng banget" kataku sambil mematikan mesin mobil karena aku sudah tiba di apartemen


Akupun mengambil plastik hitam tadi dan membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam apartemen dan ku hempaskan tubuhku di ranjang kamar

__ADS_1


"Jas ini akan menjadi jas kesukaan dan kesayangan ku" kataku sambil mencium aroma wangi jas ku


Keesokan harinya....


Pagi-pagi sekali setelah aku bersiap-siap, aku pakai kembali jas yang sudah dicucikan Aisha tadi malam ke kantor


Sesampainya di kantor, para karyawan ku yang melihat kas yang sama kukenakan dengan yang semalam bingung dan apalagi aku menjadi ramah dan murah senyum


Semenjak aku mengenal Aisha, perlahan-lahan aku mulai melupakan perasaan ku pada Zaskia, mantan ku dulu


Dan setelah aku mengenal Aisha, aku hiasi hari-hari yang biasanya ku jalani dengan raut wajah dingin kaku dengan wajah penuh keramahan pada karyawan dan sekretaris sekretaris ku


"Apa menurutmu pak John salah minum obat atau kerasukan?" duga salah satu karyawan dapat ku dengar setelah aku memberinya senyuman saat berlalu di hadapannya


"Hush!!! diam kau!! seharusnya kau senang pak John bersikap baik akhir-akhir ini daripada selalu bermuka dingin kau mau yah kalau seisi kantor kek ada di kutub selatan?" jawab karyawan lainnya


Selama di kantor, aku bekerja dengan penuh kegembiraan di hatiku


"Pak, permisi, ini file-file perusahaan tuan Morgan yang kini sudah diakuisisi oleh tuan, sekarang perusahaannya menjadi milik tuan" ucap salah satu sekretaris ku padaku dengan membawa beberapa file


"Ya sudah, kau taruh saja disana yah sekarang kau boleh pergi" jawabku lembut dengan senyuman padanya


Ia mengangguk lalu meletakkan file-file ke atas meja sofa lalu pergi dari ruangan ku


Sesekali ku lihat jam dinding karena tak sabar menunggu waktu makan siang, rencananya aku ingin makan siang di kedai Aisha lagi


Oh yah! tadi pagi saat aku mau pergi aku ke dapur dulu mengambil kotak makan siang ku dan aku berniat ingin membeli lebih mie ayam buatannya untuk nanti malam aku makan di apartemen 😜😜😜


Saat jam sudah menunjukan jam makan siang, langsung ku tutup laptop dan berlari membawa kotak makan siang ke mobil menuju kedai Aisha


"Ouhhh!! astaga!! kenapa harus macet sih!! bikin kesel aja!" kesalku sambil terus menekan klakson berkali kali


Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang


Aku sesekali melihat jam tanganku dan sesekali menekan klakson mobil berkali-kali

__ADS_1


__ADS_2