
Keesokan harinya,Anggun dan keluarganya benar - benar pindah dari rumahnya semula. Selama lima tahun, Anggun menghilang bak ditelan bumi.Tak ada kabar ataupun satu pesan pun untuk Rasya. Rasya selalu menunggu chat maupun telepon dari Anggun. Namun sayangnya,wanita yang selalu menjadi sahabatnya tersebut seolah menjauhkan diri dari Rasya dan juga keluarganya.
Rasya berusaha mencari tempat tinggal Anggun yang sekarang dan juga berusaha mendapatkan informasi sekecil apapun tentang Anggun ,namun usahanya hanya nihil,tanpa sedikitpun ia ketahui.Rasya juga sudah meminta bantuan kepada polisi dan juga papanya untuk ikut mencari keberadaan Anggun,namun lagi- lagi usahanya itu hanya sia - sia saja. Selama lima tahun ,Rasya tak pernah berhenti melakukan pencarian , mencari informasi sekecil apapun tentang Anggun dan keluarganya ,namun tidak pernah berhasil .
Dalam kesendirian ,Rasya mulai menyadari bahwa Anggun sangatlah penting untuk hidupnya. Anggun tidak hanya teman masa kecilnya,ia juga menjadi orang yang cukup penting dihatinya. Sayangnya, Rasya hanya mengetahui bahwa perasaannya kepada Anggun hanyalah perasaan sayang antara seorang sahabat terhadap sahabat yang lainnya.Tanpa ia sadari , Rasya sangat sayang kepada Anggun. Kasih sayang yang sangat besar yang dimiliki Rasya semenjak ia kecil.Hal itu karena dulu Anggun sangat dekat dengan Rasya. Rasya selalu melindungi Anggun dari teman - teman yang nakal dan jahil kepadanya. Rasya akan selalu membela Anggun sekalipun Anggun salah.
Sekelebat bayangan masa kecil dirinya dan Anggun muncul di ingatannya.Saat itu Rasya dan Anggun sedang bermain petak umpet. Lalu tiba - tiba Anggun melihat kucing yang hampir ditabrak oleh motor yang lewat . Anggun seketika menyelamatkan kucing tersebut,dan Anggun harus lecet - lecet karena tertabrak oleh motor . Untung saja luka Anggun tidak parah . Rasya membawa Anggun ke rumah Anggun dengan menggendong tubuh Anggun yang mungil yang dimiliki Anggun. Dan setelah Rasya menceritakan semuanya kepada tante Lisa,Anggun malah terkena marah dari mamanya.
Mengenang hal itu Rasya membuka lemari masa kecilnya dan ia mulai membuka foto Anggun bersama dirinya saat masih kecil .
__ADS_1
Rasya memandangi foto itu cukup lama . Hanya foto itu yang menjadi kenang - kenangan masa - masa indah mereka saat masih kecil .
'Terkadang saat berada jauh kita akan merasa kehilangan orang yang begitu penting untuk kita.Dimana kamu Anggun? Kenapa susah sekali mencarimu?',monolog Rasya yang sekarang berada didalam kamarnya.
Saat Anggun pergi ,Rasya seperti kehilangan semangat hidup. Rasya sering melamun ,bersedih dan juga menangis dalam diam .
"Kamu kenapa Ras ? Kamu kangen sama Anggun ya? ",tanya mama Melani kepada Rasya yang masih memandangi foto masa kecil mereka berdua.
__ADS_1
"Iya ma .Udah lima tahun kita tidak bertemu. Mungkin dia udah bahagia Ma sehingga lupa terhadap sahabatnya yang tidak berguna sepertiku ",ucap Rasya pada mamanya.
"Ngomong apaan sih Ras kamu ini? Mama yakin suatu saat nanti Anggun akan kembali ke rumah ini. Sebenarnya mama ingin bertanya satu hal padamu Ras ! Apa kamu menyukai Anggun ? Mama lihat setelah ia pergi kamu putus dari Kanaya dan setelah itu kamu tidak pernah pacaran lagi . Mama curiga kalau kamu suka sama Anggun?",tanya Mama Melani yang terlihat serius menatap wajah putranya tersebut.
"Mama ngomong apaan sih ! Masak Rasya suka sama Anggun sih Ma . Rasya hanya menyayangi Anggun sebagai seorang sahabat",ucap Rasya yang berusaha menyangkal pertanyaan mamanya.
"Jangan bohong sama Mama Ras ! Umurmu sudah sekarang sudah 25 tahun Ras! Kamu juga seorang direktur perusahaan ternama. Namun selama ini Mama belum pernah melihatmu pacaran sekalipun. Sekarang kamu ngaku sama mama Ras ! Sebenarnya kamu suka kan sama Anggun ?",tanya Mama Melani yang mengulangi pertanyaannya untuk Rasya.
"Entahlah Ma . Rasya juga tidak yakin kalau Rasya suka sama Anggun. Rasya hanya ingin bertemu dulu dengan Anggun Ma! Rasya juga masih belajar di perusahaan Papa. ",jawab Rasya dengan serius.
__ADS_1