AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Hukuman Untuk Rasya


__ADS_3

Rasya memberi kode pada Kanaya agar ia keluar dari ruangannya . Kanaya pun menuruti permintaan Rasya karena ia adalah atasannya. Dalam hatinya, Kanaya begitu sangat bahagia karena ternyata misinya berhasil.


"Permisi Ras ,saya keluar dulu ! Tenangkanlah istrimu dulu ! Kasihan dia !",ucap Kanaya yang masih berpura - pura bersikap baik kepada Anggun di hadapan Rasya. Rasya hanya mengangguk menatap kepergian Kanaya, tanpa menjawabnya sama sekali.


Melihat kelicikan Kanaya , membuat Anggun merasa muak dengan wanita ular tersebut. Mungkin mata hati suaminya telah buta karena terpengaruh oleh sikap pura - pura baik Kanaya di hadapannya.


Sebelum Kanaya pergi, Anggun sempat memperingatkan Kanaya agar tidak mengganggu suaminya yang membuat Rasya menggeleng - gelengkan kepalanya. Sikap Anggun seperti ini memang membuat emosi Rasya tersulut dalam hati. Namun , ia tidak bisa berbuat apa - apa ,ia tidak mungkin marah pada wanita yang sangat di cintainya , apalagi dirinya sedang mengandung anaknya. Yang bisa Rasya lakukan saat itu hanyalah mencoba menenangkan Anggun agar istrinya tersebut bisa meredam amarahnya yang membara .

__ADS_1


"Sayang minumlah air putih ini !",Rasya mengambilkan segelas air putih yang ada di mejanya untuk Anggun .Namun bukannya menerima, tangan Anggun malah menepis tangan Rasya yang membuat gelas berisi air putih itu jatuh kelantai dan gelas tersebut pecah di lantai. Melihat hal itu ,tentunya membuat Rasya merasa sangat kaget. Selama ini ,ia belum pernah melihat Anggun berbuat kasar padanya.


Namun sekali lagi , Rasya hanya mengelus dadanya dan ia pun memanggil OB untuk membersihkan ruangan kerjanya. Ia melihat tangan Anggun dan memperhatikan lima jarinya apa ada yang terluka atau tidak, namun ternyata semuanya baik - baik saja.


Rasya pun mendekati Anggun yang sedang duduk dihadapannya namun membelakanginya.


Mendengar perkataan Rasya,membuat Anggun sadar bahwa tadi saat hendak ke kantor Rasya , ia bahkan belum berpamitan dengan kedua orang tuanya, adiknya dan juga mertuanya. Tentunya mereka akan panik bila nantinya sadar bahwa Anggun tidak ada di rumah. Tentu saja Anggun merasa bersalah pada keluarganya. Ia pun segera berdiri dan hendak beranjak pulang , namun tangan Rasya mencekalnya.

__ADS_1


"Ayo aku antar kamu pulang Sayang ",ucap Rasya sekali lagi ,namun Anggun tidak menggubris ucapan Rasya padanya itu.


"Biarkan aku sendiri dulu Mas! Berikan aku waktu dua hari untuk sendiri. Aku tidak ingin melihatmu di rumahku selama dua hari kedepan . Itu adalah pelajaran untukmu karena telah mengkhianati kepercayaanku. Bila nantinya kamu tidak berubah,lebih baik kita pisah saja Mas ! Aku yang akan membesarkan anak ini sendirian . ",ucap Anggun yang membuat Rasya merasa sangat frustasi. Ia tahu Anggun akan menghukumnya saat dia salah, namun ia tak menyangka akan menerima hukuman seberat ini. Tidak bertemu dengan Anggun dan juga calon bayinya? Apa dia akan sanggup ? Sungguh hukuman ini adalah hukuman terberat yang harus ia tanggung karena ulah Kanaya. Tentu hal ini membuatnya sangat jera. Ia akan bepikir 1000 kali lagi bila ia akan melakukan kesalahan terhadap Anggun dan membuat Anggun marah padanya seperti ini. Ia bahkan tidak bisa melawan Anggun karena ini juga kesalahannya. Ia telah membuat hati wanita yang sangat mencintainya dan juga di cintainya terbakar api cemburu saat melihat kiriman foto - foto di ponselnya. Ia akhirnya menuruti permintaan Anggun untuk tidak menemui Anggun selama dua hari kedepan.


Anggun lebih memilih pulang dengan naik taksi , sedangkan Rasya menggunakan mobilnya. Taksi yang di tumpangi Anggun pun berhenti tepat di rumah Mama Lisa , sedangkan mobil Rasya berhenti di rumah Mama Melani. Sebelum turun dari mobil, Rasya memperhatikan wajah Anggun yang masih sembab masuk ke rumahnya dengan terburu - buru. Rasya membanting stir mobilnya dengan tangannya hingga tangannya terasa sangat sakit. Namun , sakit yang ia rasakan tentunya tidak sebanding dengan sakit hati yang dirasakan Anggun saat melihat foto - foto sialan tersebut. Ia mengutuki kebodohan dirinya yang telah membuat Anggun kecewa dan marah untuk kedua kalinya dengan alasan yang sama. Semuanya karena cemburu pada Kanaya.


Kedua keluarga tersebut telah mengetahui permasalahan mereka karena Papa Bram tadi melihat semuanya di ruangan Rasya melalui CCTV di kantornya. Ia kemudian memberi tahu istri dan juga besannya tentang permasalahan anak - anak mereka. Untuk sementara waktu mereka akan diam dan tidak ikut campur pada permasalahan pengantin baru tersebut. Mereka berharap pasangan suami istri tersebut bisa menyelesaikan permasalahan mereka dengan kepala dingin . Mereka percaya bahwa cinta anak - anak mereka sangat kuat sehingga mereka akan mampu mengalahkan ego dan kebencian yang saat ini sedang mereka rasakan.

__ADS_1


__ADS_2