
Pagi - pagi sekali, Rasya mendatangi rumah Anggun dengan mobil mewahnya. Rasya juga mengulur waktu liburnya yang semula hanya dua hari menjadi satu minggu sama persis seperti rencana mamanya.
Rencananya hari ini ia hendak mengajak Anggun untuk menemaninya pergi keliling Medan untuk sekedar refreshing dan mencari hiburan baru. Rasya datang saat keluarga Anggun sedang sarapan bersama di ruang makan keluarga mereka. Rasya mengunjungi rumah Anggun tanpa memberi kabar terlebih dahulu pada siapapun . Tadinya, Anggun terlihat sudah bersiap - siap untuk bekerja . Dia bahkan telah rapi dengan pakaian kerjanya dan juga telah memakai jas dokter miliknya. Dalam hatinya, Rasya merasa sangat bangga kepada Anggun dengan penampilannya yang sekarang. Anggun terlihat sangat cantik dengan balutan dress di bawah lutut dan juga kemeja kotak - kotak yang terlihat pas dengan ukuran badannya.
"Kamu udah mau berangkat kerja ya Anggun ?",tanya Rasya yang melihat Anggun sudah rapi dan bersiap - siap untuk bekerja.
"Iya Ras ! Aku akan berangkat ke rumah sakit seusai sarapan ini . Kamu sendiri pagi - pagi kok sudah kesini sih Ras ? ",tanya Anggun yang heran dengan sikap Rasya yang masih pagi - pagi malah sudah datang ke rumahnya.
Mama Lisa ,Papa Satria dan juga Mia hanya tersenyum kecil melihat dua sahabat yang sedang bercakap - cakap itu seolah hanya ada mereka berdua saja , tanpa melihat ada mereka bertiga yang juga ada di meja makan keluarga Anggun tersebut.Namun mereka bertiga tetap diam sambil mendengarkan percakapan Anggun dan juga Rasya yang ada di hadapan mereka.
"Ehm...emmm...Anggun ! Bisa nggak kalau hari ini libur dulu ! Aku ingin mengajakmu keliling di kota Medan ini . Tak enak kan kalau aku liburan tapi sendirian ! Kalau kamu mau ,ikutlah denganku Anggun !",Rasya mencari Alasan untuk meminta Anggun pergi dengannya .
"Gimana ya Ras ! Kenapa tidak ngomong dari semalam Ras ? Kalau kamu ngomongnya dari semalam ,aku kan bisa ijin dulu Ras sama Rumah Sakit ! ",gerutu Anggun karena bingung harus memilih tetap berangkat kerja atau menuruti keinginan Rasya.
__ADS_1
"Pa,anak kita sangat pandai menutupi perasaannya ya ! Mama tahu sekarang ini hati Anggun sedang berbunga - bunga karena ajakan Rasya . Namun dia malah berpura - pura mau ikut atau tidak ",bisik Mama Lisa pada suaminya .
"Papa juga tidak tahu pikiran anak muda sekarang Ma! Tapi kita harus segera menyadarkan mereka bahwa mereka telah terikat satu sama lain sejak kecil ",balas Papa Satria dengan berbisik di telinga istrinya tersebut.
"Kak Rasya , kalau Kak Anggun menolak permintaan Kak Rasya , Mia bisa kok temenin Kak Rasya keliling kota ini. Kebetulan Mia sedang libur kuliah Kak ! Kayaknya Kak Anggun tidak bisa deh kak kalau harus resign kerja. Selama ini kan Kak Anggun terkenal sebagai dokter teladan di rumah sakit tempat Kak Anggun bekerja Kak karena Kak Anggun tidak pernah sekalipun bolos kerja", ucap Mia yang sengaja memanas - manasi kakaknya agar ia segera membuat keputusan untuk pergi dengan Rasya. Mia sangat tahu perasaan kakaknya terhadap Rasya. Oleh karena itulah ,ia juga ingin ikut andil untuk mendekatkan Anggun dan juga Rasya seperti dulu lagi.
Mendengar ucapan Mia ,Anggun tidak merasa rela bila harus melihat kedekatan antara Rasya dan juga adiknya yang kini sudah dewasa. Anggun merasa takut kalau Mia juga akan jatuh cinta terhadap Rasya seperti dirinya. Untuk itulah ,ia segera mengambil ponsel yang berada di dalam tasnya dan meminta ijin kepada pihak rumah sakit bahwa dia akan ijin dua hari .
"Katanya kamu hari ini kamu akan ke toko buku Dek ? Kakak bisa kok temenin Kak Rasya ! Kamu tadi dengar kan kalau kakak sudah ijin dua hari untuk menemani Kak Rasya karena dia adalah calon suami Kakak !",ucap Anggun sengaja mengada - ada agar adiknya tidak ikut bersama mereka berdua nanti.
" Emangnya kapan Mia cerita sama kakak mau pergi ke toko buku ? ",tanya Mia bingung terhadap kakaknya.
"Masak kamu lupa sih Dek ,tadi kamu kan bilang sama kakak ",ucap Anggun dengan nada gugup . Ia memang sengaja berkata seperti itu agar Mia tak ikut bersama mereka berdua.
__ADS_1
Rasya hanya bisa tertawa dalam hati melihat kelakuan Anggun padanya. Ia merasa Anggun sudah mulai suka padanya dan kejadian barusan adalah sikap cemburu Anggun terhadap adiknya sendiri.
"Trima kasih Calon Istriku ....",ucap Rasya yang menggoda Anggun dengan senyum manisnya.
Mendengar hal itu tentu sangat membuat Anggun merasa malu. Pipi Anggun sudah terlihat memerah seperti kepiting rebus.Untuk menutupi rasa malunya ia segera mengajak Rasya pergi setelah ia berpamitan dengan kedua orang tuanya dan juga Mia .
"Anggun ,kita mau pergi kemana dulu ?",tanya Rasya mencoba meminta saran dari Anggun saat keduanya sudah berada di dalam mobil.
Anggun berpikir sejenak dan kemudian ia mengajak Rasya ke sebuah taman yang sangat terkenal di kotanya yang bernama The Le Hu Garden.Tapi untuk mengunjungi taman tersebut, ia harus sedikit melipir ke luar Medan .
Kira - kira taman seperti inilah yang ingin Anggun kunjungi bersama Rasya.
__ADS_1