
Banyaknya tugas dari kantor membuat Rasya lupa mengatakan pada Anggun bahwa Kanaya telah menjadi sekretaris barunya. Rasya tiap hari masih fokus dengan pekerjaan - pekerjaannya yang terbebengkalai karena masa cutinya selama pernikahannya. Sepulang dari kerja pun Rasya harus berkutat dengan komputernya karena harus mengerjakan beberapa dokumen yang belum sempat ia kerjakan di kantor.
Anggun merasa kasihan melihat suaminya yang benar - benar sibuk bekerja akhir - akhir ini. Bahkan sekarang ia tak punya banyak waktu untuk mengobrol dengan suaminya karena kesibukan yang dimilikinya. Ia hanya sering memperhatikan suaminya saat bekerja tanpa menuntut lebih dari itu. Karena ia tahu Rasya bekerja keras untuk masa depan mereka dan juga calon anak -ananya nanti.
Sore itu,Anggun menyalami tangan suaminya yang baru datang dari kantor,ia membantu membawakan tas kerj milik suaminya dan menemaninya masuk kedalam.
"Mandilah Mas ! Aku sudah menyiapkan baju gantimu ! Aku akan membuatkanmu teh hangat sebentar !",ucap Anggun saat keduanya sampai di kamar.
Saat Anggun membalikkan tubuhnya dan hendak pergi kedapur ,Rasya merengkuh tubuh istrinya dan memeluknya dengan erat.
"Maafkan aku Sayang,aku tahu akhir - akhir ini kamu merasa kesepian karena kesibukanku ! Maafkan aku ya ! Aku janji akhir pekan ini aku akan mengajakmu jalan - jalan . Kamu boleh mengajakku kemanapun yang kamu mau !",ucap Rasya yang posisinya saat ini sedang memeluk Anggun.
__ADS_1
"Benarkah ? Apa kamu punya waktu untuk jalan - jalan akhir pekan ini?",tanya Anggun seraya membalikkan tubuhnya sambil mencondongkan tubuhnya menghadap ke arah Rasya. Tangannya ia masih kalungkan ke leher suaminya.
"Beneran Beib,tapi ada satu syarat !",ucap Rasya sambil tersenyum jahil pada istrinya itu.
"Apa syaratnya?",tanya Anggun bingung.
"Berikan aku sebuah ciuman darimu ",ucap Rasya sambil menatap wajah istrinya yang membuat Anggun malu - malu.
Seusai berhubungan,Rasya mengajak Anggun mandi bersama. Setelah itu,Anggun pergi ke dapur membuatkan minuman hangat untuk Rasya dan juga membawakan beberapa cemilan kecil untuk Rasya .
Sesampainya di kamar ,Anggun mendengar percakapan antara Kanaya dan juga Rasya melalui sambungan telepon. Hal itu tentu saja sontak membuat Anggun merasa sangat kaget. Anggun berpikir bahwa selama ini Rasya telah menyembunyikan sesuatu darinya. Anggun juga bertanya - tanya dalam hati sejak kapan Rasya bertemu dengan Kanaya? Kenapa suaminya tidak pernah memberi tahunya bahwa selama ini Kanaya ada di dekat mereka. Ingin rasanya Anggun merebut ponsel Rasya dan membuangnya, namun sejak tadi ia hanya mendengarkan obrolan mereka masih tentang pekerjaan . Anggun berusaha menahan emosinya. Dengan tangan bergetar,ia meletakkan teh dan juga makanan ringan itu di atas laci yang sangat dekat dengan meja kerja milik Rasya. Ia menunggu suaminya menutup teleponnya dengan Kanaya dan ia akan menanyakan semua yang mengganjal di hatinya kepada Rasya.
__ADS_1
"Siapa yang telpon Mas?",tanya Anggun setelah Rasya menutup panggilannya bersama Kanaya.
"Maaf Sayang,aku lupa cerita sama kamu ya soal Kanaya. Dua hari yang lalu Kanaya bekerja sebagai sekretaris baruku menggantikan Dina. Dina harus mengundurkan diri karena anaknya sakit keras. Dari sekian banyak pelamar,hanya Kanaya yang memenuhi kualifikasi di bidang itu dan juga punya pengalaman yang cukup lama menjadi sekretaris. ",ucap Rasya menjelaskan kepada Anggun agar Anggun tidak salah paham. Rasya berharap agar Anggun bisa menerima Kanaya sebagai sekretaris Rasya dan melupakan kisah masa lalu mereka bertiga.
"Kenapa harus Kanaya sih Mas?Aku ga suka kamu dekat dengannya",ucap Anggun yang mukanya terlihat cemberut menatap Rasya.
"Beb percayalah pada suamimu ini. Aku hanya mencintaimu seorang. Kanaya hanyalah masa laluku. Lagi pula aku tidak mungkin memecat orang hanya karena kamu cemburu Sayang !",ucap Rasya sambil tersenyum kepada Anggun.
"Beneran kamu tidak akan macam - macam di kantor? Aku hanya takut kamu kembali suka pada Kanaya karena dulu kan kamu sangat menyukainya karena dia lebih cantik dan lebih perfect dari aku",ucap Anggun dengan serius.
"Aku sudah sulit menemukanmu saat kamu pergi dulu Beib. Aku bahkan tidak peduli bila ada seribu orang yang seperti Kanaya mendekatiku. Mereka cantik dan perfect itu bukan urusanku. Aku hanya ingin kamu seorang di sisiku ",ucap Rasya sungguh - sungguh sambil mengamati wajah Anggun . Rasya berusaha memberi pengertian pada Anggun bahwa kini dirinya telah banyak berubah karena Anggun . Baginya sekarang wanita yang tercantik di dunia ini hanyalah Anggun seorang,tidak ada yang lain. Kanaya hanya bekerja sebagai sekretarisnya saja. Hubungan antara dirinya dan juga Kanaya hanyalah sebatas antara atasan dan juga bawahan itu saja,tidak kurang dan tidak lebih.
__ADS_1