
Rasya masih tertegun dengan ucapan Anggun yang mengatakan bahwa ia mau menikah dengan dirinya. Setelah mendapat nasehat dari papanya,Rasya mendekati Anggun yang saat ini sedang berada dipelukan mamanya.Rasya meraih tangan Anggun dan ia mencium punggung tangan Anggun. Rasya masih merasa tak percaya bahwa Anggun akan menerimanya sebagai calon suami.
"Terimakasih ya Anggun kamu mau menerimaku sebagai calon suamimu. Entah kenapa,aku sangat bahagia mendengarnya. Aku janji aku akan menjadi suami terbaik untukmu . Aku akan melindungi dirimu selamanya dan aku tidak akan pernah membuatmu bersedih ",ucap Rasya kepada Anggun di hadapan kedua orang tuanya.
" Jangan bicara seperti itu Ras ! Aku juga sangat bahagia karena bisa sedekat ini denganmu. Aku harap kelak saat kita menikah nanti kamu bisa menerima segala kekuranganku. Dan kamu bisa mengijinkan aku tetap bekerja ",pinta Anggun pada Rasya.
Kedua orang tua Rasya begitu terharu dengan anak - anak mereka. Mama Melani sangat bahagia karena impiannya akan segera terwujud. Mengetahui lamaran Rasya yang terkesan mendadak dan tak ada persiapan apa - apa, Melani mengambil sebuah kotak perhiasannya dan mengambil sebuah cincin dan di berikannya pada Rasya untuk mengikat Anggun.
"Ras ,ikatlah Anggun dengan ini !",ucap Melani sambil menyerahkan sebuah cincin kepada Rasya.
Rasya pun menuruti perkataan mamanya,ia mengambil cincin itu dan menyematkan cincin itu di jari manis milik Anggun.
__ADS_1
"Sekarang kau sudah tidak bisa lari dariku Anggun ! Jangan pernah meninggalkanku lagi dan juga selalulah berada disampingku",ucap Rasya setelah ia menyematkan sebuah cincin di jari manis Anggun.
Anggun tersipu malu dengan ucapan Rasya yang seperti itu kepadanya.Hatinya sangat berbunga - bunga. Entah kenapa Rasya terlihat begitu sangat tampan saat itu.
Rasya dan juga Anggun bertatapan dalam diam. Wajah keduanya tampak sangat berseri - seri menandakan kebahagiaan mereka berdua. Hanya saja, masing - masing diantara keduanya sama - sama belum mengakui perasaannya masing - masing.
Melani segera mengambil ponselnya dan menguhubungi kedua orang tua Anggun tentang perkembangan hubungan kedua anaknya. Sama seperti Melani,Lisa juga terdengar sangat bahagia mendengar kabar bahwa Anggun sudah setuju menikah dengan Rasya.
"Apa kamu bahagia Anggun?",tanya Rasya sambil mengemudikan mobilnya menuju rumah Anggun.
"Iya Ras ,aku sangat bahagia. Emmm...emmm...kamu sendiri gimana Ras? Apa keputusanmu menikah denganku sudah kamu pikirkan matang - matang Ras?",tanya Anggun dengan ragu - ragu pada Rasya.Karena Anggun merasa Rasya menikahinya karena ingin membuat mamanya bahagia bukan karena Rasya mencintai dirinya seperti pasangan pada umumnya.
__ADS_1
Sebenarnya dalam hati, Anggun ingin sekali bertanya kepada Rasya tentang perasaan Rasya padanya . Tapi Anggun tidak pernah berani untuk menanyakan satu hal itu pada Rasya. Bagi Anggun,menikah dengan Rasya adalah impiannya. Meskipun untuk saat ini Rasya belum mencintainya,tapi Anggun sangat yakin bahwa suatu saat kelak Rasya bisa mencintai dirinya seperti perasaannya saat ini untuk Rasya.
"Maksud kamu Anggun ?",tanya Rasya sambil sekilas menatap Anggun .
"Apa kamu mau menerima aku apa adanya Ras? Dulu kan kamu tidak pernah suka pada penampilanku ",ucap Anggun ragu - ragu. Ia takut perkataannya itu membuat Rasya marah padanya.
"Aku akan belajar menyukai semua kelebihan dan juga kekuranganmu Anggun ! Maafkan aku atas sikapku dulu padamu! Sekarang ,aku tidak akan pernah lagi mengomentari penampilanmu seperti dulu. Lagi pula Anggun,kalau boleh jujur kamu sekarang sudah sangat berubah Anggun . Dari mana kamu belajar berdandan Anggun?",tanya Rasya yang teringat kalau dulu penampilan Anggun sangat acak - acakan dan sangat berbeda dengan yang sekarang.
"Ya pokoknya ada deh ! ",ucap Anggun sambil tersenyum jahil.
Rasya meraih tangan Anggun yang ada di dekatnya dan menggenggamnya dengan erat.
__ADS_1
"Percayalah Anggun ,aku ingin menikah denganmu bukan karena penampilanmu yang telah berubah atau karena kamu sudah fasih dalam bermake up . Juga bukan karena sekarang kamu telah menjadi dokter gigi.Tapi aku melakukannya karena kamu yang masih apa adanya. Kamu masih polos dan juga lugu seperti dulu. ",bisik Rasya di telinga Anggun yang kembali membuat Anggun tersipu malu.