
Atas permintaan dari Rasya , pernikahan antara Anggun dan juga Rasya yang rencananya akan diadakan satu bulan lagi di percepat menjadi dua hari setelah pesta lamaran kemarin.Entah bagaimana caranya , Rasya bisa mengubah keputusan kedua keluarganya tersebut.Rasya bisa meyakinkan semua orang bahwa dia mampu mengatasi segala permasalahan yang ada nantinya. Hingga akhirnya kedua orang tua Anggun bisa menyetujui keinginan Rasya tersebut untuk memajukan acara ijab kabulnya. Namun Melani dan juga Bram sangat mendukung keinginan putranya tersebut.
Kali ini pesta pernikahan Anggun diadakan di hotel bintang lima di kota Medan tersebut. Meskipun terkesan mendadak , namun Rasya dan juga keluarganya bisa menghandle semuanya dengan cukup mudah karena mereka berani menyewa segalanya dengan harga dua kali lipat dari harga sewa biasanya.
Dalam sekejap mata , semua persiapan pesta pernkahan telah usai .Rasya bisa menepati janjinya dengan baik. Ia yang di bantu oleh beberapa anak buah dan juga kedua orang tuanya bisa menyelesaikan misi mereka dengan sempurna.
Pagi itu semua tamu undangan telah berbondong - bondong hadir di hotel tersebut untuk menghadiri pesta pernikahan Anggun dan juga Rasya. Rasya mengundang beberapa rekan bisnisnya dan juga kenalan kedua orang tuanya dari Jakarta ,teman kampusnya dan juga alumni dari SMA nya dulu.
Begitu pula dengan Anggun,ia juga mengundang teman - teman dokternya dan seluruh staf rumah sakit dimana dia bekerja dan juga sebagian teman - teman kuliahnya .
__ADS_1
Anggun tampak cantik dengan gaun pernikahan yang berwarna serba putih yang menjulang ke lantai.Seusai dirias, Mama Lisa ,Mia dan juga Papa Satria segera menjemput Anggun karena sebentar lagi acara akad nikah akan segera di mulai.Para naib, beberapa orang saksi dan juga para tamu undangan serta Rasya tengah menantikan pengantin wanita itu.
"Ayo sayang,semuanya sudah menunggumu ! Sebentar lagi acara ijab kabul akan segera dimulai ! ",ucap Mama Lisa pada putrinya yang masih menatap wajahnya di cermin.
"Iya Ma !,Anggun sudah siap kok !",jawab Anggun pada putrinya.
" Selamat ya Kakak ,Mia ikut bahagia akhirnya mimpi Kakak selama ini bisa terwujud. Semoga Kakak akan bahagia bersama Kak Rasya selamanya",ucap Mia sambil tersenyum menatap Anggun dan menyalami tangan kakaknya itu.
Papanya Anggun yang sedari diam saja ,kini melangkah kearah kedua putrinya tersebut. Satria merengkuh kedua tubuh putrinya tersebut kedalam pelukannya. Rasa haru dan juga bahagia sedang menyelimuti perasaannya saat ini. Tak terasa kedua putrinya sudah sangat besar dan siap menikah.
__ADS_1
"Selamat ya Anggun ,Papa bahagia dan juga bangga padamu Nak karena sebentar lagi kamu akan segera menikah ! Papa harap hidupmu akan selalu bahagia Sayang! Ingatlah Anggun ,meskipun kamu telah menikah kamu tetap menjadi putri kecil Papa sama seperti Mia ! Papa berharap kelak kamu bisa terbuka kepada kami mengenai urusan rumah tangga kalian ! Jangan pernah memendam masalah sendirian lagi ! Karena sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi putri kesayangan Papa seperti dulu",ucap Papa Anggun dengan tulus. Satria berharap Anggun nanti bisa lebih terbuka kepada dirinya dan juga Mamanya karena kelak Anggun akan di bawa Rasya ke rumah orang tuanya. Satria yang masih mengembangkan beberapa bisnis di sini tentu tidak bisa kembali ke rumah lamanya di Jakarta.
"Papa tenang saja,Anggun akan memberi tahu segalanya pada kalian nanti ! Papa dan Mama jaga diri baik - baik ya di sini!",ucap Anggun yang sudah terisak di bahu Papanya bersama Mia. Mama Lisa yang melihat ketiganya yang sedang berpelukan itu ikut merasa terharu .Sama seperti suaminya,Lisa juga berharap nantinya Anggun bisa lebih terbuka kepada dirinya agar di rumah mertuanya nanti ,dia merasa tak sendirian.
Di hadapan penghulu,Rasya sudah tak sabar ingin menunggu kedatangan Anggun.Tak berapa lama kemudian , ia tersenyum karena wanita pujaannya telah datang bersama keluarganya. Anggun mulai berjalan mendekat ke arah Rasya sambil melemparkan senyumnya kearah Rasya. Rasya menatap Anggun dengan penuh cinta. Dan sesaat kemudian ,Anggun telah duduk di sampingnya .Rasya meraih tangan Anggun dan menggenggam erat tangan wanita yang saat ini terlihat sangat cantik di wajahnya itu.
"Kamu sudah siap sayang ? Tak sampai lima menit kamu akan menjadi istriku !",bisik Rasya di telinga Anggun sebelum memulai ijab kabul .
Anggun hanya menganggukkan kepalanya sambil menatap Rasya penuh cinta. Mungkin karena takdir Tuhan yang begitu baik padanya, sehingga pangeran impiannya yang sudah ia sukai sejak kecil akan menikahinya saat ini.
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian, Rasya mulai melakukan ijab kabulnya. Semuanya lega mendengar kata 'SAH' ' yang di sorakkan oleh para saksi . Rasya menyerahkan sejumlah perhiasan dan juga uang tunai sebagai mas kawinnya untuk Anggun.
Seusai mengucapkan ijab kabul, Rasya mencium kening Anggun . Mereka berduapun meminta restu dengan menyalami kedua orang tua mereka untuk kebahagiaan mereka berdua kelak .