AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Hadiah Terindah Untuk Ulang Tahun Rasya


__ADS_3

Sinar mentari pagi perlahan - lahan masuk kekamar Anggun sehingga membangunkan dirinya dari tidurnya semalam. Saat terbangun, Anggun merasakan tubuhnya teramat berat dan membuatnya susah bergerak .Rupanya tubuhnya sedang di dekap oleh Rasya yang masih tertidur pulas di sampingnya. Satu tangannya ia gunakan untuk mengambil ponselnya yang berada diatas laci di samping ranjangnya. Kemudian ia teringat bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Rasya yang ke 26 tahun.


Dipandanginya suaminya yang sedang terbaring di sampingnya itu dan kemudian ia mulai mengecup pelan kening suaminya tersebut serta mengucapkan selamat ulang tahun.


"Selamat ulang tahun Mas ! Semoga kamu selalu panjang umur,sehat selalu dan terus di berikan kemudahan di setiap langkahmu",ucap Anggun dengan suara lirih karena suaminya masih tertidur pulas di depannya.


Kemudian dia secara perlahan - lahan melepaskan lilitan suaminya untuk mandi dan sholat subuh meskipun sudah agak terlambat. Setelah itu, Anggun pun mengambil ponselnya lagi dan memesan kue ulang tahun secara online saat di dapur karena ia rencananya akan membuatkan minuman untuk Rasya sebelum suaminya bangun dari tidurnya.


Tiba - tiba saja Anggun merasakan kepalanya teramat pusing dan berputar - putar. Perutnya juga teramat sangat mual . Keringat dingin berhamburan dari tubuhnya. Perlahan - lahan pandangannya mulai kabur,namun sebelum ia pingsan ada dua tangan yang menahan tubuhnya dan mengangkatnya ke dalam kamar.


Flashback on


Rasya terbangun dari tidurnya dan ia mencari - cari keberadaan istrinya di kamar namun ia tak menemukannya di setiap sudut kamar Anggun. Ia membuka kamar mandi ,balkon dan ruang ganti berharap agar ia bisa menemukan istrinya disana tapi tetap juga tidak ketemu. Akhirnya Rasya turun ke lantai bawah dan ia mulai mencari Anggun di dapur karena mengingat kebiasaan Anggun yang setiap pagi membuatkan minuman hangat dan juga cemilan ringan untuknya. Ternyata benar istrinya sedang berada disana . Ia terlihat masih memegang ponsel dan kompor juga masih menyala karena sedang merebus air. Disana Rasya melihat wajah Anggun yang sangat pucat dan dengan langkah cepat ia berlari menahan tubuh istrinya yang hendak oleng ke tanah karena hendak pingsan. Rasya pun segera membopong tubuh istrinya ke dalam kamar setelah ia mematikan kompor yang masih menyala .

__ADS_1


Flash back off


Bi Sumi berlari - lari kecil saat Rasya memanggilnya dari dalam kamar. Ia terkejut saat melihat wajah Anggun yang terlihat sangat pucat dan pingsan serta kepanikan pada diri Rasya.


"Non Anggun kenapa Den ?",tanya Bi Sumi pada Rasya.


"Aku juga tidak tahu Bi ! Tiba - tiba saja Anggun pingsan saat di dapur Bi !",ucap Rasya dengan kalut dan sedikit menunduk . Perasaan bersalah sedang menyelimuti dirinya . Rasya merasa gagal melindungi istrinya bahkan disaat dia berada di dekatnya.


"Apa Den Rasya sudah memanggil dokter ?",tanya Bi Sumi lagi.


"Bibi akan buatin kalian berdua teh hangat dulu ya Den dan juga Bibi akan menunggu Pak Dokter di bawah",ucap Bi Sumi sebelum ia beranjak ke bawah.


"Iya Bi ,silahkan !",ucap Rasya dengan lemah. Ia masih berusaha membangunkan istrinya yang pingsan dengan memberikan minyak kayu putih di dekat hidungnya Anggun.

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian , dokter yang dipanggil Rasya pun datang ke rumah Anggun dan Bi Sumi segera mengantar dokter tersebut ke kamar Anggun untuk memeriksa keadaan Anggun.


"Bagaimana keadaan istri saya Dok ? Istri saya sebenarnya sakit apa Dok ? Kenapa tiba - tiba dia pingsan seperti ini ?",tanya Rasya bertubi - tubi pada Dokter Fais . Ia memang tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya yang begitu besar pada istrinya tersebut.


Dokter Fais adalah dokter langganan keluarga Rasya. Ia yang sering bolak - balik ke rumah Rasya saat ada anggota keluarganya yang sedang sakit. Untuk itu ,Dokter Fais cukup mengenal baik Rasya .


"Selamat Ras istrimu saat ini sedang mengandung . Usia kehamilannya masih sangat dini yakni baru sekitar tiga minggu. Mual dan pusing akan terjadi pada istrimu karena usia kandungannya yang masih sangat muda. Hal ini akan terus berlangsung saat tri mester pertama saat kehamilan berlangsung !",jelas Dokter Fais pada Rasya sambil menepuk - nepuk bahu Rasya .


Rasya masih tercengang mendengar Dokter Fais mengatakan kalau istrinya sedang hamil .


"Istriku beneran hamil Dok ? Ya Tuhan sebentar lagi aku akan menjadi seorang papa !",ucap Rasya yang terlihat berbinar- binar . Ia pun mendekat pada Anggun dan kembali memberikan ciuman di kening Anggun beberapa kali di depan Dokter Fais dan juga Bi Sumi. Hati Rasya begitu sangat bahagia mendengar kabar ini. Istrinya sedang hamil dan sebentar lagi mereka berdua akan memiliki bayi mungil yang lucu dan menggemaskan. Sungguh ,Rasya benar - benar sangat merasa bahagia. Dokter Fais dan juga Bi Sumi mengucapkan selamat kepada Rasya. Sebelum pulang ,Dokter Fais memberikan resep penguat kandungan untuk Anggun dan menyarankan Rasya membeli susu hamil untuk Anggun agar bayi mereka sehat dan kuat di dalam kandungan. Setelah berpamitan,Rasya pun mengantarkan Dokter Fais sampai di depan pintu rumah Anggun .


"Terima kasih Dok ",ucap Rasya dengan tulus.

__ADS_1


"Jaga istrimu baik - baik karena sekarang pada tubuh istrimu ada dua nyawa yang ada di sana ",nasehat Dokter Fais pada Rasya .


"Tentu aku akan menjadi suami tersiaga untuk istriku ",ucap Rasya penuh optimis pada Dokter Fais yang membuat Dokter Fais tersenyum.


__ADS_2