
Dengan berbagai upaya, Anggun berusaha meyakinkan Rasya agar mau menjenguk Kanaya yang kabarnya saat ini telah melalui fase kritisnya di rumah sakit. Keluarga Kanaya memang beberapa kali mengirim chat whats app atau terkadang menelpon Anggun untuk menyampaikan permintaan maaf dari anaknya. Acap kali Kanaya sering menyebut kata ' maaf ' saat di pembaringannya.
Sudah beberapa kali Anggun meminta ijin kepada Rasya untuk menjenguk Kanaya. Tapi rupanya suaminya tersebut belum memberi ijin pada Anggun mengingat kejahatan yang dilakukan Kanaya terhadap istri dan juga baby nya. Sebenarnya Rasya berniat melaporkan Kanaya ke kantor polisi agar Kanaya mendapatkan hukuman yang setimpal dari semua kejahatan yang ia lakukan, namun Anggun selalu bisa mencegahnya karena Kanaya adalah Anggun masih menganggap Kanaya adalah temannya , meskipun hubungan keduanya bisa dibilang memburuk semenjak sama - sama mencintai dirinya.
"Mas , aku ingin sekali menjenguk Kanaya !",pinta Anggun sambil memasangkan dasi suaminya saat hendak ke kantor.
"Tidak boleh ! Kenapa setiap hari permintaanmu cuman itu - itu terus sih Sayang. Cobalah meminta yang lain saja pasti akan aku kabulkan !",jawab Rasya sambil mengelus perut istrinya. Kemudian ia mencium kening Anggun dan juga berpamitan dengan baby yang masih ada di perutnya Anggun .
"Baby Papa, Papa berangkat ya ! Jangan nakal di perut mama OK ! ",ucap Rasya sembari mencium perut istrinya berulang kali.
Anggun hanya diam saat Rasya berpamitan dengannya . Mukanya agak cemberut saat mengantar Rasya sampai di depan rumah mertuanya.
"Kenapa cemberut gitu sih Sayang ? Marah ya karena aku tidak mengijinkanmu menjenguk Kanaya ?",tanya Rasya saat melihat muka Anggun yang tidak seperti biasanya.
"Sudah tahu kenapa masih bertanya sih Mas ?",jawab Anggun dengan dingin.
__ADS_1
Rasya pun berpikir sejenak. Sebenarnya ia tidak rela Anggun bertemu dengan Kanaya lagi. Namun melihat kemarahan yang ada pada diri Anggun, membuat pertahanannya tergoyahkan.Akhirnya Rasya memutuskan untuk mengantar Anggun ke rumah sakit sore nanti.
"Baiklah Sayang,sore nanti aku akan mengantarmu ke rumah sakit. Sekarang aku berangkat dulu ya ! Jaga dirimu baik - baik dan juga baby kita ya Sayang !",ucap Rasya sembari mengecup kening Anggun.
"Benarkah Mas ? Aku tidak salah dengar kan ?",tanya Anggun yang merasa tidak percaya karena ternyata permintaannya dikabulkan oleh suaminya. Dengan reflek, ia memeluk erat suaminya sebelum suaminya itu pergi untuk bekerja.
"Tidak Sayang",ucap Rasya dengan gemas seraya mengacak - acak rambut Anggun yang telah rapi tersebut .
****
"Mas kita berhenti sebentar ya di minimarket depan jalan raya ! Aku ingin sekali makan es krim . Kayaknya aku ngidam deh Mas !",pinta Anggun saat dia baru memasuki mobil bersama Rasya.
"Kamu ingin minum es krim yang rasa apa Sayang ? Nanti biar aku saja yang keluar ! Kamu menunggu di sini saja Ya !",jawab Rasya dengan lembut atas permintaan istrinya. Ini adalah pertama kalinya Anggun meminta sesuatu kepadanya saat ia hamil . Kata teman - teman di kantornya ,kalau istri mereka hamil ,mereka akan kewalahan menuruti permintaan istri - istri mereka saat mengalami ngidam . Di kehamilan pertama istrinya tersebut, Rasya ingin merasakan seperti teman - temannya dan menuruti semua keinginan Anggun .
"Aku pengen es krim yang rasa coklat Mas ! Panas - panas begini kayaknya enak banget makan es krim Mas !",seru Anggun yang kegirangan saat ia membayangkan betapa lezatnya bisa makan es krim rasa coklat seperti keinginannya.
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian , mereka berdua telah sampai di minimarket yang dimaksud oleh Anggun . Rasya keluar dari mobil sendirian dan segera mencari es krim keinginan istrinya tersebut. Ia meminta salah satu pegawai minimarket tersebut membungkus semua es krim rasa coklat yang ada di lemari pendingin yang ada ada di sana.
Setelah membayar di kasir, Rasya segera membawa satu kresek besar yang penuh dengan es krim yang baru saja di belinya dari minimarket tersebut ke dalam mobil.
"Apa ini Mas ? Kok banyak banget Mas belinya ?",tanya Anggun yang merasa heran saat melihat kresek besar yang di bawa Rasya .
"Ini es krim yang kamu minta Sayang ",jawab Rasya sembari mendekatkan kresek tersebut di dekat Anggun agar Anggun lebih mudah mengambilnya
"Ya Ampun Mas !Jadi kamu memborong es krim yang di jual di sana Mas ?",seru Anggun saat melihat Rasya membelikannya banyak sekali es krim yang tidak mungkin bisa ia habiskan.
"Makanlah sesukamu Sayang ! Sisanya nanti bisa kita bagikan pada orang lain ",jawab Rasya sambil tersenyum .
"Terima kasih Mas ",cicit Anggun dengan tulus pada suaminya. Dia pun mulai makan es krim yang di beli oleh Rasya tadi dengan begitu lahapnya.
Rasya yang mengamati tingkah istrinya merasa lucu dan juga gemas . Rasya pun mengambil sapu tangan di saku celananya dan mengusap bibir Anggun yang terlihat belepotan dengan es krim dengan sapu tangan miliknya yang membuat Anggun tiba - tiba menghentikan aktifitas makannya dan menatap suaminya.
__ADS_1
"Lihatlah tingkahmu ini Sayang ! Kayak anak kecil tahu ga? Tapi kamu makin imut dan lucu sih he he !",ucap Rasya seraya membersihkan bibir Anggun dengan sapu tangan miliknya.