AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Insyafnya Kanaya


__ADS_3

Saat ini Rasya telah memindah pisisi Kanaya di kantornya ke devisi lain yang sesuai dengan kemampuan Kanaya. Hal ini tentu dengan persetujuan Kanaya.


Berkali - kali Kanaya mencoba untuk mendekati Rasya, namun usahanya rupanya tidak pernah membuahkan hasil . Bahkan Kanaya sudah terang - terangan mengungkapkan perasaannya pada Rasya, namun Rasya selalu bisa menolaknya. Rasya pun mulai bertindak tegas pada Kanaya bahwa bila sekali lagi Kanaya mendekatinya dan merusak hubungannya dengan Anggun,maka ia tak segan - segan untuk memecat Kanaya dari perusahaannya. Rasya juga membatasi diri dengan Kanaya saat di kantornya. Laki - laki itu bahkan tidak ingin berdekatan dengan Kanaya meskipun pada saat rapat berlangsung.


Hal itu Rasya lakukan untuk menjaga perasaan Anggun semata. Rasya berharap dengan memindah posisi Kanaya di kantornya dan juga menjauhi Kanaya akan membuat Anggun merasa lebih tenang dalam menghadapi masa kehamilannya yang saat ini sudah berumur empat bulan.


Setiap hari Anggun juga masih aktif kekantor Rasya. Hal itu karena Anggun begitu manja dan ingin selalu dekat dengan Rasya saat dia sedang hamil seperti ini.


Kanaya memang sangat merasa iri karena melihat kebahagiaan Anggun dan Rasya yang seolah tiada habisnya. Untuk itulah ia selalu berusaha mencari cara agar Anggun dan Rasya berpisah.


Suatu hari Kanaya mempunyai ide yang gila yang akan dilakukannya dikantornya . Saat itu kebetulan Rasya sedang rapat , sedangkan Anggun sedang menunggu Rasya di ruangan Rasya.


Merasa memiliki waktu yang pas, Kanaya membujuk Anggun untuk ikut dengannya dengan alasan Rasya memanggilnya. Awalnya Anggun menolak ajakan dari Kanaya, namun karena Kanaya terus membujuk Anggun untuk mengikuti keinginannya , akhirnya Anggunpun menuruti permintaan Kanaya padanya.


Kanaya menuntun Anggun dan membawanya ke sebuah gedung yang lumayan sepi di kantornya dan saat itu ia sudah gelap mata ingin mendorong Anggun dari gedung tersebut.

__ADS_1


"Kenapa kamu mengajakku kesini Kanaya? Bukankah katanya tadi kamu mengatakan bahwa Mas Rasya memanggilku ?",tanya Anggun yang mulai curiga saat Kanaya mengajaknya kesebuah gedung yang kosong dan dalam proses renovasi . Saat itu ,Anggun menatap ke sekeliling gedung itu dan ia tak menemukan para karyawan di kantor Papa mertuanya tersebut.


"Ha ....ha....Anggun ...Anggun....Rupanya kamu masih polos dan juga lugu seperti dulu. Bisa - bisanya kamu percaya padaku . Dasar wanita bodoh ! Kamu sudah berani mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku dan aku tidak akan pernah membiarkan kalian berdua merasa bahahia. Kamu harus pergi dari hidupku dan juga dari Rasya Anggun! Agar aku bisa bahagia bersama orang yang selama ini aku cintai",pekik Kanaya dengan emosi yang meluap - luap di hadapan Anggun yang membuat Anggun ketakutan.


"Sadar Kanaya! Perbuatanmu ini adalah perbuatan yang sudah melanggar hukum ! Kamu bisa dipenjara bila nantinya terjadi sesuatu padaku dan juga bayiku. Hentikan semua ini Kanaya! Dan biarkan aku pergi ",ucap Anggun saat Kanaya mencengkram tubuhnya dan akan mendorongnya dari atas gedung.


Anggun begitu kalut dengan perlakuan Kanaya padanya.Kedua tangannya selalu memegangi perutnya dengan erat agar tidak terjadi sesuatu hal yang buruk dengan bayinya.


"Aku tidak akan melepaskan kesempatan ini Anggun ! Selama ini kamu sudah mendapatkan segalanya dari Rasya? Sedangkan aku ? Dia bahkan meninggalkanku dan memutuskanku saat kamu pergi dari hidupnya. Selama ini selalu kamu yang menjadi penghalang antara aku dan juga Rasya",ucap Kanaya berapi - api sambil mencengkram kerah baju Anggun dan berusaha mendorongnya dari atas gedung itu ke bawah.


"Mas Rasya....Mas Rasya.....!


Tolong Mas ...!",pekik Anggun saat tubuhnya bergelantungan di atas gedung.


Melihat hal itu, para karyawan perusahaan mulai berhamburan keluar menyaksikan kejadian itu. Ada sebagian yang berlari menyelamatkan Anggun , sedangkan karyawan lain memanggil Rasya untuk menyelamatkan istrinya.

__ADS_1


Mendengar istrinya dan juga calon anaknya dalam keadaan bahaya, Rasya segera berlari secepat mungkin untuk segera bertemut dengan Anggun dan menyelamatkannya. Sesampainya di sana , Rasya sudah melihat Anggun selamat atas pertolongan dari beberapa karyawannya. Rasya yang melihat istrinya selamat segera memeluk dan menciumi wajah Anggun di hadapan para karyawannya.


"Apa ada yang terluka Sayang ? Maafkan aku Sayang karena aku terlambat menolongmu ",ucap Rasya sembari mendekap istrinya yang menangis di pelukannya. Ia pun merapikan rambut Anggun yang terlihat berantakan dan mengamati tubuh Anggun secara keseluruhan untuk mencari tahu apakah istrinya terluka atau tidak.


"Tidak Mas ! Untung mereka datang tepat waktu Mas dan juga aku bisa bertahan Mas ! Kalau tidak ,entahlah apa yang terjadi denganku dan juga bayiku Mas ! Hu...hu...Mas aku takut ...!",tangis Anggun masih pecah di hadapan Rasya. Anggun tak mampu menutupi kegelisahan hatinya yang saat ini dia rasakan karena ulah dari Kanaya tadi.


Mendengar hal itu membuat Rasya mengumpat pada Kanaya yang telah melakukan semuanya ini pada istrinya. Ia berjanji akam membuat wanita itu menerima ganjaran yang setimpal dari perbuatan yang telah ia lakukan .


Rasya pun kembali mendekap tubuh istrinya dan juga berusaha menenangkan Anggun yang berada di pelukannya.


"Cup ...cup tenang Sayang ...Jangan menangis dn juga jangan takut lagi ya ! Aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi ",ucap Rasya sembari mengecup kening istrinya tersebut beberapa kali.


Para karyawan yang melihat mereka berdua sungguh merasa terharu sekaligus prihatin karena Anggun harus mengalami hal naas seperti itu.


"Teman - teman makasih banyak ya ! Kalian telah menyelamatkan nyawa istriku dan juga anakku . Aku benar - benar sangat berhutang budi pada kalian semua ",ucap Rasya tulus dengan menyalami satu - persatu rekan kerjanya yang membantunya untuk menyelamatkan nyawa istrinya tersebut.

__ADS_1


Sedangkan Kanaya yang merasa panik hendak melarikan diri . Namun sayangnya , para karyawan yang mencurigainya sebagai dalang dari semua ini tidak membiarkan wanita ular itu untuk kabur. Saat berkejar - kejaran dengan karyawan inilah , Kanaya mengalami kecelakaan di depan perusahaan tempat dia bekerja. Mereka pun membawa Kanaya ke rumah sakit terdekat.


__ADS_2